|
PKS Tuntut Pemerintah Denmark Minta Maaf
SEMARANG— Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyesalkan penistaan terhadap Islam yang dilakukan oleh harian Jyllands-Posten dengan memuat karikatur Nabi Muhammad SAW di harian yang terbit di Denmark tersebut. Presiden PKS Tifatul Sembiring menyatakan, dunia yg damai hanya mungkin tercipta bila setiap bangsa dapat hidup dalam semangat saling menghargai. Tindakan provokatif, baik sengaja atau tidak, hanya akan merusak semangat untuk mendorong tumbuhnya per-damaian yang berkelanjutan di seluruh dunia. "Kami percaya masyarakat Eropa punya tradisi menghargai hak asasi manusia dan prinsip-prinsip pluralisme, karena semangat itu telah tumbuh sejak ratusan tahun lalu di tanah Eropa. Oleh sebab itu, kami yakin masyarakat Eropa dapat menjadi te-ladan dalam menghargai hak asasi manusia & prinsip-prinsip pluralisme," katanya di Semarang, Minggu (5/2). Tifatul mengemukakan, sulit bagi PKS untuk memahami situasi yang kini berkem-bang sebagai sesuatu tindakan yang tidak disengaja, mengingat kecenderungan dari sejumlah penerbit untuk memanaskan suasana dengan menerbitkan ulang kartun yang tak patut itu. "Dengan tetap menghargai kebebasan menyatakan pendapat, kami mendesak agar masyarakat Barat menjadi lebih peka dan lebih menghargai bangsa-bangsa Muslim, sebagai warga dunia yang sederajat, yang bersama-sama bertanggungjawab mem- bangun dunia ini menjadi rumah yang lebih baik, dan lebih beradab bagi kita ber-sama," lanjutnya. Tifatul menghargai pernyataan simpatik Perdana Menteri Norwegia Jens Stolten-berg, yang mengatakan: "Hak untuk menerbitkan semua, bukan berarti kewajiban untuk menerbitkan semuanya." Tifatul mengajak kepada semua pihak untuk tidak menjadikan kebebasan pers sebagai alat tunggangan untuk menyebarkan informasi dan gambar yang melanggar norma, etika, serta melukai perasaan pihak lain. Dalam kesempatan itu Tifatul juga menyatakan bahwa sekitar 5.000 kader dan sim- patisan PKS, Senin (6/2) akan melakukan unjuk rasa damai ke kedutaan besar Den- mark untuk menyampaikan protes secara resmi atas tindakan kurang simpatik yang dilakukan oleh harian Jyllands-Posten. PKS berharap, pemerintah Denmark mau memahami perasaan umat Islam dunia yang terlukai dengan karikatur tersebut, dan menuntut pemerintah Denmark meminta maaf kepada umat Islam dunia. -------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
