DIKIRIM KEPADA: [email protected]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)      Januari 2002, Vol.5 No.03
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
SEKILAS ISI:

  o [Editorial]
  o [Tokoh Misi]           : Clarence W. Jones dan HCJB World Radio
  o [Profil/Sumber Misi]   : HCJB, World Radio Network, ARSIP e-JEMMi
  o [Doa Bagi Misi Dunia]  : Iran, Arab, Tibet
  o [Doa Bagi Indonesia]   : Pelayanan Radio di Indonesia
  o [Surat Anda]           : Tiga Program STT PESAT, Salatiga,
                             Program STT "ATI", Kalimantan Barat
  o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
  e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
  mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

   Salam dalam Kasih Kristus.

   Tidak terlalu lama sesudah siaran radio komersial mengudara secara
   luas di sekitar tahun 1920, orang Kristen terdorong untuk
   menggunakan media baru tersebut sebagai sarana utuk mengabarkan
   Injil. John Zoller di Jackson, Michigan; Paul Rader di Chicago; R.R.
   Brown di Omaha; dan Charles E. Fuller di Santa Ana, California;
   Clarence W. Jones di Ekuador; dan Dr. Walter A. Maier adalah
   beberapa perintis di bidang pelayanan siaran radio misi.

   Dalam edisi ini, Redaksi akan secara khusus menampilkan Clarence W.
   Jones -- perintis berdirinya HCJB World Radio -- dan pelayanannya di
   bidang radio misi. Sekilas tentang HCJB World Radio juga dapat anda
   jumpai di kolom Sumber Misi.

   Kiranya sosok dan pelayanan yang dilakukan Clarence W. Jones dapat
   mendorong pelayanan radio misi di Indonesia dalam mengabarkan Injil
   bagi mereka yang masih terhilang

   Tuhan menyertai kita!!
   Staf Redaksi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ TOKOH MISI ~~

                 CLARENCE W. JONES DAN HCJB WORLD RADIO
                 ======================================

   Pelayanan radio misi telah berjuang keras agar dapat diterima oleh
   masyarakat Kristen pada umumnya; dan tanpa visi ke depan yang
   dimiliki oleh Clarence W. Jones maka perkembangan radio misi tidak
   akan seperti sekarang ini. Jones tidak takut untuk menggunakan radio
   yang saat itu dianggap sebagai "tool of the devil" (alat setan)
   untuk penginjilan.

   Jones lahir pada tahun 1900 di Illinois, pelayanan Kristen telah
   menjadi pusat kehidupan Jones saat itu. Kedua orangtua Jones adalah
   pegawai "Salvation Army". Jones menerima Kristus melalui pelayanan
   Paul Rader di "Moody Memorial Tabernacle". Kemudian ia memutuskan
   untuk masuk ke "Moody Bible Institute" dan lulus tahun 1921. Sesudah
   lulus, Jones bekerja dengan Paul Rader. Pertama ia hanya menolong
   mengadakan pertemuan penginjilan, tapi selanjutnya ia bekerja
   sebagai staf Paul Rader dalam pelayanan yang baru didirikannya,
   yaitu "Chicago Gospel Tabernacle" (yang nantinya menjadi dasar
   pelayanan misi outreach-nya). Jones piawai dalam memainkan trombone
   dan menjadi pimpinan direksi bagi siaran radio Tabernacle yang pada
   mulanya adalah stasiun radio komersial pertama di Chicago.

   Meskipun Jones memilih misi sebagai mata pelajaran pokok di "Moody
   Bible Institute", namun pelayanan misi ke luar negeri sama sekali
   tidak menarik perhatiannya. Namun tahun 1927, saat menjadi asisten
   Paul Rader di bagian musik untuk suatu konferensi Alkitab, Jones
   mendengar dengan jelas uraian Rader tentang pentingnya penginjilan.
   Setelah minggu-minggu dan bulan-bulan berlalu, Jones semakin yakin
   bahwa Allah menginginkannya untuk pergi ke Amerika Selatan dan
   merintis sebuah pelayanan radio misi.

   Tahun 1928, Jones melakukan perjalanan ke Amerika Selatan dan
   berharap akan memenangkan Venezuela melalui pelayanan radio misi.
   Namun keinginannya kandas karena pemerintah Venezuela menolak
   permohonannya. Sebelum kembali pulang ke Chicago, Jones menyempatkan
   mengunjungi Columbia, Panama dan Kuba, untuk mengajukan permohonan
   yang sama, tetapi jawabannya seperti yang terjadi di Venezuela.

   Saat kembali ke Chicago, Jones merasa frustasi dan putus asa. Namun
   Tuhan mempertemukan Jones dengan pasangan Larsons. Kemungkinan mimpi
   Jones untuk merintis radio misi akan kandas jika ia tidak bertemu
   pasangan Reuben dan Grace Larson. Pasangan itu melayani di Ekuador
   melalui "Christian and Missionary Alliance" sejak tahun 1924. Saat
   cuti di tahun 1930, mereka mengunjungi "Chicago Gospel Tabernacle"
   untuk mensharingkan pelayanan mereka. Jones pernah mengunjungi
   Ekuador namun tidak terlintas untuk melakukan pelayanan di sana
   sampai ia bertemu pasangan Larsons yang menyediakan kunci bagi Jones
   untuk memulai pelayanan radio misi di Amerika Selatan.

   Ada banyak kesulitan saat memulai merintis radio misi di Ekuador.
   Namun, Clarence W. Jones dan pasangan Larsons tidak menyerah dan
   tahun 1931 Stasiun Radio HCJB (Herald Christ Jesus' Blessings) telah
   menjadi kenyataan. Program radio misi pertama kali di dunia
   disiarkan pada hari Natal tahun 1931 dari sebuah kandang domba di
   Quito, Ekuador. Ketigabelas pemancar di Ekuador dapat menerima
   siaran itu dan "Voice of Andes" telah berhasil mengudara. Beberapa
   bulan kemudian, "World Radio Missionary Fellowship" secara resmi
   berdiri.

   Saat siaran dari stasiun radio HCJB mulai tersebar di berbagai
   tempat, jumlah pemancar juga berkembang dengan pesat dan HCJB dapat
   menembus wilayah-wilayah yang tertutup bagi Injil. Para misionaris
   (yang semula sangat tidak setuju dengan pelayanan radio misi yang
   dilakukan oleh Clarence W. Jones) menjadi terbuka matanya saat
   mereka dapat melakukan pelayanan secara terbuka di wilayah-wilayah
   dimana mereka semula dilempari batu dan dianiaya saat mengabarkan
   Injil. Dan meskipun banyak orang yang memasang tanda "Orang Kristen
   Tidak Diterima" di pintu-pintu rumahnya, namun di dalam rumah-rumah
   itu penghuninya dapat mendengar siaran "La Voz de los Andes", HCJB.

   Pada saat Paskah tahun 1940, Presiden Ekuador, Andres Cordova,
   meresmikan siaran dengan menggunakan transmitter baru yang memiliki
   daya sebesar 10.000 watt sehingga akan menyebarkan Injil ke wilayah-
   wilayah yang lebih luas lagi. Tidak ada yang tahu sejauh mana siaran
   itu dapat diterima, tetapi yang menjadi kejutan, mereka banyak
   menerima surat mulai dari Selandia Baru, Jepang, India, Jerman, dan
   Rusia.

   Sekitar tahun 1950 dan 1960, HCJB terus bertumbuh, dan menambah
   kekuatannya menjadi lebih dari 500.000 watts. Tahun-tahun penuh
   berkat itu juga diiringi dengan trauma-trauma pribadi yang dialami
   Jones dan keluarganya. Istrinya, Katherine, menderita sakit parah
   sampai mengalami keadaan koma, sedangkan Jones mengalami luka di
   wajahnya yang tidak memungkinkan bagi dia untuk memainkan trombone
   lagi. Pemulihannya memakan waktu lama, namun di akhir tahun, mereka
   berdua dapat disembuhkan dan mereka kembali melayani. Di tahun 1966,
   anak mereka satu-satunya, Dick, bersama istri dan anaknya, yang
   sedang melakukan tugas misionaris di Panama, mati dibunuh. Peristiwa
   itu membuat Jones semakin serius terlibat dalam pelayanan radio
   misi.

   Tahun 1981, Jones memasuki masa pensiun dan menghabiskan waktunya di
   Florida, dan HCJB merayakan ulang tahunnya ke 50. Namun setengah
   abad semenjak didirikan, tidak hanya terbatas pada pelayanan radio
   misi yang mengudara selama 24 jam per hari melalui stasiun radio di
   Quito (dipancarkan dalam 15 bahasa), saat ini "World Radio
   Missionary Fellowship" telah melebarkan sayap pelayanannya dengan
   membuka dua rumah sakit, klinik keliling, percetakan dan program
   televisi berwarna, serta dua stasiun radio baru di Panama dan Texas.
   Puji Tuhan!

   Diterjemahkan dan diringkas dari salah satu artikel di:
   Judul Buku: From Jerusalem to Irian Jaya -- A Biographical History
               of Christian Missions
   Penulis   : Ruth A. Tucker
   Halaman   : 371 - 377

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 HCJB
==>     http://www.hcjb.org/
   HCJB World Radio merupakan organisasi siaran radio misi pertama
   di dunia (non-profit, interdenominasi dan Injili) yang telah
   merambah segala penjuru dunia selama hampir 70 tahun. Bersama-sama
   dengan partner-partner lokal, kini HCJB World Radio memiliki
   pelayanan di 100+ negara dan telah menyiarkan Injil dalam 100+
   bahasa dan dialek. Kerinduan HCJB World Radio adalah mengabarkan
   Injil Yesus Kristus sehingga setiap orang dapat mengalami perubahan
   hidup dan menjadi anggota tubuh Kristus secara aktif.

   Pelayanan HCJB dimulai pada hari Natal tahun 1931 di sebuah studio
   buatan di pegunungan Andes, Ekuador. HCJB dirintis oleh Clarence W.
   Jones dan Reuben Larson yang keduanya memiliki visi untuk menjangkau
   dunia (lihat kolom TOKOH MISI). Sekarang ini, HCJB World Radio telah
   melebarkan sayap pelayanannya di seluruh dunia, baik untuk
   menyiarkan Kabar Baik dengan menggunakan gelombang internasional
   melalui stasiun-stasiun radio lokal dan siaran lewat satelit, maupun
   untuk mengembangkan program pelatihan, pelayanan kesehatan,
   pelayanan teknis, dan program televisi.

 WORLD RADIO NETWORK (WRN)
==>     http://www.hcjb.org/wrn/
   "World Radio Network" adalah sebuah organisasi misi Injili yang
   secara khusus melibatkan diri dalam siaran radio dan merupakan salah
   satu bentuk pelayanan HCJB. Salah satu misi dari WNR adalah
   memuliakan Allah melalui gerakan pelayanan media dalam bahasa
   Spanyol yang akan mengkomunikasikan Injil secara efektif kepada
   orang-orang non-Kristen dengan menggunakan konteks kontemporer,
   Pelayanan yang dilakukan WRN antara lain:
   - jaringan stasiun radio FM non-komersial dan beberapa pemancar yang
     menjangkau setiap mereka yang terhilang dan mengenalkannya kepada
     Kristus;
   - kursus korespondensi Alkitab dalam bahasa Spanyol bagi para
     pendengar yang memberikan respon terhadap program "Bible Institute
     of the Air" (BIA) yang disiarkan melalui HCJB World Radio, ALAS
     Satellite, dan stasiun-stasiun radio WRN.
   - penerjemahan dan perekaman program seperti Radio Bible Class ke
     dalam bahasa Spanyol.

   Kebanyakan stasiun WRN mengudara dengan menggunakan bahasa Spanyol
   dan bahasa Inggris bagi orang-orang yang tinggal di daerah
   perbatasan U.S. dan Meksiko. Selain itu, kebanyakan stasiun WRN
   berlokasi di daerah-daerah yang miskin secara ekonomi dimana para
   pendengarnya tidak mampu mendukung stasiun lokal yang ada di wilayah
   mereka. Allah telah memampukan WRN menjadi jaringan yang dapat
   melayani wilayah-wilayah miskin tersebut dimana stasiun-stasiun
   radio WRN yang kuat kondisi keuangannya mau mendukung stasiun-
   stasiun yang mengalami kesulitan keuangan.

 ARSIP e-JEMMi edisi 02/2001 -- Radio Misi
==>     http://www.sabda.org/publikasi/misi/
   Berikut ini adalah sebagian kecil dari Situs-situs radio yang ada
   di belantara internet.
   FEBC (Far East Broadcasting Company)
   ==>     http://www.febc.org/
   ==>     http://www.febc.org/indonesia_letters.html
   ==>     http://www.febc.org/indonesia/index.html

   TRANS WORLD RADIO
   ==>     http://www.gospelcom.net/twr/main.shtml

   AMG'S RADIO MINISTRY
   ==>   http://www.gospelcom.net/amg/tour/tour5.html

   CHILDREN'S BIBLE HOUR (CBH) ONLINE MINISTRIES
   ==>   http://www.gospelcom.net/cbh/

   RBC RADIO
   ==>   http://www.rbc.net/radio/

   WORDS OF HOPE
   ==>     http://www.gospelcom.net/woh/

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 I R A N
   Untuk pertama kalinya, orang-orang di Iran dapat mendengar siaran
   radio Kristen dalam bahasa Luri. Sesudah melakukan penelitian selama
   15 tahun, HCJB World Radio mulai menyiarkan program-program radio
   dalam bahasa Luri mulai tanggal 24 Maret 2001. Siaran tersebut
   menjadikan Injil dapat didengar oleh salah satu kelompok suku di
   dunia yang paling jarang dijangkau. Diperkirakan kurang dari 40
   orang Kristen ada di antara 3.1 juta juta penduduk Luri yang semi-
   nomadic. Sebagian besar penduduk Luri tinggal di Iran, dan sekitar
   1% yang tinggal di wilayah perbatasan dengan Irak. Program siaran
   selama 15 menit seminggu itu ditayangkan sesudah siaran berbahasa
   Persia yang disajikan oleh Radio FEBA. Bahasa Persia adalah bahasa
   resmi negara dan dapat dipahami oleh sebagian besar penduduk Luri.
   Sumber: CMD Net, April 15, 2001
   * Naikkan pujian kepada Allah yang telah membuka pelayanan melalui
     siaran radio untuk penduduk Luri sehingga mereka bisa mendengar
     tentang Injil keselamatan dalam bahasa yang mereka pahami.
   * Doakan pelayanan radio Kristen di Iran/Irak dan para pekerjanya
     yang saat ini sedang mempersiapkan program-program siaran mereka.

 A R A B
   Jutaan orang yang menggunakan bahasa Arab dan tinggal di Afrika
   Utara, Timur Tengah dan Eropa, dapat mendengar siaran program radio
   Kristen yang dipancarkan selama 24 jam setiap hari dalam bahasa Arab
   melalui satelit. Proyek ini merupakan kerjasama antara HCJB World
   Radio dan "Arab World Ministries" (AWM). Test transmisi untuk
   pelayanan radio satelit pertama bagi orang-orang Kristen Arab --
   Radio Al Mahabba (Radio Kasih) -- telah dimulai pada tanggal
   21 Maret 2001. Dengan siaran tersebut, Injil untuk pertama kalinya
   dapat didengar oleh jutaan orang di wilayah yang hanya 0.4 populasi
   penduduknya mengenal Kristus. Tujuan dari radio tersebut adalah
   mendorong orang-orang Kristen yang menggunakan bahasa Arab untuk
   menjalin persekutuan dengan orang-orang percaya lainnya, dan juga
   mengenalkan para pendengar radio lainnya kepada Kristus.
   Sumber: CMD Net, March 25, 2001
   * Bersyukur atas insiatif orang-orang untuk mendirikan Radio Al
     Mahabba guna menjangkau wilayah-wilayah yang nyaris tertutup bagi
     Injil.
   * Doakan untuk segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan Radio Al
     Mahabba dalam melakukan siarannya.

 T I B E T
   Bersyukur atas kesuksesan Pengkabaran Injil melalui radio dalam
   menembus budaya Tibet. Sebuah pelayanan siaran Kristen, "Words of
   Hope", melaporkan bahwa di tahun 2000 saja mereka menerima lebih
   dari 18.000 respon, kebanyakan dalam bentuk surat, telepon, e-mail
   dan kunjungan pribadi. Kelompok yang bekerja sama dengan program
   "Gaweylon" (Kabar Baik) dari Radio FEBA saat ini sedang membangun
   pusat pelatihan bagi para pemimpin untuk gereja-gereja baru yang
   akan dirintis di wilayah Tibet.
   Sumber: Advance: Aug 31, 2001
   * Naikkan syukur kepada Allah yang telah melembutkan hati penduduk
     Tibet dan minta kepada Allah untuk semakin membuka jalan bagi
     usaha-usaha PI melalui radio di wilayah Tibet.
   * Doakan para pekerja yang saat ini sedang melayani di Tibet.
     Kiranya Allah senantiasa melindungi dan memberkati mereka.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

   Pelayanan Radio di Indonesia
   ----------------------------
   * Bersyukur atas stasiun-stasiun radio Kristen yang sampai saat ini
     masih dapat mengudara.
   * Doakan setiap stasiun radio Kristen di Indonesia agar dapat
     dipakai sebagai sarana penginjilan bagi penduduk Indonesia, dan
     "Kabar Baik" bisa diberitakan dalam beragam bahasa suku-suku!
   * Berdoa untuk setiap program yang disiarkan agar mudah dimengerti
     dan terlebih dapat menolong para pendengarnya untuk mengenal
     Yesus.
   * Doakan untuk kebutuhan dana operasional yang diperlukan, peralatan-
     peralatan modern yang dibutuhkan guna memperlancar siaran dan
     memperluas jangkauan siaran, para penyiar, dan segala sarana yang
     dipakai untuk mendukung jalannya siaran program-program rohani.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~

   Dari: "Wahyudi triwiyanto" <elsharon2000@>
   a/n:  STT Terpadu PESAT Salatiga < [EMAIL PROTECTED] >
   >Yth. Redaksi JEMMi
   >Berikut ini kami informasikan bahwa STT Terpadu PESAT Salatiga
   >membuka tiga program:
   >1. Program Sarjana Pembaharu Desa (SPD).
   >   Program Sarjana Pembaharu Desa adalah suatu paket tawaran
   >   bagi para sarjana (teologia/non teologia) ataupun kaum
   >   cendekiawan Kristen yang ingin terlibat secara aktif dalam
   >   pelayanan di pedesaan/pedalaman bersama dengan PESAT (Pelayanan
   >   Desa Terpadu), dengan tujuan untuk menyalurkan berkat Allah
   >   yaitu keselamatan dan membangun manusia Indonesia seutuhnya.

   >2. Program Misiologi dan Guru TK.
   >   Program ini merupakan tawaran bagi para pemudi Kristen yang
   >   ingin dipersiapkan untuk menjadi guru-guru TK yang misioner,
   >   suci, militan, trampil dan berhikmat serta sekaligus berfungsi
   >   sebagai perintis jemaat. Bagi gereja-gereja yang rindu terlibat
   >   dalam mencerdakan kehidupan bangsa melalui pendidikan TK maka
   >   program ini merupakan tawaran dan kesempatan untuk dapat
   >   mengirim para pemudi agar dapat dipersiapkan melalui program
   >   ini.

   >3. Program Misiologi dan Pembangunan Masyarakat Desa.
   >   Program untuk mempersiapkan para pemuda/i Kristen yang yakin
   >   akan panggilan Allah di dalam dirinya untuk hidup melayani di
   >   desa/pedalaman, dan dilatih untuk menjadi hamba Tuhan (perintis
   >   jemaat) yang suci, militan, trampil dan penuh hikmat. Melalui
   >   program ini, setiap pemuda/i yang dilatih diharapkan dapat
   >   menyalurkan berkat-berkat Allah ke desa-desa/pedalaman di
   >   Indonesia.

   >Pendaftaran untuk ketiga program tersebut akan ditutup pada tanggal
   >2 Pebruari 2002. Seleksi dan orientasi akan diadakan pada tgl. 4-12
   >Pebruari 2002. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi
   >sekretariat: STT Terpadu PESAT Salatiga < [EMAIL PROTECTED] > .

   >Terima kasih untuk dimuatnya pemberitahuan ini. Tuhan memberkati.
   >Wahyudi T.

--------
   Dari: Ayub Abner Mbuilima <[EMAIL PROTECTED]>
   >Sekolah Tinggi Theologia "Abdi Tuhan Injili" ( STT "ATI" ) yang
   >berkedudukan di Anjungan, Kalimantan Barat, -- salah satu sekolah
   >Theologia yang bernaung dibawah Yayasan Persekutuan Pakabaran Injil
   >Indonesia (YPPII) yang berpusat di Batu Malang -- membuka
   >pendaftaran bagi mahasiswa baru dari bulan Oktober 2001 s/d Mei
   >2002 untuk program:
   >1. Diploma III PAK
   >2. Sarjana PAK
   >3. Diploma I Theologia
   >4. Diploma II Theologia
   >5. Diploma III Theologia
   >6. Sarjana Theologia

   >STT "ATI" adalah wadah yang Tuhan pakai untuk turut membentuk hamba-
   >hamba Tuhan, tidak hanya dalam segi pembentukan kwalitas Akademis
   >saja tetapi juga dalam pembentukan kepribadian dan karakter hamba
   >Tuhan tersebut. Sehingga dapat menjadi hamba Tuhan yang mampu
   >mempertanggung jawabkan Imannya didepan banyak orang lewat kwalitas
   >akademisnya dan mampu bersaksi lewat kesaksian hidupnya. Dengan
   >demikian apa yang disampaikan dan apa yang dilakukan selalu
   >seiring, dengan demikian nama Tuhan dipermuliakan.

   >Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat
   >menghubungi melalui: Sekolah Tinggi Theologia "ATI"
   >        P.O.Box 4 Anjungan Melancar-Pontianak
   >        Kalimantan Barat. 78354

   >Sekian dan terima Kasih. Tuhan memberkati.

   Redaksi:
   Terima kasih atas kiriman informasinya. Bagi para pembaca e-JEMMi
   yang tertarik untuk mengikuti program tersebut, silakan langsung
   menghubungi alamat yang telah tersedia.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~

* CMD                              http://www.cmd.org.nz/cmdnet
* Advance Newsletter          < [EMAIL PROTECTED] >

_____________________________ DISCLAIMER _____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2002 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <[EMAIL PROTECTED]>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <[EMAIL PROTECTED]>
Staf Redaksi: Rudy Kurniadi, Natalia Endah S., Tabita Rini Utami, dkk.
______________________________________________________________________
Situs Web e-MISI/e-JEMMi (Arsip/Link/dll):  http://www.sabda.org/misi/
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________

                   "Muliakanlah Allah dengan Hidupmu"


_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
 "Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
  Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)

Kirim email ke