MENUNDUKKAN HAWA NAFSU (JIHAD MELAWAN HAWA NAFSU)
MEMBENTUK AKHLAQ LUHUR DAN BUDIPEKERTI YANG MULIA
No.14. Bersambung.
A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah
dirahmati dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
(47)-MUKA - BERMUKA DUA, TERGOLONG MANUSIA YANG AMAT SANGAT JAHAT, SAUDARANYA
MUNAFIK
Dari Abu Hurairah r.a.katanya Rasulullah s.a.w.bersabda: “Tergolong manusia
yang amat jahat, orang yang bermuka dua. Dia datang ke suatu golongan dengan
wajah tertentu dan datang ke golongan lain dengan wajah yang lain pula.” Hadis
Shahih Muslim (HSM) No.2231
Dari Abu Hurairah r.a., bahwa dia mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Sesungguhnya orang yang paling jahat ialah orang yang bermuka dua, datang
kepada orang ini dengan suatu muka dan kepada orang itu dengan muka yang lain.”
HSB.No.1913.
(48)-MUNAFIK- TANDA-TANDA ORANG MUNAFIK
Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tanda-tanda orang munafik
itu ada tiga, kalau berbicara ia berdusta, kalau berjanji ia tidak menepati dan
kalau dipercaya ia berkhianat.” Hadits Shahih Bukhari .No.1712
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr r.a., katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Ada empat
sifat bila terdapat pada diri seseorang, maka dia adalah munafik, sehingga
ditinggalkannya sifat-sifat itu: (1)-Apabila berbicara, dia dusta; (2) Apabila
bersumpah setia, dia khianat; (3) Apabila berjanji, dia mungkir; (4)-Apabila
bermusuhan, dia kejam.” HSM.47
Dari Abu Hurairah r,a., katanya Rasulullah s.a.w., bersabda: “Tanda-tanda orang
munafik ada tiga: (1)-Apabila berbicara, dia dusta; (2) Apabila berjanji, dia
mungkir; (3) Apabila dipercaya, ia khianat.” HSM.48
CIRI-CIRI DAN ATAU TANDA-TANDA ORANG MUNAFIK:
1-Apabila berbicara, ia dusta (bohong). HSB.1712; HSM.47,48
2-Apabila bersumpah setia, dia khianat. HSM.47.
3-Apabila berjanji, dia mungkir, tidak menepati janji.HSB.1712; HSM.47,48
4-Apabila bermusuhan, dia kejam. HSM.47
5-Apabila diberi amanah, dipercaya ia khianat, tidak disampaikan. HSB.1712;
HSM.48
Kalau anda bertemu orang yang ciri-cirinya seperti tersebut diatas,
hati-hatilah!.
Munafik, orang yang paling dibenci Allah SWT. Qs. 9:68; Qs. 63:1; Qs.2: 8,
9, 204, 205, 206
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang
kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi
mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal. Qs.At
Taubat (9): 68
Orang munafik tempatnya neraka yang paling bawah.
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling
bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun
bagi mereka. Qs.4:145
(50)- OLOK - MENGOLOK-OLOK ORANG
Al Qur’an, Surat Al Hujuroot (surat ke 49), ayat No.: 11
Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain
(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang
mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain
(karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari
wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan
janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk
panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak
bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Qs.Al Hujuroot (surat ke
49), ayat No.: 11
Mengolok-olok, menjelek-jelekkan, menghina, mengejek orang dan memanggil dengan
panggilan yang buruk adalah perbuatan yang amat sangat tidak terpuji dan amat
sangat tidak bermoral. Anda berdosa 2 X lipat, dosa pertama anda berdosa kepada
orang yang anda dzolimi dan dosa kedua kepada Allah, dosa kepada Allah kapan
saja dimana saja anda bisa bertaubat dan mohon ampunan-Nya, tetapi Allah tidak
akan mengampuni dosa anda, sebelum anda minta maaf kepada orang yang anda
dzolimi tersebut, kalau tidak anda lakukan, anda menanggung dosa-dosa yang
sangat besar, sebagai orang yang zalim.
Apabila anda telah terlanjur berbuat yang melanggar Qs.49: 11 maka segeralah
anda minta maaf kepada orang yang anda dzolimi, apabila anda tidak meminta maaf
kepada orang yang anda dzolimi maka Allah tidak akan mengampuni dosa anda,
sebelum orang yang didzolimi memberikan maaf kepada anda, bila anda sudah minta
maaf, namum orang yang dimintai maaf, tidak mau memaafkan maka yang berdosa
orang yang tidak mau memaafkan, kita serahkan kepada Allah. Allahu a’lam.
(51)-PANGGIL-MEMANGGIL ORNG DENGAN GELAR YG BURUK
Contoh No.1, 2: Kafir kamu, pendek kamu, hitam kamu, bodoh kamu, jelek kamu,
dsb.
Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain
(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang
mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain
(karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari
wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan
janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk
panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak
bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Qs.Al Hujuraat, surat ke
49 ayat No. 11
Memanggil dengan panggilan yang buruk adalah perbuatan yang amat sangat tidak
terpuji dan amat sangat tidak bermoral. Manusia itu Allah SWT yang menciptakan,
berarti anda mengejek dan menghina Allah SWT. Anda berdosa 2 X lipat, dosa
pertama anda berdosa kepada orang yang anda dzolimi dan dosa kedua kepada
Allah, dosa kepada Allah kapan saja dimana saja anda bisa bertaubat dan mohon
ampunan-Nya, tetapi Allah tidak akan mengampuni dosa anda, sebelum anda minta
maaf kepada orang yang anda dzolimi tersebut, kalau tidak anda lakukan, anda
menanggung dosa-dosa yang sangat besar, sebagai orang yang zalim.
(52)-PECAH-MEMECAH BELAH AGAMA, MEMBANGA-BANGGAKAN KELOMPOKNYA, MENGANGGAP
KELOMPOK LAIN SESAT.
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan
Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku. Kemudian mereka
(pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi
beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada
sisi mereka (masing-masing). Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai
suatu waktu.Qs.Al Mu’minuun (23): 52,53,54
“Janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu
orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa
golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan
mereka. Qs.Ar Ruum (30): 31, 32
Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan
Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku. Dan mereka telah memotong-motong urusan
(agama) mereka di antara mereka. Kepada Kami lah masing-masing golongan itu
akan kembali. Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedang ia beriman,
maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami
menuliskan amalannya itu untuknya. Qs.Al Anbiyaa, surat ke 21 ayat : 92,93,94
(53)-PEMIMPIN, WALI, ULIL AMRI MINKUM.
Siapakah ulil amri minkum itu?
Pemimpinmu (ulil amri minkum), penolongmu adalah Allah dan Rasul-Nya,
orang-orang yang beriman, yang ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya, yang
mendirikan sholat, dan yang menunaikan zakat.
Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang
beriman, yang mendirikan salat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk
(kepada Allah). Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang
yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah
itulah yang pasti menang. Al Qur’an, Surat Al Maa-idah, Surat ke 5, ayat
no.55,56
(53A)- PEMIMPIN-JANGAN MEMILIH ORANG KAFIR SEBAGAI PEMIMPINMU. (DPR, BUPATI,
WALI KOTA, GUBERNUR, WAKIL GUBERNUR, PRESIDEN, WAKIL PRESIDEN, DLL):
JANGAN MEMILIH ORANG KAFIR SEBAGAI PEMIMPINMU, SEKALIPUN ITU AYAHMU ATAU
KELUARGAMU:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan
saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran
atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka
pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Qs.Surat At
Taubat, surat ke 9 ayat No. 23
JANGANLAH KAMU MENGAMBIL ORANG-ORANG KAFIR MENJADI WALIMU
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir
menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan
alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)? Qs.An Nisaa’ (4):144
JANGANLAH MENGAMBIL JADI PEMIMPINMU, ORANG-ORANG YANG MEMBUAT AGAMAMU JADI BUAH
EJEKAN DAN PERMAINAN.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu,
orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di
antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelummu, dan orang-orang yang
kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul
orang-orang yang beriman.Qs.Al Maa-idah, surat ke 5 ayat 57
(54)- PENOLONG, JANGAN ENGKAU JADIKAN ORANG KAFIR SEBAGAI PENOLONGMU, DIANGGAP
MUNAFIK OLEH ALLAH.
Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang
pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi
teman-teman, penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka
mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan
kepunyaan Allah. Qs.Surat An Nisaa’ , surat ke 4 ayat No.138,139
Semoga bermanfaat bagi yang membaca dan yang mengamalkannya.
Semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk dan hidayah-Nya,
kepada saya sekeluarga,dan para pembaca artikel ini semua, amin.
Subhaanaka-allaahumma wa bihamdika, Asyhadu an-laa ilaaha illa anta,
Astaghfiruka wa atuubu ilaika...
Wassalamualaikum wr. wb.
Sukarman.
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/