Sumber: http://www.darulnuman.com
Assalamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
Hamba Allah yang bertaqwa, jika beribadah dan beramal shaleh hanya
mengharapkan rahmat dan keridhoan Allah SWT. Jika kita beramal
semata-mata ingin memperoleh kenikmatan dunia, kemudian jika diuji
dengan kegagalan lalu meninggalkan amal ibadah yang selama ini
dilaksanakan, maka jelaslah amalan kita tersebut sekedar permainan dan
senda gurau semata bukan dengan hati yang ikhlas karena Allah.
Seandainya ini yang terjadi dalam kehidupan seseorang, maka segeralah
memohon ampun dan bertaubat kepada Allah serta perbaikilah amalan dan
ibadah seharian kita.
Segala sesuatu yang ditimpakan kepada kita sebenarnya tersimpan seribu
satu hikmah yang sangat sukar diketahui oleh seseorang. Jika kehilangan
uang ratusan ribu umpamanya, apakah uang kita tersebut benar-benar
bersih seperti dengan mengeluarkan zakat dan bersedekah. Jika uang
tersebut telah dikeluarkan atas hak orang lain seperti zakat dan
sedekah, namun masih ditipu oleh orang lain, kemungkinan itu cobaan dari
Allah, agar kita bersabar. Namun jika uang banyak tersebut tidak pernah
dikeluarkan zakat ataupun sedekahnya akhirnya ditipu orang lain,
kemungkinan juga itu merupakan peringatan, agar kita senantiasa
mengingat Allah, dan agar kita mengetahui bahwa hak memberi rizki itu
hanya milik Allah. Sesungguhnya Allah memberi kepada orang
dikehendakiNya dan mengambil kembali kepada orang yang dikehendakiNya pula.
Sedangkan rasa sakit yang ditimpakan kepada tubuh kita itu juga
merupakan cobaan dan rahmat daripada Allah
agar kita dapat mengambil hikmah ataupun muhasabah diri bahwa nikmat
sehat dan sakit itu hanya Allah SWT yang berhak memberinya.
Suatu hari isteri nabi Ayub menyuruh agar nabi Ayub berdo'a kepada Allah
supaya penyakit yang menimpanya disembuhkan olehNya. Namun nabi Ayub
bertanya, "berapa tahunkah aku sakit ?". Isterinya menjawab, "sembilan
tahun". Kemudian nabi Ayub bertanya lagi. "berapa tahunkah aku sehat".
Isterinya menjawab: "Delapan puluh tahun". Maka nabi Ayub menjawab; Aku
telah menikmati kesehatan delapan puluh tahun, sedangkan aku sakit baru
sembilan tahun, sesungguhnya aku malu dengan Allah SWT".
Jadi janganlah mengeluh dengan penyakit yang ditimpakan Allah kepada
kita, karena di dalam penyakit yang diberikan itu tersimpan beribu
hikmah yang hanya Allah saja mengetahuinya.
Sebagai hamba yang mempercayai kebesaran dan keagunganNya, banyakkanlah
beramal dan berdo'alah dengan rasa harap dan takut, yaitu mengharap
keberkahan dan rahmatNya dan merasa takut dengan ditolaknya permohonan
tersebut. Berdo'alah dengan memenuhi syarat dan adabnya agar do'a kita
itu dikabulkan Allah SWT.
Hindarilah perasaan putus asa yang menyebabkan kita menjadi insan yang
merugi dan akan tergolong ke dalam orang-orang ingkar.
Allahua'lam bish-shawab
Wassalamualaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
--------------------------------------------------------------------------
All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in
any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved
otherwise.
If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily
digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your
mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the
title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/