Pak Awang saya coba kirim via e-mail photo citra satelit delta mahakam
(5.2 Mb) tapi di-reject. Mungkin akan saya kirim hard cpynya saja kalau
berminat.
Pak Awang,
Mungkin photo-photo citra satelit berikut bisa lebih berbicara tentang
perubahan keadaan delta mahakam dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun
(1992 & 1999), yang lebih diakibatkan pembukaan area nipah-nipah untuk
kegiatan pertambakan udang. Kalau dredging lokasi sumur yang dilakukan
dipinggir sungai /deltaic distributary system atau di pesisir sebagian
pulau-pulau sebenarnya jauh tidak ada artinya dan sangat terkontrol.
Saya hanya cantumkan 2 photos (5.1 Mb) mudah-mudahan bisa diterima.
Salam,
Djoko Rusdianto
Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
24/09/2003 03:04 PM
Please respond to iagi-net
To: [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject: Re: [iagi-net-l] 85% Delta Mahakam Rusak
Apakah pernah ada studi foto udara untuk mengkonfirmasi pola pertumbuhan
(sedimentasi) dan pola perusakan (erosi) delta Mahakam dari 1946 ke 2001 ?
Studi sejenis pernah intensif dilakukan oleh teman-teman LGPN LIPI
tahun-tahun 1980an untuk Delta Cimanuk di Jawa Barat (Pak Ade bisa
konfirmasi ?) atau juga LON (Pak Wahyu Budi bisa konfirmasi ?) dan juga
daerah muara Citanduy-Nusa Kambangan. Harusnya, mengingat pentingnya Delta
Mahakam sebagai laboratorium alam untuk geologi, studi semacam itu
penting. Juga, apakah erosi itu hanya sebab manusia (petani tambak), bukan
pola oseanografi yang berubah (katakanlah yang tadinya tide-wave dominated
mungkin jadi wave dominated). Semuanya itu kan bisa terekam di foto udara.
Kalau rusak begitu, maka area field trip Mahakam di deltaic plain akan
terganggu...Tetapi, apakah dredging untuk lokasi sumur bukannya lama-lama
akan merusak juga ?
Salam,
Awang
ERY ARIFULLAH <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
(Cuplikan Kaltim Post/ 19 Sept. 2003):
"1000 km2 luasan daratan Delta Mahakam (Delta Plain)
ternyata 85 % diantaranya telah rusak yang telah beralih
fungsi menjadi tambak. Kepala Departemen Lingkungan Total
EP Indonesie Suripno kepada Kaltim Post tanggal 18
September 2003 mengemukakan bahwa alih fungsi menjadi
tambak akan mengancam keseimbangan ekosistem yang ada di
Delta Mahakam. Pada tahun 1986 kondisi Delta Mahakam masih
bagus. Pada tahun 1992 sudah mulai ada pembangunan tambak
dan mulai ada kerusakan-kerusakan dan pada tahun 1999, 85
% Delta Mahakam sudah menjadi tambak. Dengan demikian
perbandingan laju sedimentasi dan erosi telah menjadi 1:2
selama tahun 1946-1996. Sementara perbandingan laju
sedimentasi dan erosi tahun 1996-2001 sudah mencapai 1:50.
Artinya kehilangan luas daratan yang terjadi selama 50
tahun (1946-1996) seluas 635 ha. Sedangkan selama lima
tahun (1996-2001) telah kehilangan daratan seluas 697
ha" .
Pertumbuhan tambak yang tidak terkontrol menyebabkan
degradasi mangrove. Kegagalan produksi seperti terjadi di
Jawa, pantai timur Lampung dan Sulawesi mengakibatkan
penambahan areal tambak semakin meningkat tajam, apalagi
keuntungan ekonomis sangat menjanjikan dalam menyumbang
PAD.
Sejak tahun 1970-an sampai sekarang riset geologi telah
dilakukan secara antusias di Delta Mahakam. Delta Mahakam
modern adalah laboratorium alam geologi "recent
analogues" yang khas di Indonesia yang punya kaitan
erat dengan sedimen-sedimen di Kutai Basin. Dari studi
geologi di Delta Mahakam selama tiga dasawarsa telah
memberikan pemahaman yang bagus kepada kita dalam
dileneasi lingkungan pengendapan di Kutai Basin untuk
eksplorasi. Jadi bisa dibayangkan seberapa besar jasa
Delta Mahakam bagi pengetahuan geologi??
Kelestarian Delta Mahakam bukan hanya tanggung jawab
environmentalist, tapi juga tanggung jawab kita sebagai
ahli geologi (?).
Salam,
Ery Arifullah
Mhs. Prog. Master Geologi ITB.
===========================================================================================
TELKOMNet INSTAN : mudah pemakaiannya, luas jangkauannya dan sekarang
......... ada hadiahnya pula !
===========================================================================================
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software