> tahap pertama duit gak terbatas dulu kang,
> baru tahap II duit-e dibatesi.
> gitu kan kang vicky?

Yep ...
Tau juga kang  mustinya kan  setep bai setep

> kalau biaya bukan masalah kurang seru dong, apapun bisa.
> lebih menantang kalau duitnya minimum, baru ilmu geologi dan ekonomi
> bersinergi
>
> Witan

Betul Pak Witan,
Cuman ternyata kelemahan org Indonesia ini salah satunya "berimprovisasi
bebas", namun ketika "berimprovisasi dengan kendala" hasilnya lebih lumayan.
Mungkin "mental kere" ... (maksudte rendah diri) ... kurang pede !! kali
ajah looh ...

Sehingga banyak yg sering pikirannya tidak bebas ..... Hal ini seperti
ketika saya masih Yunior Geologist tapi sudah berpikir masalah constrain
economy ..... yg mikir nembak satu SWC ajah mikir harganya seharga gajiku
... upst !!. ... padahal 'ada' saat-saat tertentu ada waktu yang harus
dijalani dulu .... kapan seseorang mustinya mulai berpikir scientific, kapan
berpikir economy, kapan berpikir strategy dsb....
Saat awal ketika semua masih seperti anak-anak itu enak banget looh ...
Pikirannya hanya bermain dengan apa yang diketahui, apa yang dimili, apa
yang mungkin !!

Lets have a dream -- Walt Disney

RDP
"penggemar donald bebek yg crewet :-)"


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================

Kirim email ke