Dear All, Maaf jadi ikut nimbrung, jadi ingin berbagi pengalaman tentang program post-doc. Memang benar program post-doc biasanya digunakan sebagai batu loncatan oleh para PhD yang baru lulus untuk memperpanjang jam terbang penelitian dan memperbanyak jumlah publikasi Internasionalnya, sebelum mereka mendapatkan posisi tetap (permanent job/tenure track) di Univ/Inst. di LN sebagai Asisten/Associate Prof.. Tapi jalur ini tidak berlaku di Tanah Air yang biasanya mereka langsung menjadi dosen ketika lulus S1, dan selanjutnya dikirim ke LN untuk mendapatkan PhD.
Di tempat kami saat ini ada 7 post doctoral Research Fellows dari luar Jepang (US, French, UK, Turki, Rusia, China, Indonesia), dan sekitar 5 orang lagi berasal dari Jepang sendiri. Program post-doc tidak selalu harus mengerjakan proyek penelitian yang diminta oleh supervisor-nya (dept. yang mempekerjakan mereka), tetapi ada beberapa Inst./Univ yang memberi kebebasan buat mereka untuk melakukan penelitian yang mereka suka. Kalau bicara masalah gaji, sangat bervariasi, kalau di Amerika rata-rata sekitar US$30.000-50.000 pertahun, tergantung univ-nya, kalau di Univ. of Tennesse mungkin sekitar US$2500/bulan, tetapi kalau univ. kaya seperti Carnagie Inst. of Washington DC dapat sekitar US$4500/bulan. Australia relatif sama dengan di Amerika. Kalau di Europa gaji relatif sangat kecil, pernah suatu Univ. di Francis membuka lowongan post doc untuk PhD yang baru lulus menawarkan gaji hanya 1800 euro/tahun. Padahal rata-rata di Europa sekitar 2000-2500 Euro/bulan. Bagaimana dengan Jepang ?, he..he..he.. , tebak saja sendiri enggak jauh kok dengan di Amerika. Ada sebuah buku panduan menarik sangat berguna untuk para PhD yang mau cari kerja sebagai scientist di univ/inst. di LN (terutama di Amerika ), Judul buku : "Put Your Science to Work: The Take-Charge Career Guide for SCIENTIST" by Peter S. Fiske, PhD, terbitan American Geophysical Union (AGU), Washington DC. tahun 2001. Salam Ade Kadarusman Post Doctoral Research Fellow Earth and Planetary Sciences Dept. Tokyo Institute of Technology Tokyo Japan from May Puslitbang Geoteknologi-LIPI Jl. Cisitu Bandung > Mas Rovicky, > Menurut pendapatku, proyek ini seperti proyek Postdoctoral Research, berguna > bagi orang-orang yang ingin menambah bobot CV ketika baru lulus dari PhD. > Postdoctoral research ini akan ditanyakan jika kita melamar jadi pengajar di > institusi pendidikan. Jadi duit disini bisa jadi alasan kedua, sedangkan > alasan pertama adalah untuk mendapatkan proyek penelitian pertama baginya > setelah lulus program doktor. Pendapat ini tentu bisa saja keliru, bapak-ibu > dosen kita yang ada di milis ini mungkin punya pendapat sendiri. > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

