----- Original Message -----
From: Abu Iqbal Mohd Yaakub Mohd Yunus
Masalah Kristenisasi di Aceh pasca Tsunami


Nasehat dan Peringatan dalam masalah Kristenisasi (di Aceh pasca gempa
dan badai Tsunami)
oleh: Ulama Yaman Syaikh Abu Abdirrahman Yahya bin Ali Al Hajuri
hafizhohullah
Direkam tgl 25 Dzul Qa'dah 1425, Kamis setelah 'Ashar.

Soal: Setelah terjadi gempa di Indonesia, yayasan-yayasan misi
kristenisasi masuk untuk mengkristenkan (kaum muslimin yang tertimpa
musibah). Dan telah murtad sebagian orang karena butuhnya mereka
kepada
makanan. Maka,
1. Apa nasehat Anda dalam masalah ini?
2. Apa nasehat Anda bagi para da'I Salafiy di Indonesia?
Jazakumumullahu khairol jaza'. Dan Kami meminta agar Anda mendo'akan
kami agar Allah mengokohkan kita diatas Islam.

Jawab; Ini memang menjadi kesempatan bagi Nashara dan kesempatan bagi
para penginjil untuk memurtadkan kaum muslimin. Di negeri kita (Yaman)
di kota Jabalah ada beberapa da'I  yang berusaha mengkristenkan kaum
muslimin. Mereka bergerak di rumah sakit Jabalah. Mereka sibuk bekerja
untuk menashranikan dengan memberikan bantuan-bantuan kepada yang
sakit dengan memberikan bantuan harta yang memang mereka didanai oleh
yayasan yang bekerja untuk itu. Nama yayasan itu beraneka ragam.
Hasilnya, ada sebagian kaum muslimin menjadi nashrani. Mereka tulis
surat proposal yang menerangkan keadaan ini kepada yayasan-yayasan
mereka untuk mendanai yang kafir -menurut mereka- atau untuk meminta
suntikan dana segar lagi. Apa lagi dikalangan para wanita dan
dikalangan orang awam , pria dan wanita, mereka sibuk bekerja demikian
karena memang manusia membutuhkan bantuan. Itu mereka lakukan di
tempat-tempat orang miskin (kumuh) seperti di Eriteria. Orang-orang
yang kesusahan dengan kefakiran mereka, dibantu dengan peralihan agama
sebagai gantinya. Kadang mereka berikan makanan, minuman, dan pakaian.
Dan mereka juga punya yayasan yang tugasnya merusak wanita-wanita yang
ada di sekolah-sekolah, khusus, untuk memberikan fitnah bagi para
wanita dan melemparkan kerancuan-kerancuan berfikir dan syahwat kepada
para wanita. Apakah dalam masalah akhlak, pakaian, tabarruj atau yang
lainnya. Hingga timbullah banyak kejelekan di sekolah-sekolah Yaman,
sebagaimana itu bisa kalian dengar dalam pertanyaan teman-teman kita
yang ada di Tihamah yang mana ditempat mereka banyak tersebar bahaya
sandiwara yang bersumber dari sekolah-sekolah itu.

(Tugas Ahlus Sunnah)
Tugas Ahlus Sunnah, hendaknya mereka bersungguh-sungguh menjelaskan
keadaan mereka para penjahat dan perusak dari kalangan nashrani. Dan
menjelaskan tipuan-tipuan dan makar mereka. Dan bersungguh-sungguh
menjelaskan bahaya kemurtadan dari Islam. Ingatkan mereka seperti yang
didalam firman Allah:

"Barangsiapa yang murtad dari kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam
kekafiran, maka merekaitulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di
akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal didalamnya."
(Al Baqarah: 217)

Siapa yang mati dalam keadaan mutad, gugur amalnya di akhirat. Dan dia
termasuk orang yang merugi, seperti dalam firman Allah:

"Siapa yang mencari agama  selain agama Islam, maka sekali-kali
tidaklah akan diterima agama itu darinya, dan dia dia akhirat 
termasuk orang yang merugi." (Ali Imran: 85)

"Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan
sebenar-benar taqwa kepada-nya; dan janganlah sekali-kali kalian mati
melainkan dalam keadaan berama Islam." (Ali Imran; 102)

"Telah dilaknati orang-orang kafir dari  Bani Israil dengan lisan Daud
dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka
dan selalu  melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak
melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat
buruklah  apa yang selalu mereka lakukan. Kamu lihat kebanyakan mereka
tolong-menolong dengan orang-orang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat
buruklah  apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan
Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksa." (Al Maidah:
78-80)

(Katakan kepada mereka -pent) Mengapa kalian mau bergabung dengan
ummat yang terkutuk ini dan terancam dengan ancaman yang mengerikan
ini?! Allah berfirman:

"Tidaklah Al Masih bin Maryam melainkan seorang rasul. Yang sebelumnya
juga sudah ada para rasul. Ibunya adalah wanita yang sangat benar.
Keduanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan
kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan Kami, kemudian
perhatikan bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat
Kami itu)."(Al Ma'idah: 75)

Mayoritas  mereka adalah orang yang mengorbankan agama mereka dengan
sedikit dunia, bukan dunia yang luas. Tidak boleh bagi siapapun untuk
mengorbankan agamanya dengan hal-hal ini. Dan bila dia mati dalam
keadaan murtad, akan rugi di dunianya dan akhiratnya.

"Katakanlah: Sesungguhnya orang-orang yang merugi adalah orang yang
merugikan  diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat.
Ingatlah,yang demikian itu adalah kerugian yang nyata." (Az Zumar: 15)

Selayaknya disebarkan diantara mereka dalil-dalil yang berisikan
perintah bertawakkal kepada Allah, dan siapa bertaqwa kepada Allah
serta bersandar kepadanya akan diberi rizki oleh Allah dan diberi
kelapangan.

"Dan siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah berikan jalan
keluar baginya dan memberinya rekzi dari arah yang tidak dia duga. Dan
siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya.
Sesungguhnya Allah melaksanakan perintahnya." (Ath Tholaq: 3)

Dan hendaklah mereka dianjurkan untuk menjalani sebab mendapatkan
rizki, dan sebab selamat dari fitnah. Dan diantara sebab agar
mendapatkan rizki adalah dengan bertaqwa kepada Allah, menjauhi
orang-orang Nashara dan keluar dari mereka jika dia berada
ditengah-tengah mereka.

"barang siapa yang berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati
dimuka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak.
Baranghsiapa yang keluar dari rumahnya  dengan maksud berhijrah kepada
Allah dan rasul-Nya, kemudian kematian mendatanginya (sebelum sampai
ditempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya disi Allah.
Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha penyayang." (An Nisa': 100)

Dan hendaknya menganjurkan mereka untuk menuntut ilmu, karena menuntut
ilmu yang syar'I menurut Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu
'alaihi wa sallam adalah termasuk sebab mendapatkan rizki yang baik,
berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kepada seorang
yang mendanai saudaranya yang saudaranya selalu datang kepada Nabi
shallallahu 'alaihi wa sallam (untuk belajar-pent)  tidak membantunya
dalam kerja. Maka beliau berkata kepadanya: " engkau diberi rizki
karena dia." Yaitu karena sebab menuntuk ilmu dan sebab bantuanmu
kepadanya, yang dia adalah seorang penuntut ilmu, engkau
mendapat rizki.

Jelaskan kepada mereka bahwa kekuasaan itu di tangan Allah. Dia
memberikan kepada siapa yang Dia sukai.

"Katakanlah: Ya Allah, penguasanya para penguasa, Engkau memberikan
kekuasaan kepada siapa yang Engkau sukai. Dan Engkau mencabut
kekuasaan dari siapa yang Engkau sukai. Engkau memuliakan siapa yang
Engkau sukai dan menghinakan siapa yang Engkau sukai. Segala kebaikan
ada di tanganMu. Sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu Maha Kuasa."
(Ali Imran; 26)

"Kalau Allah hamparkan rizkinya bagi para hamba-Nya, niscaya mereka
keterlaluan dimuka bumi, akan tetapi Dia menurunkan  menurut kadar
yang Dia kehendaki."(Asy Syura: 27)

"Siapa yang ingin kesenangan dunia, Kami segerakan untuknya di dunia
menurut apa yang Kami kehendaki dan siapa yang Kami kehendaki.
Kemudian Kami jadikan Jahannam untuknya yang dia akan memasukinya
dalam keadaan tercela dan terhina. Dan siapa yang ingin akhirat dan
berusaha dengan sesungguhnya dan dia beriman, maka mereka itulah yang
usahanya akan diberi balasan kebaikan." (Al Isra': 18-19)

"Siapa yang menginginkan kehidupan  dunia dan perhiasannya, niscaya
Kami  berikan kepada mereka balasan amal mereka di dunia dengan
sempurna dan mereka di dunia  tidak akan dirugikan.  Mereka itulah
orang yang tidak akan memperoleh di akhirat; kecuali neraka dan
lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan
sia-sialah apa yang mereka amalkan." (Hud: 15-16)

Dalam shohih Bukhori dan Muslim dari hadits 'Amr bin Auf radhiyallahu
'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; "Demi Allah,
bukanlah kemiskinan yang aku takutkan pada kalian. Akan tetapi (yang
aku takutkan- pent) apabila dibukakan kepada kalian dunia, sebagaimana
yang telah dbukakan kepada ummat sebelum kalian. Kemudian kalian
saling berlomba-lomba mengejarnya, sebagaimana dulu mereka
berlomba-lomba mengejarnya. Maka dunia itu membinasakan kalian
sebagaimana dia telah membinasakan ummat sebelum kalian."

"Kepada Allahlah kalian bertawakkal jika kalian beriman." (Al Maidah;
26)
     
Kaum muslimin wajib bersandar kepada Allah dan bertawakkal kepadanya
serta janganlah seseorangrela agamanya ditukar dengan dunia. Dalam
shohih Bukhari dan Muslim dari hadits Anas bin malik radhiyallahu
'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Siapa yang tiga hal ini ada pada dirinya, maka dia telah merasakan
manisnya iman; Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai dari yang selain
keduanya. Dia menyintai seseorang karena Allah. Dan benci kembali
kepada kakafiran setelah Allah selamatkan dia sebagaimana dia benci
kalau dilempar ke neraka."
     
Iman seseorang tidak akan benar jika tiga hal ini ada pada dirinya.
Dia akan rasakan manisnya iman dalam hatinya. Dan cinta kepada Allah
dan rasul-Nya... yang sempurna yang tidak ada sesuatupun yang  bisa
menentangnya. Dia cinta kepada agama Allah yang benar ini dan membenci
orang kafir serta pengikut kekufuran. Nabi shallallahu 'alaihi wa
alaihi wa sallam bersabda:

"Manisnya iman akan dirasakan bila dia rela dengan Allah sebagai
sesembahan yang benar, Islam sebagai agama dan dengan Muhammad
shallallahu 'alaihi wa alihi wa sallam sebagai rasul."

Kita saling berwasiat kepada mereka dan semua kaum muslimin untuk
bertaqwa kepada Allah pada diri-diri mereka, karena siapa yang mati
dalam kekufuran berarti dia menjadi penghuni neraka. Allah berfirman:

"Dan sungguh telah Kami wahyukan kepadamu dan kepada nabi sebelummu;
jika engkau menyekutukan Allah, pasti gugur amalanmu dan pasti engkau
menjadi orang yang merugi. Tapi kepada Allah lah engkau beribadah dan
jadilah engkau termasuk orang yang bersyukur." (Az Zumar: 65)

"Sesungguhnya siapa yang menyekutukan Allah, Allah haramkan surga
atasnya dan tempat kembalinya adalah neraka dan orang-orang yang
syirik tidak mendapatkan penolong." (Al Ma'idah; 72)

"Sesungguhnya Allah tidak mengampunkan dosa orang yang
menyekutukanNya, tetapi akan mengampuni selain itu bagi siapa yang Dia
kehendaki." (An Nisa': 48) Dalam ayat lain:

" berarti dia telah membuat kedustaan yang besar." (An Nisa': 47)

Orang nasrani dan yahudi adalah orang kafir lagi musyrik. Segala agama
yang bukan Islam adalah kafir kepada Allah. Dan siapa yang Mati diatas
kesyirikan, kekal di neraka dan yang kafir kepada Allah kekal di
neraka.

"Dan mereka (penghuni neraka-pent) berkata; "Wahai Malik (malaikat
penjaga neraka-pent), biarlah rabbmu (Allah) membinasakan Kami." Dia
menjawab: "Kalian akan tetap tinggal di dalam neraka ini.".
sesungguhnya (dulu-pent) Kami telah benar-benar datang kepada kalian
membawa kebenaran, tetapi meyoritas kalian benci kepada kebenaran
itu." (Az Zukhruf: 77)

"Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak
dibinasakan dan tidak pulasiringankan dari mereka azabnya. Demikianlah
Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. Dan mereka berteriak
didalamnya: "Wahai rabb kami, keluarkanlah kami, niscaya kami akan
mengerjakan amal yang  sholih tidak seperti yang telah kami amalkan."
Dan apakah  Kami tidak memanjangkan umur kalian dalam masa yang cukup
untuk berfikir, dan apakah tidak datang kepada kalian pemberi
peringatan? Maka rasakanlah (azab kami) dan tidak ada bagi orang-orang
yang zalim seorang penolongpun." ( Fathir: 36-37)

Dalam shohih bahwa nabi shallallahu 'alaihi wa alihi wa sallam
bersabda:
"Nanti pada hari kiamat akan didatangkan penghuni dunia yang paling
banyak merasakan nikmat -yang dia penghuni neraka-, kemudian dia
dicelupkan kedalam nerakan sekali celup kemudian Allah berkata
kepadanya: hai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan kenikmatan
walau sedikit? Apakah engkau pernah melihat kenikmatan walau sedikit?
Dia menjawab: Tidak, demi Allah. Dan akan didatangkan penghuni dunia
yang paling sengsara -tapi penghuni surga-, kemudian dia dicelupkan
sekali celup kedalam surga kemudian Allah berkata: hai anak Adam,
apakah engkau pernah melihat kesengsaraan walau sekali? Pernahkah
engkau merasakan kesengsaraan walau sedikit. Dia berkata: Tidak
pernah, demi Allah."

Artinya: Seorang mukmin akan melupakan segala kesulitan dan
kesengsaraan yang telah dia rasakan selama dia bertauhid kepada Allah
dan diatas Islam yang benar. Bila dia mati, dia akan melupakan itu
semua dibandingkan dengan kenikmatan surga. Sedangkan orang kafir, dia
akan melupakan segala nikmat yang dia rasakan dengan hanya sekali
celup di neraka.
     
Dalam shohih Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia
berkata; Sesubngguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa alihi wa sallam
bersabda:

"Dunia adalah penjara bagi seorang mukmin dan surga bagi orang kafir."
Artinya: Seorang mukmin didunia jika dibandingkan dengan kenikmatan
yang telah Allah janjikan baginya di akhirat bagai di penjara. Dalam
shohih Muslim  dari hadits Shuhaib bin Sinan radhiyallahu anhu:
"Sangat mengagumkan keadaan seorang mukmin. Semua keadaannya baik
baginya.  Jika dia tertimpa musibah, dia sabar. Dan itu baik baginya.
Jika dia tertimpa kesenangan, dia bersyukur. Dan itu baik baginya." tu
tidak akan didapatkan melainkan oleh seorang mukmin. Hadits ini memang
sangat hebat.
     
Dalam shohih Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwa
Nabi shallallahu 'alaihi wa alihi wa sallam  bersabda: "Surga dihijab
dengan kesusahan dan neraka dihijab dengan syahwat." Dalam shohihain
dengan lafaz "dilingkupi".
     
Kita memohon kepada Allah agar memberikan taufiq-Nya kepada kita dan
semua kaum muslimin menuju apa yang Dia cintai dan ridhoi.
     
Salah seorang pendengar berkata: Wahai syaikh, dimana yayasan-yayasan
dan jum'iyyah-jum'iyyah yang mengaku membantu kaum muslimin?

Kata syaikh: Para tokoh yayasan yang mengaku membantu kaum muslimin
yang tertimpa musibah, mereka berkelit darinya dengan alasan ini dana
untuk anak yatim dan banyak keperluan lainnya, hai Abu Bakr. Benar,
mereka mempermainkan harta kaum muslimin. Tentu demi Allah, mereka ini
sangat butuh bantuan dan pertolongan agar tetapi kokoh diatas islam
dan agar tidak ada kesempatan bagi orang nashrani untuk meperdaya dan
memurtadkan kaum muslimin. Karena dunia, banyak orang tidak mebedakan
apa yang dia makan dan minum.

"Diantara manusia ada yang beribadah kepada Allah dengan berada di
tepi (tidak dengan keyakinan yang penuh). Jika dia mendapatkan
kebaikan, dia tetap dalam keadaan itu, dan bila dia tertimpa oleh
suatu bencana, dia segera berpaling  kebelakang. Rugilah  dia di dunia
dan akhirat dan itu adalah kerugian yang nyata." (Al Hajj; 11)

Demikianlah yang Allah katakan tentang jenis ini. Jenis ini harus
dihibur, diteguhkan, disabarkan dan disebarkan dakwah diantara mereka/
Dibantu menurut kemampuan. Bantulah agar mereka tetap berada dalam
nikmat yang masih mereka miliki, yaitu nikmat islam dan nikmat lainnya
yang Allah berikan padanya. Sebab, nikmat yang paling besar yang
dimiliki seorang hamba adalah nikmat Islam. Allah berfirman;

"Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian agama kalian." (Al
Ma'idah:3)

Nikmat Islam membuat darah terjaga dari penumpahan, kehormatan dari
pengrusakan, harta dari perampasan dan segala yang memiliki hak akan
terjaga, seperti hak hewan, tumbuhan, binatang melata dan juga untuk
anak Adam. Segala yang memiliki hak, haknya akan ditunaikan. Demi
Allah, kalaulah orang yahudi dan nashrani serta semua orang kafir tahu
kebaikan apa yang ada dalam Islam -dan Allah beri taufiq mereka-
niscaya mereka tidak akan ragu terhadap Islam. Tapi, bentuk islam yang
datang kepada mereka adalah bentuk yang dibuat menakutkan. Sebagian
mereka Allah inginkan sebagai bahan bakar Jahannam. Ada juga da'I yang
berada diantara orang kafir yang menampilkan islam dalam bentuk yang
jelek. Orang-orang munafik dan para orientalis, mereka menampilkan
Islam dalam bentuk yang jelek. Akibatnya Islam yang datang kepada
mereka dalam bentuk yang tidak asli yang Allah datangkan dalam
kitab-Nya dan yang dijelaskan oleh rasulullah shallallahu 'alaihi wa
alihi wa sallam dalam Sunnah.

"Dan sekiranya kalaulah Kami turunkan malaikat kepada mereka ; dan
orang-orang yang telah mati berbicara kepada mereka dan Kami kumpulkan
pula segala sesuatu kehadapan mereka, niscaya mereka tidak (juga) akan
beriman, kecuali jika Allah kehendaki, akan tetapi kebanyakan mereka
tidak mengetahui."  (Al An'am: 111)

" Hanya orang mendengar saja  yang bisa mematuhi (seruan Allah), dan
orang yang mati (hatinya), akan Allah bengkitkan mereka kepadaNya,
kemudian kepadaNya mereka kembali." (Al An'am: 36)

"Jika mereka tidak menyambutmu, maka ketahuilah bahwa yang mereka
ikuti adalah hawa nafsu mereka. Siapakah yang paling sesat selain
orang yang mengikuti hawa nafsu tanpa bimbingan Allah. Sesungguhnya
Allah tidak menunjuki kaum yang zalim." (Al Qashash; 50)

" Dan sungguh telah Kami sampaikan kepada mereka ucapan Kami,
mudah-mudahan mereka mengambil pelajaran." (Al Qashash: 51)

Segala puji bagi Allah rabbul 'alamin.

Medan Krio 02-02 2005.

Dialih bahasakan oleh Abu Mu'awiyah Muhammad Ali Al Medani.
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]

Catt:
Jika ada didapati kesalahan fatal dalam translit bahasa, hunting  saya
di 0812 64 02 403. atau: Yayasan Sunniy Salafiy   Jl. Mesjid Raya Al
Jihad no. 24 P. Brayan kota Medan 20116

Kami masih menyalurkan bantuan ke Aceh dalam bentuk barang dengan
dibawa
oleh relawan yang akan berangkat kesana. Karena beberapa bank sudah
beroperasi di Aceh, maka bantuan dalam bentuk uang harap langsung ke
lokasi bencana:

BANK MANDIRI CAB. ACEH UTAMA
NO REK. 0100186891 ATAS NAMA AZ HARI

Dan yang BCA milik saya a.n Ismed Nur 2420470994 tidak lagi digunakan
untuk musibah Aceh. Kembali digunakan untuk urusan buletin Al Minhaj
dan
pribadi. Kalo memang tidak bisa selain BCA, maka boleh tapi dengan
pemberitahuan. Tidak lain tujuan kami agar kami tidak terlibat sebagai
orang yang ikut andil menunda  bantuan ke tangan-tangan kaum muslimin
Aceh dengan tertahannya uang itu di Medan, sebab di lokasi sudah ada
rekening yang bisa dikirimi. Mewakili team relawan untuk Aceh yang ada
di Medan kami ucapkan kepada ikhwah yang telah menyumbang untuk Aceh
(via rek kami atau yang lainnya): "Semoga Allah membalas kebaikan
antum
semua dengan sebaik-baik balasan." Kondisi Aceh masih morat marit.
Bantuan yang ada untuk Aceh  di Lanud TNI AU Polonia sudah diangkut
semua ke bandara iskandar Muda, tapi masih banyak pengungsi yang
kelaparan. Maka "amalan yang paling Allah cintai adalah yang paling
kontinyu walau sedikit".


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~".....Tidak boleh
menyembunyikan nasehat bagi kaum
muslimin, yang baik dan yang jahat dalam masalah agama. Siapa yang
menyembunyikannya, berarti
dia telah menipu kaum muslimin. Siapa yang telah menipu kaum muslimin,
berarti telah menipu
agama. Siapa yang menipu agama, berarti dia telah berkhianat kepada
Allah, Rasul-Nya, dan kaum
muslimin...." (Syarhus Sunnah # 79).
---------------------------------------------



--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke