|
PKS Bersih dan Peduli Pemilu 1999 Partai Keadilan meraih 1,5 juta suara, 7 kursi DPR, dan 190 DPRD. Dengan nama PKS diraih 8,1 juta suara, 45 kursi DPR, dan 100 DPRD. Penampilan dan perolehan suara pada Pemilu 2004 itu menjadikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) suatu fenomena politik. Hasil yang menonjol dan membawa makna tersendiri serta berpotensi untuk berkembang. Partai Islam itu menarik perhatian. Dipimpin dan terdiri dari orang-orang muda, berpendidikan tinggi, tetapi belum dikenal publik. Jika massanya turun ke jalan, serba disiplin dan terkendali. Dalam waktu singkat tumbuh sikap dasar politiknya yang bersih dan peduli. Kualifikasi itulah yang belakangan ini dinyatakan lewatâ€"di antaranyaâ€"penolakan terhadap kenaikan gaji anggota DPR serta perjalanan studi banding anggota DPR ke luar negeri. PKS tumbuh sebagai partai yang dengan langkah nyata berupaya mengubah budaya politik dilayani menjadi budaya politik melayani. Hal-hal itu membuat Musyawarah Nasional PKS di Jakarta mulai hari ini menarik perhatian. Apalagi di tengah banyaknya perpecahan partai-partai politik. PKS bersih dan peduli. Kedua nilai, sikap, dan praksis itu amat strategis. Berkontribusi untuk mengubah bukan saja sistem politik yang demokratis, sekaligus juga kultur politik yang demokratis. Kultur politik demokratis tidak menempatkan faham feodal, yakni kekuasaan, sebagai privilese, tetapi faham dan kultur demokrasi, yakni kekuasaan sebagai pelayanan. Bersih dan peduli adalah modal sosial politik yang strategis dan tepat. Namun masih perlu ditunjukkan lebih lanjut dan secara konsisten dalam praktik. Kiranya, agenda itulah acara utama Munas. Apalagi sebagai partai yang ikut dalam pemerintahan, PKS harus menunjukkan secara komprehensif kinerjanya. Kinerja yang membuahkan keadilan, kesejahteraan, damai, kemajuan di segala bidang kehidupan. Ideologi dan falsafahnya sebagai partai Islam di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila agar diurai menjadi suatu kerangka referensi yang filosofis, sekaligus yang terurai dalam arah, kebijakan yang komprehensif di bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Tidaklah mungkin kesejahteraan rakyat dibangun dan diwujudkan tanpa kebijakan sosial ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, industri, perdagangan. Sekaligus menjadi amat jelas untuk menggali dan merumuskan kebijakan rencana dan program publik secara komprehensif itu, perlunya kesadaran dan pemahaman perihal kondisi dan dunia, di mana kita berada. Tidaklah mungkin tidak menyadari lingkungan global yang suka tidak suka merupakan kenyataan. Tidaklah mungkin tidak menempatkan secara strategis dan politis tepat peran ekonomi masyarakat oleh para pelaku bisnis dalam panggung ekonomi pasar. Sesuai konstitusi, ekonomi pasar itu mengacu kepada amanat keadilan sosial. Kenyataan itu, diawali dengan faham, sistem dan budaya demokrasi, menghadapkan PKS pada pilihan inklusif, terbuka, bekerja sama. Diperlukan pula semakin tumbuhnya kompetensi profesional pada kader PKS. -------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest". YAHOO! GROUPS LINKS
|
