Siaran Pers: 22 October 2003*

George W Bush menuntut keadilan atas 2 warga AS yang menjadi korban 
penembakan ...
Masyarakat Papua menuntut keadilan atas RIBUAN korban operasi tambang 
Freeport-Rio Tinto!


Jakarta - Penyelidikan terhadap penembakan yang terjadi di tambang 
Freeport-Rio Tinto Garsberg di Papua Barat akan menjadi salah satu agenda 
George W. Bush  dalam pertemuannya dengan  Megawati. Kelompok masyarakat 
sipil Papua Barat dan Indonesia hari ini menggunakan seruan Bush tersebut 
sebagai dasar untuk menuntut penyelidikan secara tuntas terhadap kejahatan 
sesungguhnya atas ribuan korban operasi tambang Freeport-Rio Tinto selama 
ini.

Bencana longsor yang terjadi 13 hari lalu dan telah mengakibatkan 8 orang 
meninggal dan 5 luka-luka memicu reaksi protes terhadap tingkat produksi 
Freeport-Rio Tinto yang luar biasa sehingga menjadi tidak aman. Selain itu, 
protes juga ditujukan terhadap puluhan juta dollar yang dibayarkan 
Freeport-Rio Tinto kepada TNI yang sangat berhubungan dengan pelanggaran 
HAM terhadap masyarakat adat Papua. Koalisi solidaritas masyarakat sipil 
Papua Barat dan Indonesia menuntut Pemerintah Indonesia melakukan 
renegosiasi Kontrak Karya dengan Freeport yang berbasis di AS dan Rio Tinto 
yang berbasis di UK/Australia, para pemilik tambang Grasberg.

"Pemerintah harus segera meminta pertanggungjawaban dan mengambil tindakan 
tegas terhadap Freeport-Rio Tinto atas terjadinya insiden ini dan segera 
memutuskan untuk menurunkan kapasitas produksinya," tegas Nur Hidayati 
(WALHI) dalam konferensi pers di kantor WALHI, Jakarta, Rabu (22/10).

"Renegosiasi Kontrak Karya harus dilakukan dengan persyaratan; (1) membuat 
tim investigasi independen untuk melakukan audit lingkungan dan 
penyelidikan pelanggaran HAM, (2) Freeport-Rio Tinto juga harus melakukan 
klarifikasi semua pendanaan yang disetorkan untuk operasi militer di Papua 
Barat, dan (3) harus ada dialog nasional antara Pemerintah Indonesia dan 
masyarakat Papua Barat sebagai upaya klarifikasi atas berbagai pelanggaran 
HAM yang terjadi," tegas Hans Gebze dari Aliansi Mahasiswa Papua.



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke