Mas Koen,
Kayaknya mereka ada juga deh alat itu, kemaren mereka cerita yang namanya 
'push-coring' atau apa gitu......cuman karena loose kali, jadi nggak bisa 
keambil....
Bayangin aja zona sesar 'direndem' air lagi....khan ya jadi lumpur 
dah......

salam,





"Kuntadi, Nugrahanto" <[EMAIL PROTECTED]>
10/16/02 09:45 AM
Please respond to iagi-net

 
        To:     "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        RE: [iagi-net-l] Fw: Deep sea SFZ di palung jawa telah terbukti


Tanya: sayang sekali tidak bisa mengambil sampling dari gawir sesar muda
yang ada, apakah mungkin dalam sisa hari ekspedisi ini menambahkan alat 
bor
kecil semacam side-wall core pada pemboran sumur migas pada tangan robot
Shinkai? atau alat vakum kecil dengan chamber berkapasitas volume beberapa
cc. yang dapat menampung material lumpuran yang ada?
Selamat berekspedisi lanjut...
Kuntadi


..deleted)
Pada tayangan video nampak zona morfologi bergawir dan bertangga-tangga 
yang
arahnya sejajar dengan arah utama Sumatra Fault Zone dan letaknya tepat 
pada
perpanjangan  kelurusan morfologinya yang tertera pada peta batimetri.



Gambaran litologi dibawah sana mencerminkan aktifitas yang sangat muda,
yaitu gawir bertangga-tangga yang disusun oleh batuan yang rapuh dan 
lunak,
bewarna terang dan sebagian lumpuran yang sangat sulit dipegang oleh 
tangan
robot (manipulator) Shinkai hingga tidak dapat disampling.



Sampel batuan yang terambil terdapat sebagai fragmen didasar parit, berupa
bongkahan besar (sampel terbesar dan terberat selama misi ini 20 x 40 cm),
calcareous mudstone, kompak, sebagian seperti berlapis, bewarna kaki, 
banyak
jejak boring binatang dan sebagian permukan dilapisi oleh kerak oksida
mangan dan besi.



Batuan yang terambil jelas lebih tua bila dibandingkan dengan batuan yang
membentuk gawir bertangga yang sangat rapuh dan lunak! Semua ilmuwan 
Jepang
maupun Jerman yang berada di kapal yang menyaksikan tayangan video hasil
penjelajahan Bung Yusuf, terkesima dan kagum atas ditemukannya bukti-bukti
tersebut diatas yang selama ini hanya bisa diduga (interpretasi) dari data
remote sensing (seismik, gravity dan seabeam bathymetri).



Chief scientist Dr. W. Soh dari JAMSTEC sangat senang dengan ditemukannnya
bukti ini! We have did the best and monumental!



Ekspedisi selam hari ini Rabu 16 Oktober akan dilakukan Dr. Saito dari
JAMSTEC yang akan menjelajahi morfologi gawir yang merupakan kelanjutan
sebelah NW dimana Bung Yusuf untuk pertama kalinya berhasil mendapatkan
bukti SuSu (Submarine Sumatra) Fault Zone.







---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA



Kirim email ke