Pak Untung, Terimakasih atas infonya. Netters: Bagaimana kemagnitan planet diceritakan ? Apakah "red-bull eye" di planet-planet sebagai siklun batas kontinen (atau calonnya) dan non kontinen (atau calonnya) planet ?
Hipotesa Salam mendifinisikan siklun tektonik adalah batas timur, juga batas barat, antara lempeng kontinental dengan lempeng oseanik, dan pada equator kemagnitan. Siklun tektonik timur di Lauit Banda, dan siklun tektonik barat di Laut Karibia. Terdapat "red-bull eye" disetiap planet disekitar equatornya. Terdapat variasi inklinasi diatara planet-planet di tatasurya. Inklinasi Bumi, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus berturut-turut dalam derajad adalah : 11, 10, 0, 60, 46. Terdapat juga variasi lokasi juga jarak planet ke pusat matahari, bimasakti, serta kemagnitan planet. Ada 7 titik sumbu gerak tektonik. Ke 7nya adalah: pusat kontinental (NE Afrika), Pusat lempeng laut Panthalasa (South Pasific, Tahiti), Siklun tektonik timur di Laut Banda, Siklun tektonik Barat di Laut Karibia, Kutub utara magnit, Kutub selatan magnet, pusat bumi (core). Kemagnitan jagadraya yang berevolusi berinteraksi dengan kemagnitan lapisan core-mantel, menggerakkan fluida tsb, dan menggerakkan lempeng bumi. Udara, air, lempeng, mantel, core, adalah bervariasi dengan skala densitas, elastisitas, kemagnitan. Seluruh lempeng bergerak rotasi arah jarum jam pada umur Kambrium ke Permian, kompresi, convergent, dan lalu Permian-kini: lempeng putar arah lawan jarum jam, mengembang, devergent kontinentalnya. Sumbu putarnya adalah NE.Afrika-core-South Pasific, 0.7 keliling selama 700 Ma, dihitung dari data Collins, 2003. Lokasi sumbu NE Afrika juga berevolusi, bergerak dari 450 Ma sekitar 23 der LS, Permian 200 Ma di equator, kini di 21 derajad LU. Data tersebut menunjukkan juga kemungkinan adanya rotasi titik sumbu tsb mengelilingi suatu titik di equator, 7 kali dalam 7 Ga. Salam, Maryanto. -----Original Message----- From: mohamad untung [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, September 28, 2003 6:35 Sore To: Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI); [EMAIL PROTECTED] Subject: [iagi-net-l] Kemagnetan di Mars THE Leading Edge Agustus 2003, V.22, No. 8 memuat tulisan-tulisan menarik mengenai Mars, saudara paling dekat bumi kita. Ada 7 article dalam edisi itu. Dari kemagnetan, air, mineral, hidrokarbon di laporkan dalam tulisan itu. Mars Global Surveyor (MGS) banyak mengumpulkan data dari Mars, antara lain kemagnetan dan pertanyaan apakah ada air atu tidak di planet tersebut. MGS mendekati permukaan Mars sejauh 120 km. Relative dekat. Hasilnya MGS mendeteksi kemagnetan tegak (vertical component)di Mars sangat besar, yaitu 1500 nT. Di bumi, survai magnet udara (airborne magnetic survey) terbang paling tinggi ialah 500 m dari permukaan tanah. Tidak ada kemagnetan sebesar di Mars itu. Kelihatannya soil (kalau ada) semua mengadung mineral magnet. Hasil lebih jauh ialah ada reversals (pembalikan magnet), ini berarti ada tektonik lempeng di Mars (?). Mars sangat dingin, air tidak kelihatan ada. Mungkin membeku di bawah permukaan.Yang ada CO2. Sampai sekarang orang masih mencari kemungkinan ada air mengalir. Ditemukan dua lembah. Pertanyaannya apa yang membuat lembah tersebut. Mestinya kan air, kata mereka. Wallahu Alam. Air kan sumber kehidupan. Katanya mereka mungkin 6 tahun lagi akan mendarat di Mars.Siapa mau ikut? Menarik lo. Medan magnet Mars? Apa itu? La wong untuk menerangkan terjadinya medan magnet bumi saja sampai sekarang masih belum ada yang pas. Silahkan baca article tersebut untuk selingan. M. Untung --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

