----- Original Message -----
From: Andri
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, October 14, 2002 4:55 PM
Subject: Salam dari laut kidul 2


  Assallamulaikum wr wb.,

  Yth. Rekan-rekan peneliti kebumian di darat,

  Hingga Minggu 14.10.02 telah dilakukan dua kali misi selam laut dalam
  dengan menggunakan Shinkai 6500 pada kedalaman antara -2000 hingga -2500
  meter. Senin pagi ini Shinkai sedang menyelam untuk ketiga kalinya sejak
  Sabtu minggu lalu. Penyelaman masih dilakukan disekitar forearc kira-kira
  didaerah prisma akresi. Lokasi ketiga penyelaman berada di 105 30E hingga
  105 50E dan 7 20S hingga 7 25S. Lokasi penyelaman pertama di sekitar 105
48
  30"E & 7 25 00"S berupa bukit kecil yang berada pada ujung timur suatu
  kelurusan bukit yang berarah hampir barat timur. Persiapan penyelaman
  dilakukan antara jam 08.30-09.45 (WITA), dan biasannya menjelang jam 10.00
  kapal selam Shinkai telah mengapung dipermukaan air. Diperlukan waktu
  sekitar 45-60 menit untuk mencapai dasar laut hingga kedalaman 2500 meter.
  Kira-kira 1 jam kemudian, para scientist dapat melihat tayangan langsung
  (on line on the spotliputan kamera bawah air. Tayangan via televisi dapat
  disaksikan di ruang rapat scientist dan di deck bawah dan ruang operasi
  yang besebelahan dengan r. anjungan kapten (bridge). Sambil menyantap
  menu  kaki susi ku kaku, situasi dibawah sana dapat disaksikan di ruang
  makan. Tayangan "deep sea blue" berlangsung selama 5 jam, sekitar jam
16.00
  Shinkai akan meninggalkan dasar laut untuk kembali kekapal induk Yokosuka.
  Beberapa scientist ditugaskan untuk mendiskripsi tayangan langsung
  tersebut, mirip editor filem lah! Yang dicatat antara lain bagaimana
  morfologi permukaan, biota dasar laut benton ataupun nekton,
  bongkah-bongkan batuan dsb. Data kedalaman dan waktu dapat terpantau
secara
  real time detik demi detik! Uniknya informasi gambar dari bawah sana tidak
  dikirimkan via gelombang elektro magnetik (karena tidak bisa ditembus oleh
  gelombang EM), tapi via pancaran sonar, semacam gelombang bunyi yang
  kemudian ditransfer secara digital menjadi gambar! Dibutuhkan sekitar 5
  detik untuk untuk mengirim dan transfer satu frame gambar. Yang lain dan
  perlu dicatat selama tayangan adalah kapan dan sampling apa yang sedang
  dilakukan. Mirip survey pemetaan didarat, tangan-tangan robot
(manipulator)
  akan mengambil sampel batuan maupun biota dasar laut, lalu pada titik
  berikutnya melakukan pemboran tekanan (push coring) serta melakukan
  pengukuran aliran panas di dasar laut.

  Morfologi pada lokasi selam I, pada lereng bukit umumnya relatif "smooth",
  lumpuran dengan sedikit bongkah-bongkah batuan berwana gelap, dan sedikit
  biota seperti brittle star (semacam bintang laut), timun laut, dan
  cacing-cacingan. Mendekati puncak bukit bongkah-bongkah batuan lebih
  dominan dan koloni kerang-kerangan jenis Calyptogena sp. dan Barnacle yang
  bertangkai (Ind. tritip) mulai nampak. Di puncak bukit koloni Calyptogena
  (bentos) semakin dominan dan nampak sekali sedang mebuka klepnya untuk
  menyaring makanan yang terdapat diair. Menurut ahli biologi dari UI yang
on
  board, Calyptogena menyaring bakteri atau jasad renik pengurai sulfur dan
  metan, karenanya kehadiran koloni ini diduga dapat memberikan masukan bagi
  geologi disekitarnya. Tu ... bi ...kontinyu ada yang ngantri email
  --=====================_163834332==_.ALT
  Content-Type: text/html; charset="ISO-2022-JP"
  Content-Transfer-Encoding: 7bit





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

Kirim email ke