Daripada berupa rawa2 yang kurang bermanfaat bagi manusia. Saya pikir 
tidak menjadi masalah delta mahakam akan ' punah' . 
Saya pikir tidak bijaksana hanya karena menjadikan  laboratorium alam 
geologi delta (yang khas  mix tide-fluvial influence),kita menggugat 
petani2 tambak. Apakah aktifitas eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas 
 tida merubah bentang alam dan ekosistem?

Mereka juga harus diberi kesempatan berusaha seluas2nya. Tidak cuma usaha 
minyak dan gas yang dilakukan perusahaan2 asing disini, yang ' menikmati ' 
keberadaan delta mahakam.

============================
AMIR AL AMIN - DKS/OPG/WGP 
TOTAL E&P INDONESIE
BALIKPAPAN
0542-533765 - 0811592902
=============================





"ERY ARIFULLAH " <[EMAIL PROTECTED]>
09/25/03 05:16 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] 85% Delta Mahakam Rusak


Di utara Delta Mahakam memang telah menjadi lebih menjadi 
tide influenced, tapi itu memang karena karena pengaruh 
oceanografi. Tapi dengan adanya tambak justru fluvial 
influx jadi kalah pengaruh dengan tide/wave influence.

Salam,
Ery

On Wed, 24 Sep 2003 01:04:51 -0700 (PDT)
  Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Apakah pernah ada studi foto udara untuk mengkonfirmasi 
>pola pertumbuhan (sedimentasi) dan pola perusakan (erosi) 
>delta Mahakam dari 1946 ke 2001 ? Studi sejenis pernah 
>intensif dilakukan oleh teman-teman LGPN LIPI tahun-tahun 
>1980an untuk Delta Cimanuk di Jawa Barat (Pak Ade bisa 
>konfirmasi ?) atau juga LON (Pak Wahyu Budi bisa 
>konfirmasi ?) dan juga daerah muara Citanduy-Nusa 
>Kambangan. Harusnya, mengingat pentingnya Delta Mahakam 
>sebagai laboratorium alam untuk geologi, studi semacam 
>itu penting. Juga, apakah erosi itu hanya sebab manusia 
>(petani tambak), bukan pola oseanografi yang berubah 
>(katakanlah yang tadinya tide-wave dominated mungkin jadi 
>wave dominated). Semuanya itu kan bisa terekam di foto 
>udara. Kalau rusak begitu, maka area field trip Mahakam 
>di deltaic plain akan terganggu...Tetapi, apakah dredging 
>untuk lokasi sumur bukannya lama-lama akan merusak juga ?
> 
>Salam,
>Awang
>
>ERY ARIFULLAH <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>(Cuplikan Kaltim Post/ 19 Sept. 2003):
>
>?1000 km2 luasan daratan Delta Mahakam (Delta Plain) 
>ternyata 85 % diantaranya telah rusak yang telah beralih 
>fungsi menjadi tambak. Kepala Departemen Lingkungan Total 
>EP Indonesie Suripno kepada Kaltim Post tanggal 18 
>September 2003 mengemukakan bahwa alih fungsi menjadi 
>tambak akan mengancam keseimbangan ekosistem yang ada di 
>Delta Mahakam. Pada tahun 1986 kondisi Delta Mahakam 
>masih 
>bagus. Pada tahun 1992 sudah mulai ada pembangunan tambak 
>dan mulai ada kerusakan-kerusakan dan pada tahun 1999, 85 
>% Delta Mahakam sudah menjadi tambak. Dengan demikian 
>perbandingan laju sedimentasi dan erosi telah menjadi 1:2 
>selama tahun 1946-1996. Sementara perbandingan laju 
>sedimentasi dan erosi tahun 1996-2001 sudah mencapai 
>1:50. 
>Artinya kehilangan luas daratan yang terjadi selama 50 
>tahun (1946-1996) seluas 635 ha. Sedangkan selama lima 
>tahun (1996-2001) telah kehilangan daratan seluas 697 
>ha? .
>
>
>Pertumbuhan tambak yang tidak terkontrol menyebabkan 
>degradasi mangrove. Kegagalan produksi seperti terjadi di 
>Jawa, pantai timur Lampung dan Sulawesi mengakibatkan 
>penambahan areal tambak semakin meningkat tajam, apalagi 
>keuntungan ekonomis sangat menjanjikan dalam menyumbang 
>PAD.
>
>Sejak tahun 1970-an sampai sekarang riset geologi telah 
>dilakukan secara antusias di Delta Mahakam. Delta Mahakam 
>modern adalah laboratorium alam geologi ?recent 
>analogues? yang khas di Indonesia yang punya kaitan 
>erat dengan sedimen-sedimen di Kutai Basin. Dari studi 
>geologi di Delta Mahakam selama tiga dasawarsa telah 
>memberikan pemahaman yang bagus kepada kita dalam 
>dileneasi lingkungan pengendapan di Kutai Basin untuk 
>eksplorasi. Jadi bisa dibayangkan seberapa besar jasa 
>Delta Mahakam bagi pengetahuan geologi?? 
>
>Kelestarian Delta Mahakam bukan hanya tanggung jawab 
>environmentalist, tapi juga tanggung jawab kita sebagai 
>ahli geologi (?). 
>
>Salam,
>Ery Arifullah
>Mhs. Prog. Master Geologi ITB.
>
>===========================================================================================
>TELKOMNet INSTAN : mudah pemakaiannya, luas jangkauannya 
>dan sekarang ......... ada hadiahnya pula !
>===========================================================================================
>
>---------------------------------------------------------------------
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>IAGI-net Archive 1: 
>http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
>Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan 
>Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi 
>Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Database Geologi : Aria A. 
>Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>---------------------------------------------------------------------
>
>
>---------------------------------
>Do you Yahoo!?
>Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design 
>software

===========================================================================================
TELKOMNet INSTAN : mudah pemakaiannya, luas jangkauannya dan sekarang 
......... ada hadiahnya pula !
===========================================================================================

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan 
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------



Kirim email ke