Assalamualaikum,
Kita bila lagi ?.
Senarai email sahabat kita diseberang telah lama membincangkan
soal ini. Sahabat kita di Mesir mengikut laporan dibawah
lebih drastik lagi.
Tidak rasa bersalah ke kita, kanak-kanak dibunuh tapi kita
masih makan makanan syarikat US. Negara yang menjadi pelindung
kepada Israel.
No Mac Donald, No KFC, No Kenny Rogers.
Belilah Barangan TEMPATAN. begitu banyak pilihan kita.
Wassalam.
: (
-------- Original Message --------
Subject: [is-lam] AKIBAT PEMBOIKOTAN, Prosentase Penjualan Produk
AS dan Israel Merosot Drastis di Mesir
Date: Wed, 8 Nov 2000 07:30:38 +0700
From: [EMAIL PROTECTED]
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Prosentase Penjualan Produk AS dan Israel Merosot Drastis di Mesir
07/11/2000 21:09 WIB
eramuslimcom "Boikot Produk AS dan Israel, Berarti Anda
Menyelamatkan Nyawa
Seorang Muslim." Begitu bunyi pernyataan yang kini banyak tersebar
di Mesir
setelah keluarnya fatwa Syaikhul Azhar, Dr. Muhammad Sayyid
Thanthawi. Dan
ternyata, aksi pemboikotan terhadap produk AS dan Israel itu
berjalan sangat
efektif.
Prosentasi hasil penjualan produk AS dan Israel dalam dua minggu
terakhir,
merosot tajam. Hal itu terjadi, paling dominan disebabkan oleh
disegelnya
sejumlah anak perusahaan AS dan Israel di Mesir, selama krisis
Palestina-Israel
berlangsung. Tidak sampai di situ, sejumlah pebisnis bahkan mulai
menyuarakan
para pengusaha yang masih berinteraksi dengan Israel dan AS sebagai
pengusaha
yang ilegal. Mereka pun umumnya melepas hubungan bisnisnya dengan AS dan
Israel.
Sejak disebarluaskannya fatwa muqotho'ah sya'biyah (embargo massal)
oleh para
ulama Mesir, maskapai AS yang bergerak di bidang makanan seperti Mc
Donald,
Kentucky Fried Chicken yang terletak di ibukota Mesir, Kairo,
terlihat kosong
pengunjung. Petugas Mc Donald yang kebetulan berada di depan American
University
itu mengakui bahwa sejak meletusnya intifadhah dengan Israel,
tokonya hanya
dikunjungi orang-orang asing saja, dan sedikit warga Mesir yang
membeli
seperlunya.
Sementara toko Sinsibury Inggris yang diisukan milik milyarder
Yahudi dengan
cabang di berbagai negara, juga mengalami nasib yang sama, sepi
pengunjung.
Pengelola toko tersebut bahkan sampai menetapkan kebijakan untuk
tidak buka
dalam beberapa hari, dan menggantungkan ayat al-Qur'an yang
artinya, "Wahai
orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu berita dari
orang-orang fasik,
maka periksalah berita itu..."
Salah seorang petugas toko mengatakan bahwa seluruh anak cabang
Sinsibury memang
menggantungkan ayat itu di depan pintu. Ia menegaskan bahwa adanya
informasi
bahwa toko ini mempunyai link dengan Yahudi itu sama sekali dusta.
Ia juga
mengeluhkan omset penjualan toko yang menurun drastis, sampai hanya
5 persen
penjualan dibanding sebelumnya. Sejumlah toko lain yang dianggap
memiliki kaitan
dengan AS dan Israel memilih tutup, untuk menghindari kemarahan massa.
Muslim Mesir sekarang sangat berhati-hati mengkonsumsi bahan makanan,
minuman,
rokok, dan keperluan rumah tangga yang dianggap memiliki kaitan dengan
AS maupun
Israel. Bagaimana dengan kita di Indonesia ?? (na/iol)
Source : eramoslem.com
----------------
http://hafnie.cjb.net
Panduan Bagi Yang Baru.
http://alpha.skali.net/~hafnie/html/panduan.html
Autoresponder Sokongan Masalah. Email kosong kepada
[EMAIL PROTECTED]
-----------------
---