lha justru krisis enerji itu yg bikin kesan enerji jadi langka dan akibatnya
jadi mahal, makanya harga sahamnya naik terus, merger tak akan bisa dan
bukan utk mengatasi krisis enerji, merger hanya usaha utk menguasai reserve
shg ujung2nya utk bisa kontrol oil price. jadi balik ke basis ekonomi hukum
penawaran dan permintaan.
witan
----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, October 30, 2002 7:05 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] The most prospective -- Ngimpi --> 2 log (just
intermezo)


> Merger memang sering menjadi kesimpulan atau keputusan dalam
"menyelamatkan"
> perusahaan ... Namun tentunya hal ini kembali karena ke 'ekonomi'an masih
> sebagai penggeraknya ... lah iya lah yaw ... namanya juga usaha.
> Namun dalam sekala global meningkatnya nilai saham, meningkatnya daerah
> operasi, meningkatnya reserves ... BUKAN karena penemuan baru atau 'new
> discovery'. Artinya dalam arti lingkup corporate bagus, tapi dalam lingkup
> global maka krisis energy tetep saja akan menghantui ....
> Yang mengherankan saya kok ya sahamnya trus naik gitu ya .... wong jumlah
> global/total reservesnya tetep-tetep saja. Mungkin karena 'efisiensi'-nya
> meningkat. (?) .... Kalo emang efisiensi meningkat ya ndak apa-apa. Tetapi
> kalo investasinya yg dikurangi, exploration effort dikurangi, ngebor sumur
> eksplorasi dikurangi, riset dikurangi, data akuisisi dicancel, studi
> dikurangi   ... wah by next 50 years kita masih kekurangan energy migas
lagi
> ....
>
> Apakah dalam merger pertimbangan untuk eksplorasi daerah baru menjadi
> penting nggak ya ?
> Misalnya mengakuisisi perusahaan yg masih dalam taraf explorasi misalnya
...
>
> RDP
>
> ----- Original Message -----
> From: <[EMAIL PROTECTED]>
>
> >
> > Boleh menambahkan?
> > Eni (Ente Nazionale Idrocarburi) sudah beli LASMO (London and Scottland
> > Marine Oil) = nambah 11 negara/daerah operasi dari 88 sebelumnya.
> >
> >
> >
> >
> >                     <herman.h.darman@she
> >
> > Kalau big companies, yang tidak punya problem dengan duit, mestinya
> > pergi ke 'greenfield' maksudnya immature basin. Contohnya Eastern Indon.
> > Tapi kenyataan sih semua company punya problem dengan duit. Jadi
> > cenderung tanam saham, atau beli saja sama Caltex-Caltexnya sekalian.
> > Kalau ngak mampu beli ya 'merger'.
> >
> > Conoco sudah merge sama Phillips dan beli Gulf = bisa punya block di
> > Sumatra.
> > Exxon sudah merge sama Mobil = bisa operate Arun dan punya discovery di
> > Jawa.
> > BP sudah merge sama Amoco dan beli Arco= bisa operate Java Sea
> > Shell sudah beli Fletcher Challenge sama Enterprise = nambah operation
> > area.
> >
> >
> > Herman
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> =====================================================================


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================

Kirim email ke