Kenapa nggak mulai dengan sederhana saja, misalnya server yang bisa membantu SD/SMP atau SMU? Masa dijaman serba komputer ini saya masih mendapat rapor anak saya dengan tulis tangan, entah giman caranya guru mencari nilai rata-rata kelas dan kemudian membuat ranking misalnya 9 dari 42 murid. Kasihan amat kalau masih harus secara manual dengan kalkulator.
Maksud saya juga cukup praktis. Salah satu faktor yang sering dikeluhkan adalah siapa yang salah, murid atau guru dalam proses diajar-mengajar. Kita jarang sekali menganalisa data. Misalnya kalau ada data dari guru Kimia, kelas satu A, satu B dan satu C, kita bisa lihat melakukan perbandingan, umpamanya, rata-rata kelas 56. Kalau tahun berikutnya masih juga rata-rata 53 dengan deviasi yang kecil misalnya, bisa kita simpulkan mungkin gurunya nggak berbakat. Apalagi kalau hasilnya sama/mirip selama 5 tahun berturu-turut. Kalau saya kepala sekolah, saya pasti akan ganti guru Kimia ini (ya, ini menggampangkan situasi).
Komputer juga bisa dipakai untuk membuat kurikulum lebih flexibel. Sistim "credit" bisa diterapkan dan jadwal kelas bisa dibuat "just in time." Kan nggak beda dengan "demand and supply," dimana keberadaan guru, ruang kelas merupakan "supply" dan jumlah murid, jam pelajaran merupakan "demand." Apalagi kalau ada "scoring" system untuk guru-guru. Mana yang baik untuk pelajaran dasar, mana yang untuk pelajaran lanjutan (advanced), dan mana yang "assertive" (apa sih, bahasa Indonesianya?), mana yang akomodatif, mana yang artistik, dsb. Sebagai kepala sekolah, saya akan mempunyai suatu "closed feedback loop system." Guru yang baik seharusnya menghasilkan murid yang pinter. Guru yang jelek, hasilnya juga jelek. Dan untuk feedback, di akhir semester, murid-murid diminta untuk memberi feedback, guru mana yang baik, biasa-biasa, kurang baik. Ini kalau berani loh...biasanya Indonesia kurang PD untuk menerima saran/kritik, apalagi yang memberi kritik adalah murid-murid yang notabene, harus menghormati guru.
Mengenai biayanya, rasanya ini bisa dibuat dengan komputer sederhana, pakai open system seperti Linux dan database manager seperti MySQL. Nggak mahal tapi halal. Paling-paling untuk hardware, abis Rp. 15,000,000.- untuk servernya. Jangan terus pakai jalan pintas dan pakai program yang diperoleh dari CD-ROM gado-gado, "The Best of Windows 2000 Applications and Databases" seharga Rp. 25,000.
Salah satu "value add" yang bisa saya bayangkan adalah jadwal, nilai ulangan/pekerjaan, bisa di publish di web server. Memang, sekarang bisa lihat papan pengumuman di masing-masing sekolah. Tapikan orang-tua nggak setiap hari datang ke sekolah, jadi ini suatu fitur yang bisa dikembangkan untuk partisipasi aktif dari orang-tua. Lebih baik lagi kalau sistim yang sama juga dipakai sekolah-sekolah lainnya sehingga bisa kita bandingkan hasi rata-rata kelas satu di SMU xx dengan SMU yy bahkan dengan SMU zz di kota lain.
Kalau sudah gini, nggak usah lagi pakai UAN. Bayangkan, untuk mencetak UAN berapa pohon yang harus di potong untuk membuat kertasnya? Menurut satu catatan yang saya punya, setiap 1,000 ton kertas, perlu 2 ribu pohon. Pantes aja hutan Indonesia cepat sekali gundulnya.
Regards,
Deva Choesin - EL 74
Ari Noviandi <[EMAIL PROTECTED]>
Ass.wr.wb,
Saya lihat banyak company yang buat keperluan search internal memakai google, seperti Cisco,SLB etc.
Barrier to entry untuk masuk bisnis ala google, selain algoritma yang handal, ada faktor lain:
1. Butuh high speed access ke core nya internet. Kalau linknya lambat pasti susah. Sewa link berkapasitas gede lumayan besar recurring costnya, apalagi kalau ditaruh di Indo. Kalau ditaruh di luar, tambah lagi sewa tempat yang cukup mahal.
2. Butuh ribuan PC buat di cluster dan storage gila-gilaan. Ini upfront cost yang besar. Jika satu PC $500 dan butuh 10,000 PC itu sudah 5 juta dollar sendiri.
Masalah diatas related with money. Kalau masalah algoritma, itu sudah masuk kategori human resources alias adu pintar. Dan kayaknya dalam hal ini kita kalah sama orang Yahudi.
Walaupun demikian, kalau saya perhatikan, banyak company originated dari Israel yang sukses jadi market leader di bidangnya, seperti Checkpoint (firewall product) dan Allot (bandwidth management) yang kalau dipikir2 algoritma didalamnya sepertinya 'doable' bagi lulusan ITB.
Tapi mungkin karena masalah fund, creativity dan willingness to take risk yang kurang dari kita..sehingga ketika product orang lain keluar kita masih belum bisa apa-apa (tertinggal).
cheers,
.ari
|At 10:46 AM 6/9/2004 +0700, Budi Rahardjo wrote:
- On Tue, Jun 08, 2004 at 11:17:33AM +0800, B. Antariksa (Erik) wrote:
> Bp. Budi, kalau dari segi produksi bikin search engine :
> 1. Brp perkiraan biaya dari segi hardware. mestinya gak gede kan ?
Ini tergantung kepada "kelas" dari search engine yang akan dibuat.
Sebagai contoh, Google punya lebih dari 1000 servers ;-)
> 2. dari segi algoritma, bisa tunjukkan siapa di Indo ini yg leading ?
> ilmu komputer UI ? atau ada contoh web lain ?
Untuk algoritma, terus terang saya tidak tahu.
Tapi dugaan saya ada di UI, ITB, dan ITS.
Sayangnya saya kurang "gaul" di dunia per-algoritmaan ;-)
Saya lihat di Indonesia ada beberapa orang yang sudah mencoba
membuat search engine. Yang terakhir adalah lacak.com.
Tapi saya tidak melihat mereka berkembang.
Kalau menurut saya, yang memiliki potensi adalah pengklasifikasian
secara manual seperti yang dilakukan oleh seorang librarian.
Dahulu banyak pustakawan/wati (?) yang sebel dengan Google/Yahoo.
... to search, don't ask Google, ask a librarian ;-) he he he
Sekarang Google katanya mencoba bekerjasama dengan perpustakaan
untuk melakukan penjelajahan informasi yang ada di perguruan tinggi.;
-- budi
CCIE,CISSP
Subject Matter Expert
Schlumberger Information Solutions
Phone: +62-21-5227282, +62-21-52992685
Fax: +62-21-5227292
***
Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung,
minta mereka kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Members: 1,508 Last Updated: Jun 1, 2004
------------------------------------------------------------
***** IA-ITB *****
- Merajut komunitas alumni ITB -
Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni
http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB
Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International
------------------------------------------------------------
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
<<inline: graycol.gif>>
