][ KEASTA II ][

Esei - Karangan - Surat
______________________________________________

 

}|{ Surat Ju`an }|{

 

"Selamat malam bulan,

 

Hari ini pagi pertama ramadhan. Bagaimana keadaan di sana, apa ada lagi bintang-bintangku bekerdipan di angkasa ? Ataupun ianya sudah lama diseret ke matahari; tiada lagi. Walau apa sekalipun, bintangku di dunia ini semakin malap dan kelam. Aku semakin hanyut bulan. Aku semakin tidak dapat mengawal perasaanku, nafsuku kini mengawal minda dan jasadku. Terlihatkah kau di sana akan diriku sekarang di bumi. Aku seperti orang lain bukan ? Aku seperti diriku yang lama, diri yang bercelaru dirosak dursila sirri. Diri yang menganggap dirinya sempurna sedangkan dia terlupa sedangkan langit punya tuhan.

 

Ku singkap jendela sejarahku, barulah aku terlihat akan diriku yang di waktu tuhan kurniakan kesempurnaan tubuh dan minda aku bongkak dalam tidak kesedaran, dalam aku tidak mengetahui bahawa aku telah melakukannya. Sedangkan aku selalu berlari dari melakukan perkara tersebut. Sesungguhnya aku tidak tahu apa yang tersurat bagiku. Apa surat itu sudah sampai ke dadamu? Jika mungkin kau intip langit tuhan, sudikah engkau memberitahuku ? Aku benar-benar ingin tahu akan apa yang tersedia untukku. Qada' dan takdir tuhan merupakan misteri paling mistik yang pernah dia wujudkan di muka bumi. Ia sudah tertulis rapi di lauhil mahfuz, tintanya sudah disita namun diizinkan pena doa menyalin semula kiranya manusia itu ingin merubah.

 

Dan aku tahu di sana prasatiku sudah terubah oleh diriku sendiri. Dua tahun ini aku sebagai seorang gila yang terhuyung-hayang. Seorang gila yang mencari tempat berpaut. Apa ini yang menciptaku? Dari kemuncak perasaan gila lalu hadirnya seorang penyair yang kalamnya dari lara yang sarat ? Bisiklah ditelingaku wahai bulan... Jangan kau membisu kaku. Aku tidak tahu sama ada tuhan masih membuka pintunya bagiku, kadangkala aku rasa aku telah memusnahkan diriku sendiri, aku telah menutup segala pintu yang dibukaNya untuk ku. Aku membuang segala peluang bagiku yang dikurniakannya. Aku benar-benar gila akan kesempurnaan ketika itu. Aku benar-benar menjadi hamba pada kesempurnaan badaniah dan harta. Dan tatkala dia bosan akan keangkuhan ku dia berikan ku penyakit ini dalam diri. Penyakit yang aku sendiri tidak kuat untuk melaluinya buat kali yang kedua. Tuhan, aku ini manusia setengah dewa, izinkanlah kedewaanku mengawali manusiaku. Aku tidak mampu untuk menghadapi dunia. Kalau ku ikuti benak rasa hati ini, aku mahu berjalan hingga ku sampai ke gunung himalaya, lalu ku duduk di situ hingga kiamat tiba, ku tinggalkan ayah dan bonda sanak dan saudara, ariku yang tercinta. Sendiriku ku di dalam gua kembaliku menuju kepadamu. Tetapi aku perlu menghadapi dunia, kerana nawaitu yang ku semat dari dahulu.

 

Aku perlu menjadi orang berada, agar dapat ku bela mereka nan sengsara, aku perlu harta agar dapat ku merealisasikan surat-suratku padaMu. Sungguh engkau tahu akan tujuan aku. Tetapi dengan aku sebegini, bagaimana tuhan.. bagaimanakah ku padamkan segala keresahan dan emosi yang menggunung ini. Luncaiku kembali pada tubuh dan aku semakin hari semakin terpinggir ke dalam kemusnahan. Apa perlu aku berundur ? Aku mahu merubah prasasti kembali kepada aku yang "sempurna' dulu agar bisa ku memperbetulkan kesilapan yang terdahulu kepada mereka-mereka yang ku kecewakan. Tuhan, tariklah ku kembali ke halamanmu...

 

Tuhan... sebaik saja ku selesai menulis, hujan pun turun dengan lebat...
Apa inikah petanda yang Engkau sedia menerima ku?
Ataupun aku hanya mengandaikan ianya untukku
Sedangkan ianya untuk Ramadhan."

 

Yang Benar,

 

Ju`an Einriqie



coollogo_com_153604088.gif 
~ Be Souled With His Souls ~


Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.


--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke