IAGI: Sempurnakan RUU SDA  
    
JAKARTA (Bisnis): Ikatan Ahli geologi Indonesia (IAGI) mendesak pemerintah 
menyempurnakan RUU Sumber Daya Air karena draf yang ada sekarang hanya 
terpaku pada pengaturan air permukaan sementara air tanah tidak disentuh. 
Ketua IAGI Bidang Geologi Enviromental Adurrachman Asseggaf mengatakan dari 
perkembangan naskah draf RUU SDA tidak ada menyentuh pengelolaan air secara 
keseluruhan padahal cakupan pengaturan air itu sangat luas dalam aspek hak 
pakai dan usahanya. 

"Kami [IAGI] mengusulkan agar RUU itu disempurnakan lagi agar dapat 
menyelesaikan permasalaha sumber daya air secara keseluruhan," katanya saat 
berdiskusi dengan wartawan di Jakarta kemarin. 

Dia mengatakan organisasi profesi geologist itu mengusulkan enam poin 
penyempurnaan terhadap RUU SDA yang ada sekarang yang terkait air tanah. 
Pertama, perlu pengaturan yang proporasional dalam RUU itu meliputi semua 
aspek air, yaitu air hujan, air permukaan, air tanah, dan air laut yang ada 
di darat. 

Kedua, pengelolaan sumberdaya air tanah dilakukan harus berdasarkan pada 
cekungan air tanah sesuai dengan sifat alamiahnya. 

Ketiga, penentuan cekungan air tanah harus berlandaskan pada batas-batas 
hidroligi yang akan menghasilkan batasan geometri yang jelas. 

Keempat, perlunya sosialisasi terminologi cekungan air tanah kepada seluruh 
lapisan masyarakat. 

Kelima, dalam pengelolaan air tanah harus dimasukan faktor atau unsur 
teknologi sebagai bagian dari masalah tersebut. 

Keenam, pola pengelolaan sumberdaya air memerlukan keterpaduan dan 
koordinasi antara pihak yang berkepentingan sesuai dengan bidang 
kompetensi. 

Sementara itu ketua umum IAGI Endang Bachtiar mengatakan enam rekomendasi 
dari IAGI itu dicapai dalam diskusi panel anggota organisasi di Bandung 
pada 10 Oktober yang menyatakan perlukan penyempurnaan draf RUU SDA. 

Menurut dia, usulan dari IAGI itu didasarkan concern keprofesian para 
geologist terhadap masa depan masyarakat Indonesia berkaitan dengan 
kelahiran regulasi yang mengatur tentang tatalaksana sumberdaya air dimasa 
depan. 

"UU SDA ini sangat penting bagi masyarakat di masa depan sehingga akan 
mempengaruhi tata kelola air secara keseluruhan. Untuk itu jangan sampai UU-
nya tidak mampu memberikan jawab secara tepat dan lebih baik bagi 
masyarakat," 

Dia mengatakan IAGI sendiri merasa gembira dengan keberadaan UU itu karena 
akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (02) 
 
Sumber : Bisnis Indonesia/22/10/03


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke