DIKIRIM KEPADA: [email protected]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) September 2002, Vol.5 No.38
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
SEKILAS ISI:
o [Editorial]
o [Artikel Misi] : Pelayanan Mahasiswa
o [Kesaksian Misi] : Baju Putih
o [Profil/Sumber Misi] : IFES, Student Global Impact, YWAM,
Center for Student Missions,
Pelayanan Mahasiswa (Arsip ICW)
o [Doa Bagi Misi Dunia]: Amerika Serikat, Sudan, Libya
o [Doa Bagi Indonesia] : Organisasi Pelayanan Mahasiswa Kristen
o [Surat Anda] : Boleh Membuat Link ke Situs SABDA.org?
o [URLs Edisi Ini]
***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************
~~ EDITORIAL ~~
Salam Sejahtera.
Pelayanan Mahasiswa akan menjadi bahasan utama dalam edisi ini.
Allah sedang bekerja dengan luar biasa di antara banyak mahasiswa di
seluruh dunia. Melalui berbagai cara Tuhan telah memanggil mereka
untuk menjadi alat-alat-Nya. Sejarah juga membuktikan bahwa para
mahasiswa Kristen telah ikut ambil bagian yang penting dalam
memobilisasi dan merealisasikan gerakan misi, termasuk di negara-
negara yang menentang Injil.
Dunia mahasiswa sekaligus menjadi ladang pelayanan misi yang paling
strategis karena mereka adalah calon-calon pemimpin di negara mereka
masing-masing pada 20 tahun ke depan. Artikel Misi berikut ini
mengulas tentang beberapa fakta yang mendukung hal tersebut dan
pokok-pokok doa yang dibutuhkan untuk mengembangkan pelayanan
kepada/oleh mahasiswa dan organisasi-organisasi pelayanan mahasiswa
supaya menjadi semakin efektif dalam mengemban Amanat Agung Kristus.
Tidak sedikit rintangan yang dihadapi para mahasiswa ini untuk hidup
bagi Kristus. Tantangan, baik dari pihak keluarga, pemerintah atau
orang-orang yang mereka layani, terus mereka hadapi dengan berani.
Salah satu kesaksian tentang seorang mahasiswi yang menghadapi
tantangan dari keluarga dan tetap memilih mempertahankan imannya
dalam Kristus dapat Anda simak dalam kolom Kesaksian Misi.
Selain itu, pada Sumber Misi akan disajikan banyak sumber informasi
tentang organisasi-organisasi yang melayani mahasiswa. Organisasi-
organisasi ini memotivasi dan menantang orang-orang Kristen,
terutama mahasiswa Kristen untuk terlibat dalam gerakan-gerakan
penginjilan. Silakan berkunjung ke sumber-sumber informasi tsb.,
maka Anda akan mendapat banyak informasi tentang pelayanan mahasiswa
dan berbagai cara untuk menjangkau mahasiswa serta bagaimana
menolong mahasiswa yang telah dimenangkan untuk dapat menjadi
saksi-saksi Kristus agar terjadi "revival" di kampus mereka
masing-masing.
Dukunglah dan doakan terus pelayanan-pelayanan kepada/oleh mahasiswa
Kristen, baik yang ada di luar negeri maupun di Indonesia. Melalui
doa-doa Anda maka Roh Allah akan bekerja menuntun para mahasiswa
Kristen untuk menjadi alat-Nya yang efektif bagi kepemimpinan gereja
generasi yang akan datang.
Staf Redaksi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~
PELAYANAN MAHASISWA
===================
"Pelayanan Mahasiswa" adalah salah satu dari beberapa pelayanan
khusus yang dibahas oleh Patrick Johnstone dan Jason Mandryk dalam
bukunya yang berjudul "Operation World".
"Tiga hal yang menjadikan mahasiswa sedunia sebagai salah satu
ladang pelayanan misi yang paling strategis:
1. Ada lebih dari 50 juta mahasiswa di dunia yang tersebar di
46.000 universitas dan perguruan tinggi. Sebagian besar dari
mereka dipastikan akan menempati posisi-posisi kepemimpinan pada
20 tahun mendatang.
2. Prosentase mahasiswa Injili di beberapa negara -- seperti Amerika
Latin, Cina dan beberapa negara di Eropa -- umumnya relatif lebih
rendah dibandingkan dengan jumlah populasi umum. Budaya
mahasiswa tetap jarang terpengaruh oleh kekristenan yang
Alkitabiah.
3. Dunia mahasiswa telah berubah secara radikal selama sepuluh
tahun terakhir ini. Institusi-institusi tidak lagi menjadi
inkubator bagi tindakan-tindakan radikal, tapi sebaliknya menjadi
tempat meningkatnya kepentingan pribadi yang bersifat hedonisme,
atau seringkali di negara-negara miskin menjadi ajang untuk
mempertahankan hidup belaka. Pelayanan Kristen harus memberi
perhatian pada kebutuhan-kebutuhan yang ditimbulkan oleh
pergeseran budaya ini.
Berikut ini adalah ajakan berdoa untuk mendukung pelayanan mahasiswa
yang disampaikan melalui buku "Operation World".
Pokok-pokok Doa:
----------------
Banyak organisasi Kristen bermunculan untuk menjangkau para
mahasiswa. Sejumlah organisasi kunci akan disebutkan di bawah ini,
[tetapi beberapa diantaranya sekarang telah berkembang menjadi
pelayanan-pelayanan yang tidak terbatas menjangkau mahasiswa saja].
1. 'International Fellowship of Evangelism Students' (IFES) telah
menjadi persekutuan besar bagi gerakan-gerakan nasional
swatantra di universitas-universitas, dengan beragam orang-orang
pribumi yang terlibat. Penekanan pelayanan IFES adalah
penginjilan, kelompok-kelompok pemahaman Alkitab, pelayanan
literatur dan pelayanan misi. Bidang-bidang penting berikut ini
membutuhkan banyak dukungan doa:
* Perluasan kesaksian injili ke berbagai universitas yang belum
memiliki.
* Kepemimpinan yang tepat di tengah-tengah terjadinya perubahan
populasi yang sangat cepat dalam dunia mahasiswa.
* Mahasiswa Kristen dan pertumbuhan iman mereka di dalam Kristus
dan kiranya ada banyak di antara mereka yang terpanggil untuk
secara fulltime melayani Tuhan.
2. 'The Navigators', yang memberikan penekanan khusus pada pelayanan
pemuridan secara pribadi, berhasil memberikan dampak yang besar
bagi banyak mahasiswa. Ada sekitar 3800 staf The Navigator yang
melayani di 105 negara, dimana 43 di antaranya telah memiliki
pelayanan kampus yang aktif dan 13 negara lainnya memiliki
pelayanan kepada kaum remaja atau siswa sekolah menengah. Sekitar
sepertiga staf lapangan mereka terlibat dalam pelayanan sejenis.
Di Amerika, the Navigators mempunyai 425 staf dalam lingkup
perguruan tinggi dan dipusatkan di 70 kampus.
3. Organisasi-organisasi yang khusus melayani para mahasiswa
internasional, seperti IFES, ISI (USA) dan ISCS (UK) telah
mengembangkan pelayanan outreach yang efektif kepada hampir satu
juta mahasiswa internasional di negara-negara yang berbahasa
Inggris. Di negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris
masih kurang pelayanan -- terutama di universitas-universitas
Francophone (yang mengunakan bahasa Perancis sebagai bahasa
pengantar). Cukup banyak mahasiswa mancanegara yang dimenangkan
bagi Kristus saat mereka berada di negara Barat dan hal ini dapat
menjadi faktor yang menentukan bagi penyebaran Injil ketika
mereka kembali ke negara mereka masing-masing. Banyak di antara
mahasiswa itu berasal dari negara-negara yang tertutup bagi
Injil, namun sayang sekali mayoritas dari mereka menolak karena
mendapat sambutan yang kurang hangat dan kurang perhatian dari
orang-orang Kristen sehingga mereka mengalami kekecewaan ketika
kembali ke negara asal mereka.
4. Organisasi-organisasi yang menempatkan orang-orang Kristen untuk
bekerja sebagai dosen-dosen di universitas-universitas sekuler di
luar Amerika Utara. Melalui kesempatan-kesempatan akademis ini
mereka dapat mengajar disiplin ilmu mereka dari perspektif
Kristen sehingga memberikan pengaruh kepada mahasiswa. Doakan
agar pelayanan ini, seperti pelayanan 'International Institue
for Christian Studies', dapat menempatkan orang-orang Kristen di
posisi dimana mereka dapat men-sharing-kan Kebenaran dengan
banyak mahasiswa.
5. 'Campus Crusade' telah mulai dan masih terus melayani sebagai
sebuah pelayanan kampus, namun pelayanan mereka telah berkembang
arah menjadi pelayanan multi-dimensional bagi penginjilan dunia.
Lebih dari 22.000 pekerja melayani di 186 negara. Doakan untuk
pelayanan penginjilan, pemuridan dan mobilisasi yang mereka
lakukan di antara para mahasiswa.
6. Konferensi misi mahasiswa telah diselenggarakan selama banyak
tahun untuk memberikan inspirasi bagi para mahasiswa yang
memiliki visi bagi dunia. Beberapa konferensi yang penting adalah
konferensi tiga tahunan Urbana IVF (IFES) di Amerika dan
konferensi-konferensi tiga tahunan TEMA bagi para pemuda Eropa di
Belanda. Konferensi-konferensi penting lainnya berkembang semakin
banyak dan canggih di Nigeria, Korea, dan Amerika Latin.
Berdoalah agar konferensi ini menjadi sumber bagi mereka yang
berkomitmen untuk melayani penginjilan dunia."
Bahan diambil dan diterjemahkan dari:
Judul Buku : Operation World
Judul Artikel: Student Ministries
Penulis : Patrick Johnstone dan Jason Mandryk
Penerbit : Paternoster Lifestyle, UK; dan WEC International,
2001
Halaman : 706 - 707
Situs Web : http://www.operationworld.org/
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ KESAKSIAN MISI ~~
BAJU PUTIH
==========
"Hawa Ahmed adalah seorang mahasiswa non-Kristen di Afrika Utara.
Suatu hari, dia membaca traktat Kristen di asramanya dan dia
memutuskan untuk menjadi seorang Kristen. Ayahnya adalah seorang
Emir (penguasa Muslim). Dapat dipastikan bahwa dia akan kehilangan
warisan keluarganya jika dia menyatakan pertobatannya. Dia benar-
benar belum siap untuk menghadapi sesuatu yang terjadi berikut ini.
Ketika Hawa memberitahu keluarganya bahwa dia telah menjadi Kristen
dan mengganti namanya menjadi Faith, ayahnya benar-benar murka. Ayah
dan kakak-kakaknya yang laki-laki melucuti pakaiannya dan
mengikatnya di sebuah kursi yang dipasangi sebatang logam. Mereka
bermaksud menghukumnya dengan arus listrik. Faith meminta mereka
untuk meletakkan Alkitab di atas pangkuannya. Ayahnya menjawab,
"Jika kau ingin mati bersama dengan kepercayaanmu yang salah,
jadilah seperti yang kau inginkan." Salah satu kakaknya menambahkan,
"Itu akan menunjukkan bahwa kepercayaanmu tidak punya kuasa."
Meskipun dalam keadaan terikat, Faith dapat menyentuh ujung
Alkitabnya. Dia merasakan kedamaian meliputi hatinya, seolah-olah
ada seseorang yang berdiri di sampingnya. Ketika ayah dan kakaknya
memasukkan steker ke dalam soketnya - tidak terjadi apapun -- dan
tidak ada sesuatupun yang terjadi. Mereka mencoba sampai 4 kali
dan mengganti kabelnya, tetapi listrik tetap tidak mengalir juga.
Akhirnya, ayah Faith, karena frustasi dan marah, dia memukul,
mengusirnya serta berteriak, "Kau bukan anakku lagi." Lalu dia
melemparkan anak perempuannya itu ke jalanan tanpa sehelai baju
melekat di tubuhnya.
Faith berlari menyusuri jalan, merasa terhina dan dipermalukan.
Banyak orang memandangnya dan shock melihatnya. Dalam keadaan
gemetar karena kedinginan dan sambil berlinang air mata, Faith
berlari menuju ke rumah seorang temannya. Temannya mempersilakan
Faith masuk, memberinya pakaian dan tempat bernaung. Hari
berikutnya, temannya itu bertanya kepada para tetangga tentang apa
yang mereka lihat dan pikirkan saat melihat Faith berlarian tanpa
busana di jalanan. "Aku tidak mengerti yang kau tanyakan?" mereka
bertanya. "Gadis itu memakai baju putih yang sangat indah. Bahkan
kami bertanya-tanya kepada diri kami sendiri mengapa ada seseorang
yang memakai baju putih seindah itu berlarian di sepanjang jalan."
Saat ini Faith bekerja sebagai evangelis fulltime di EHC.
Sumber: JOEL-NEWS-INTERNATIONAL-396
Cat. Red.:
Masih banyak orang mengalami seperti yang Faith alami, baik yang ada
di Afrika Utara ataupun di negara-negara yang tertutup bagi Injil.
Berdoalah agar Allah senantiasa memberikan kekuatan, berkat, dan
bimbingan agar mereka dapat terus bertahan menghadapi setiap
rintangan yang mencoba menghambat pertumbuhan iman mereka.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~
INTERNATIONAL FELLOWSHIP OF EVANGELICAL STUDENTS (IFES)
==> http://www.ifesworld.org/
The International Fellowship of Evangelical Students (IFES) adalah
sebuah persekutuan antar mahasiswa, para staf dan pendukung dari
berbagai negara. Sekitar sepertiga juta orang mendoakan, melayani
dan bekerja sama sehingga kesaksian Injil dapat disampaikan di
setiap kampus yang ada di dunia ini. Setiap tahun, IFES mengajak
gereja-gereja dan kelompok mahasiswa di berbagai tempat untuk
bergabung bersama dalam persekutuan doa. Penekanan pelayanan IFES
adalah penginjilan, kelompok-kelompok pemahaman Alkitab, literatur
Kristen dan pelayanan misi. Bila Anda rindu untuk mendoakan para
mahasiswa, IFES juga mengirimkan IFES Prayerline -- email mingguan
yang berisi pokok doa seputar mahasiswa dari berbagai negara. Bila
menginginkan IFES Prayerline tersebut, silakan mengirim email kosong
ke alamat: < [EMAIL PROTECTED] >.
STUDENT GLOBAL IMPACT
==> http://www.studentglobalimpact.com
Student Global Impact (SGI) didirikan sebagai penghormatan kepada
Allah yang memobilisasi para mahasiswa untuk menemukan, membangun,
dan memenuhi peran mereka dalam Amanat Agung Yesus Kristus. SGI
adalah jaringan yang berkembang dari kelompok-kelompok misi
mahasiswa. SGI menciptakan dan menyediakan sarana komunikasi bagi
para mahasiswa yang berorientasi pada misi yang berasal dari
berbagai kampus.
Kelompok misi mahasiswa adalah kelompok mahasiswa yang berkumpul
untuk menyediakan sebuah forum ide dan kesempatan dimana mereka yang
sebaya dapat saling menantang untuk mengambil langkah selanjutnya
dalam pelayanan misi yang mereka lakukan. Caranya adalah dengan
menyediakan informasi bagi mereka yang ingin tahu, inspirasi bagi
mereka yang memberi perhatian, dan dorongan serta pertolongan
praktis bagi mereka yang berkomitmen. Dengan jaringan yang tersedia,
kelompok-kelompok ini mendapat keuntungan yaitu:
* dukungan doa dari kelompok-kelompok lain;
* kolaborasi, dan bukan isolasi;
* penggabungan pandangan, interaksi, dan pengaruh.
Situs Student Global Impact ini menampilkan artikel, link, dan
nasehat. Sumber-sumber utama dalam situs ini adalah materi-materi,
sarana-sarana, seminar-seminar, dan kesempatan-kesempatan pelatihan.
YOUTH WITH A MISSION (YWAM)
==> http://www.ywam.org/
Youth With A Mission (YWAM) didirikan tahun 1960, dan sekarang telah
menjadi salah satu pelayanan Kristen internasional/interdenominasi
terbesar. Yayasan ini memiliki lebih dari 12.000 relawan yang ada di
700 lokasi di 135 negara. Setiap tahun puluhan ribu mahasiswa/orang
dari banyak negara terlibat dalam pelayanan misi jangka pendek
(short-termers). Mereka ingin "mengubah kehidupan seseorang ke arah
yang lebih baik" ("Changing people's lives for the better.") sebagai
respon terhadap "Amanat Agung Yesus" kepada murid-murid-Nya untuk
pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Kabar Baik.
Semua anggota YWAM (yang sebagian besar adalah 'youth'/mahasiswa)
yakin bahwa Injil Yesus bukan hanya sekedar kata-kata, tetapi juga
perlu perbuatan. Karena itu, para anggota YWAM men-sharing-kan iman
mereka melalui beragam hal-hal praktis -- mulai dari pelatihan
agrikultur sampai ke pengadaan klinik kesehatan -- sambil
menceritakan tentang kepercayaan Kristen mereka yang menjadi
inspirasi dari setiap kegiatan yang mereka kerjakan.
CENTER FOR STUDENT MISSIONS
==> http://www.csm.org/
Center for Student Missions adalah organisasi pelayanan dan misi
urbanisasi non-denominasi dalam jangka pendek. CSM bergerak dalam
pelayanan misi perkotaan dan menyediakan pengalaman pelayanan bagi
para mahasiswa yang dapat mengubah hidup mereka. Perluasan pelayanan
ini meningkatkan kesempatan-kesempatan bagi staf CSM yang sedang
mencari orang-orang yang diharapkan dapat menyediakan rumah/tempat
tinggal bagi tempat pelayanan mereka. Jika tertarik kunjungilah
situs web di atas untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
PELAYANAN MAHASISWA (ARSIP ICW)
==> http://www.sabda.org/publikasi/icw/095/
Dalam ICW edisi 095/2001 Anda pasti mendapat banyak informasi
mengenai berbagai Situs Persekutuan dan Pelayanan Mahasiswa.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~
A M E R I K A S E R I K A T
Para mahasiswa diajak untuk sedikit merasakan tentang bagaimana
hidup di negara yang tertutup bagi Injil. Ini merupakan program
Student Underground (Mahasiswa Bawah tanah) dari Open Doors
Ministries. Jose O'Neill, koordinator Open Doors, menjelaskan bahwa
program ini diadakan di kampus-kampus universitas:
"Open Doors mengadakan simulasi dengan mengubah kampus sebagai
suatu negara teraniaya. Lalu para mahasiswa datang untuk
mengadakan penyembahan dan mereka harus mencari tempat-tempat
persekutuan bawah tanah. Ada beberapa mahasiswa yang berperan
menjadi polisi rahasia, lalu mereka menangkap para mahasiswa
itu ke ruang interogasi dan menginterogasi mereka tentang iman
mereka."
Simulasi ini mendorong para mahasiswa untuk terlibat dalam pelayanan
ke negara-negara yang tertutup bagi Injil. Mereka yang pernah
mendapat simulasi ini akhirnya mengadakan perjalanan ke Cina dan
beberapa negara lain. Mereka melihat dan memperhatikan program-
program yang dilakukan Open Doors dan juga mendoakan negara-negara
Islam.
Sumber: Mission Network News, March 22nd, 2002
* Berdoa agar para mahasiswa ini memiliki hati untuk melayani
khususnya di negara-negara yang tertutup bagi Injil, bisa melalui
bidang pekerjaan sesuai dengan ilmu yang mereka kuasai ataupun
terlibat dalam pelayanan penginjilan.
* Doakan organisasi Open Doors yang melatih dan memperlengkapi para
mahasiswa ini sehingga saat tiba waktunya bagi para mahasiswa ini
untuk diutus mereka telah siap menderita bagi Kristus.
S U D A N
Ada 18 orang pria dan wanita yang lulus dan memperoleh sertifikat
dari Southwestern Baptist Theological Seminary, tanpa pernah
sekalipun membuka buku catatan atau menulis paper. Di sebuah wilayah
yang terpencil di negara Sudan bagian selatan terdapat sebuah
Sekolah Alkitab yang mengajar para pemimpin gereja lokal tanpa
menggunakan buku panduan, buku catatan ataupun pensil. Alat yang
dibutuhkan para murid hanyalah telinga untuk mendengar, mata untuk
melihat, dan suara yang dapat didengar. Para misionaris
International Mission Board dan Kenya Baptist mengajarkan Alkitab
secara oral [lisan]. "Tingkat kelima adalah tingkat pendidikan
tertinggi yang dicapai para murid." kata Tom Ogalo, misionaris dari
Kenya Baptist. "Seluruh budaya mereka secara turun-temurun
didasarkan dari kebiasaan oral. Karena itu masuk akal jika kita
mulai mengajarkan pendidikan teologia secara oral."
Pelatihan orang Kristen dalam suatu masyarakat yang mayoritas
penduduknya buta huruf merupakan tantangan yang serius bagi para
misionaris. Southwestern Baptist Theological Seminary, di Fort
Worth, Texas, bekerja sama dengan IMB untuk menemukan cara-cara
dalam memperlengkapi orang-orang yang belajar secara oral mengenai
kebenaran-kebenaran Alkitab. Banyak misionaris di seluruh dunia
menggunakan metode 'Menceritakan/Mengajar Alkitab secara Kronologis'
(Chronological Bible Storying) yang pertama-tama diperkenalkan oleh
New Tribes Mission. Konsep ini mengajarkan dengan menceritakan
kisah-kisah Alkitab secara kronologis dan disampaikan beberapa kali
serta menghubungkan setiap kisah dengan kisah berikutnya dan juga
tema/isu teologisnya. Ketika Injil tersebar dengan sukses dalam
budaya oral dengan menggunakan konsep tersebut, para misionari
menghadapi tantangan baru. Mereka perlu memperlengkapi para petobat
baru dengan peran kepemimpinan untuk mengelola gereja-gereja yang
sedang dirintis.
Sumber: NEWSBRIEF--2002-08-15
* Bersyukur atas cara pengajaran Alkitab yang luar biasa unik ini
untuk memberikan pendidikan teologia formal kepada penduduk di
Sudan. Berdoa agar pendidikan teologi secara oral [lisan] ini
dapat dipakai untuk memperlengkapi pelayan-pelayan Tuhan di Sudan.
* Doakan agar mereka yang telah lulus dari "sekolah" ini dapat
meningkatkan kualitas pelayanan mereka dalam mengabarkan Injil
dan menolong penduduk lainnya untuk mempelajari Alkitab.
* Doakan agar metode "Menceritakan/Mengajar Alkitab secara
Kronologis" yang disampaikan secara oral ini dapat dipakai sebagai
sarana efektif untuk mengajar penduduk yang buta huruf.
L I B Y A
Voice of the Martyrs melaporkan bahwa duabelas mahasiswa wanita dan
dua mahasiswa pria dari Universitas Nasser di Tripoli baru-baru ini
diadili karena kepercayaan mereka kepada Kristus. Seorang pekerja
Kristen yang mengenal wilayah Libya ini berkata bahwa,
"Tidak diragukan lagi keempat belas mahasiswa itu akan di penjara
dalam waktu yang lama. Jika mereka dibebaskan dari penjara, dapat
dipastikan mereka akan dibunuh keluarganya karena telah
mempermalukan nama keluarga."
Penangkapan seperti ini seringkali dihadapi oleh orang-orang percaya
di wilayah ini. Beberapa mahasiswa lain juga ditangkap karena alasan
yang sama. Namun mereka sekarang telah dibebaskan (indikasi bahwa
mereka tidak lagi menganut agama Kristen dan berbalik ke agama
asalnya).
Sumber: Mission Network News, August 23rd, 2002
* Berdoa untuk perlindungan dan kekuatan iman orang-orang Kristen di
Libya agar mereka terus bersemangat melayani Tuhan ditengah
tantangan yang mereka hadapi dan tidak melarikan diri dari iman
mereka maupun dari kepercayaan mereka.
* Doakan agar orang-orang Kristen ini terus mencari hikmat Tuhan
dalam mengabarkan Injil agar mereka dengan bijaksana dapat
menghindarkan diri dari pihak-pihak yang ingin menangkap mereka.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~
Organisasi Pelayanan Mahasiswa Kristen
--------------------------------------
* Doakan untuk organisasi pelayanan mahasiswa Kristen yang tersebar
di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Beberapa diantaranya
adalah LPMI (Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia), PERKANTAS
(Persekutuan Antar Universitas), dsb. yang salah satu usahanya
adalah menjangkau dan mengenalkan para mahasiswa kepada Yesus.
* Berdoalah untuk program-program penginjilan yang diadakan untuk
para mahasiswa, baik secara massal maupun pribadi. Kiranya melalui
program-program tsb. banyak mahasiswa dimenangkan untuk Kristus.
* Berdoalah untuk proses follow-up dan berbagai pelatihan yang
disiapkan guna memperlengkapi para mahasiswa yang telah bertobat
agar iman mereka dapat terus bertumbuh.
* Doakan agar lebih banyak mahasiswa Kristen yang memiliki hati yang
melayani dan terbeban untuk memenangkan jiwa teman-temannya di
kampus. Berdoa supaya mereka peka mendengar panggilan Allah atas
diri mereka dan mau menaati rencana kehendak-Nya.
* Berdoalah untuk studi para mahasiswa Kristen yang ikut melayani
agar tidak terbengkalai sehingga dapat menyelesaikan studinya
dengan baik, tepat waktu dan dapat menjadi teladan bagi teman-
temannya.
* Berdoalah untuk mahasiswa-mahasiswa Kristen yang merasa terpanggil
untuk menjadi hamba Tuhan full-time. Doakan agar mereka betul-
betul jelas akan panggilan Tuhan ini dan mau memperlengkapi diri
agar dapat dipakai oleh Tuhan secara maksimal.
* Berdoa supaya pelayanan KEPADA Mahasiswa Kristen bisa mendorong
dan menggerakkan para mahasiswa yang ingin melayani dan mengenapi
Amanat Agung sehingga dapat menjadi berkembang menjadi pelayanan-
pelayanan yang dilakukan OLEH mahasiswa sampai ke ujung bumi.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~
Dari: Widjaja Kartika <wwkartika@>
>Puji Tuhan.
>Setiap kali saya membaca artikel yg dikirimkan sungguh banyak
>mendatangkan berkat bagi saya. Saya terpikir untuk membuat link
>dari web yang saya kelola ke artikel2 mingguan ini, apakah ini
>memungkinkan dan kalau mungkin mohon informasinya lebih lanjut.
>Salam, Widjaja
Redaksi:
Silakan Anda membuat link ke situs SABDA.org dan edisi/artikel.
Kami bersyukur dan terus berdoa agar pelayanan kita dapat menjadi
berkat bagi banyak orang yang berkunjung ke situs Anda ... dan situs
SABDA.org. Kiranya kasih Tuhan terus dikumandangkan dan disebarkan
ke seluruh penjuru tempat dimana kita berada. Selamat melayani!
n.b. Format link/URL sbb.: .../TAHUN/NOMOR/
==> http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/2002/38/
Untuk edisi lain, hanya perlu menyesuaikan tahun dan nomor edisinya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~
* Joel News International http://www.joelnews.org/
* Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
______________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2002 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <[EMAIL PROTECTED]>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <[EMAIL PROTECTED]>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmi, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________
"Janganlah membiarkan seorang pun menganggap engkau rendah
karena engkau masih muda." (1Timotius 4:12)
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)