Mau ikutan juga ah...
seingat saya pertama kali saya di ajar deepwater sedimentation (tolong dibetulkan kalau saya salah karena itu bertahun2 yang lalu). yang sering menjadi deep water sedimentation adalah karena "slope failure" jadi bisa jadi slump pada awalnya lalu terbentuk aliran sediment (bisa juga hampir serentak). Jadi terjadinya yah didalam laut tersebut sendiri, tetapi tidak selalu harus di self edge.
kalau yang dari delta itu malah sangat jarang dibandingkan yang saya sebut di atas secara statistik (apa iya yah ?).
Yang dari delta lebih terkenal di oil business karena bisa membawa sediment yang kaya dengan zat organic yang bisa menjadi hydrokarbon pada kondisi yang sesuai, sedangkan yang di awali dengan slope failure harus tergantung dari mikroba(pelagic atau disebut apa yah ?) yang ada di deep water tsb (atau sediment yang ter-slump nya kaya dengan zat organic).
jadi apakah bisa dibuat kesimpulan bahwa kalau ada deepwater sediment yang sediment supply nya tidak dari darat (dan gampang dilihat dengan ada atau tidak adanya delta) akan lebih sedikit organic content nya ? (atau mungkin harus dibuktikan adanya organic rich deep water organism).
sekian dulu, selamat berakhir pekan (bagi yang tidak harus kerja week end, atau tidak cinta kerja weekend)
fbs
From: "Siregar, Parvita" <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Subject: RE: [iagi-net-l] Deepwater Play Tanpa Feeder Delta: Mungkinkah? Date: Fri, 8 Aug 2003 10:35:07 +0700
Ikutan nimbrung dong, saya belum pernah berurusan dengan deepwater tapi mengikuti diskusi ini.
Setahu saya, istilah delta itu kan berhubungan dengan supply sedimen, jadi sediment yang ada lebih banyak dari accommodation space, sehingga terjadi bentuk 'delta' (segitiga). Apa selalu harus ada process delta untuk bisa ke deep water, rasanya tidak perlu ya.
Kalau pengertian saya, deep water sediment itu bisa jadi terjadinya satu cycle dengan delta. Jadi, pas sea levelnya drop (lowstand), sediment yang dari darat is enable to be pushed the distal part of the basin, di mana di shelfnya dia bisa tererosi, kemudian pas highstand terjadi delta sediment (kalau supply sedimennya banyak).
Kembali ke 'apa harus ada delta system', sepengetahuan saya, kalau deep water sediment itu diendapkannya setelah melalui slope (betul tidak, coba dikoreksi dong, orang2 laut dalam), begitu sedimen 'berhasil' melalui slope, ndak perlu tadinya dia delta atau fluvial atau alluvial pas waktu di shallow waternya. Seperti yang Mas Awang uraikan, yang jadi concern sekarang (untuk reservoir quality) adalah source untuk sediment tersebut. Apakah banyak volcanic material? Atau ophiolite seperti kata Mas Awang? Kalau shelfnya sempit, bukannya malah conglomerate yang diendapkan?
Parvita
>-----Original Message----- >From: KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus >[mailto:[EMAIL PROTECTED] >Sent: Friday, August 08, 2003 7:38 AM >To: [EMAIL PROTECTED] >Subject: RE: [iagi-net-l] Deepwater Play Tanpa Feeder Delta: >Mungkinkah? > > >Tetap harus ada supply dari darat.... >dan kalau dari darat kemungkinannya melalui proses delta dulu baru ke >laut....(kalau clastic lho..) atau mungkin ada process yang >lain ( seperti >letusan gunung api yang membawa material >ke laut tanpa melalui proses delta dulu...?) > >nah kalau masalah dulu ada deltanya sekarang enggak...ya mungkin ada >faktor geologi lain yang menyebabkan delta tersebut tidak aktif lagi... > > > > > >"Jossy C. Inaray" <[EMAIL PROTECTED]> >07/08/2003 05:09 PM >Please respond to iagi-net > > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > cc: > Subject: RE: [iagi-net-l] Deepwater Play Tanpa >Feeder Delta: Mungkinkah? > > >Sebenarnya banyak daerah2 di bumi ini yang di explore tapi tidak >mempunyai present day feeder delta besar maupun kecil, seperti west >coast Africa, west coast California, gulf of Suez, dll. > >Present is the key to the past, but can also be regarded with >suspicion. >Ini hanya kalimat karangan saya aja. factor pertamanya adalah sediment >hasil erosi has to go somewhere kan, factor kedua accommodation space >untuk menampung sediment ini. Factor2 present day yg biasanya bisa di >gunakan untuk explorasi daerah2 tsb diatas adalah drainage pattern dan >continental shelf. > >Sampai disini dulu ya, komentar yg lain? > >-----Original Message----- >From: Minarwan [mailto:[EMAIL PROTECTED] >Sent: Thursday, August 07, 2003 3:11 PM >To: '[EMAIL PROTECTED]' >Subject: [iagi-net-l] Deepwater Play Tanpa Feeder Delta: Mungkinkah? > >> Tadi ketika sedang memperhatikan peta kedalaman dasar laut di daerah >> Indonesia bagian timur, saya melihat bahwa di sekitar pulau >Halmahera, >> kedalaman dasar laut ada yang sampai 2000-3000 meter. Seketika >terbersit >> pertanyaan mengapa sampai saat ini belum ada perusahaan besar yang >masuk >> ke sana untuk nyari deepwater petroleum system. Apakah karena tidak >ada >> delta besar yang ditemukan disana sehingga perusahaan tidak berani >ambil >> resiko terlalu besar (apalagi daerahnya sendiri dianggap tergolong >> unexplored, tidak banyak data bawah permukaan yang bisa diandalkan)? >> Selama ini deep water petroleum system yang terkenal kebanyakan >> berhubungan dengan delta besar seperti Mississippi, Baram, dan >Mahakam. >> Lalu apakah tanpa delta besar seperti itu sebagai penyedia sedimen >kita >> tidak bisa menemukan deepwater play? >> >> Minarwan > >
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
_________________________________________________________________
Protect your PC - get McAfee.com VirusScan Online http://clinic.mcafee.com/clinic/ibuy/campaign.asp?cid=3963
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

