Nasehat Kepada Anak (093)

 

Bismillahir rahmanir rahiem

 

Anakku,

 

Rasulullah (saw) memberi benda2 kepada orang2 yang masih lemah imannya dan beliau tidak memberi sedikitpun darinya kepada orang2 yang kuat imannya yang telah menolongnya pada banyak keadaan. Sebagai ganti dari kebendaan, beliau malah menyerahkan dirinya sendiri kepada mereka, tinggal dan dikebumikan dimana mereka dilahirkan [1].

 

Yang demikian adalah karena Rasulullah (saw) memahami bahwa kepemilikan atas benda2 merupakan standard penilaian bagi orang yang yakinnya belum sempurna [2]. Adapun orang yang kuat iman dan benar yakinnya, maka cukuplah bagi mereka memiliki Allah dan rasul-Nya.

 

Kaya tidak identik dengan memiliki benda2. Buktinya, betapa banyak orang yang dapat menikmati berbagai makanan lezat tanpa harus memiliki tanah, sawah dan ladang. Betapa banyak orang yang dapat pergi kemana saja, padahal mereka tidak memiliki satupun kendaraan darat, laut dan udara. Dan betapa banyak orang yang memiliki ilmu, padahal mereka tidak mempunyai televisi, komputer dan benda2 lain yang seumpama dengan itu. Subhanallah.

 

Subhan ibn Abdullah

Pattaya, 06/07/2005

 

Catatan kaki:

[1] Hal tersebut terjadi setelah kaum muslimin dapat mengalahkan kaum kufar pada perang Hunain.

[2] Yakni suatu maqam yang dikehendaki ada pada hamba2 Allah, dimana mereka merasa tidak memerlukan sesuatu yang sering diperlukan oleh orang ramai.

*

http://imanyakin.modblog.com/core.mod?show=blogview&blog_id=668012

 




--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke