Press Release

Pandangan DPP dan Fraksi PKS tentang  RUU APBN 2006

Hal-hal yang dicermati dan diambil keputusan oleh DPP dan Fraksi PKS:
1.      DPP PKS menolak kenaikan tunjangan bagi pejabat tinggi Negara termasuk
anggota DPR-RI, sehingga kami menuntut sidang paripurna DPR RI agar merevisi
APBN 2006 khususnya dalam hal kenaikkan tunjangan tersebut.
2.      Pemerintah sudah sepatutnya melakukan kerja-kerja keras dan tuntas dalam
mencapai target besaran pertumbuhan ekonomi yang sebesar 6,2%. Untuk itu perlu
melakukan perbaikan kinerja kabinet bidang ekonomi berdasarkan parameter terukur.
Menyikapi inflasi yag diasumsikan sebesar 8%, Fraksi PKS memadang perlu adaya
peningkatan koordinasi antara pemerintah selaku otoritas fiskal dengan Bank Indonesia
selaku otoritas moneter.
3.      Terkait dengan rencana pemerintah untuk memperlebar rentang fiskal melalui
peningkatan defisit anggaran sehinggga mencapai besaran 1,1% dari PDB, Fraksi PKS
memahami benar dilema yang dihadapi pemerintah. Dengan peningkatan defisit
anggaran pemerintah mempunyai ruang yang cukup dalam mencapai targer-targetnya.
Akan tetapi Fraksi PKS lebih memandang perlu adanya sustainibilitas fiskal sehigga
fraksi PKS lebih sepakat pada besaran defisit anggaran yang sebesar 0,7% dari PDB.
4.      Fraksi PKS memandang  bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) memang
diperlukan oleh masyarakat miskin saat ini, haya saja kompensasi sebesar Rp 100 ribu
per bulan per keluarga baru mengcover 35% dari jumlah penduduk miskin, dan jelas
memang belum memadai. Implementasi program ini jelas jauh dari sempurna. Dalam
hal ini DPP dan fraksi PKS mengucapkan bela sungkawa atas jatuhnya korban-korban
yang terkait dengan pelaksaan pemberian Bantua Langsung Tunai di berbagai daerah
di Indonesia.
5.      Kenaikkan Belanja Daerah APBN 2006 mencapai kurang lebih 150% dari
RAPBN 2005, kenaika ini menuntut peningkatan komitmen Pemerintah Daerah untuk
melakukan pengawasan yang efektif, agar pelaksaannya mencapai sasaran yang telah
ditetapkan
6.      Pemerintah telah menetapkan pembangunan pertanian menjadi andalan untuk
mengatasi pengangguran dan kemiskinan serta penyediaan kebutuhan pangan
masyarakat. Meskipun terjadi penambahan anggaran, FPKS memadang bahwa
mestiya sektor ini mendapatkan alokasi anggaran lebih besar.
7.      Kenaikkan BBM yang rata-rata diatas 100% pada awal Oktober ini telah
menurunkan daya beli masyarakat dan meningkat jumlah angka kemiskinan dan
pengangguran. Fraksi PKS menyatakan keprihatian yang mendalam atas kesulitan
yang diderita masyarakat tersebut dan meminta pemerintah untuk tidak lagi menaikkan
harga BBM pada tahun 2006, bahkan utuk minyak tanah FPKS meminta penurunan
harga seiring dengan kecederungan menurunnya harga minyak dunia.
8.      Fraksi PKS sangat mendukung dan gembira atas usulan kenaikkan gaji dan
tunjangan PNS yang diakomodasi dalam APBN tahun 2006 ini. Namun FPKS meminta
besaran kenaikan ini dapat mengimbangi peningkatan kebutuhan yang melonjak pasca
kenaikan BBM.

Hormat kami,
Dewan Pimpinan Pusat
Partai keadilan Sejahtera



--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke