Thanks tambahannya Sofi, ditunggu rumus2nya :)

Bagi para welsite dan calon wellsite geologist (bagus buat mahasiswa) 
silahkan donload buku ttg wellsite gratis utk pemakaian pribadi di :

http://www.petropep.de/W_Guide.pdf

The Wellsite Guide. An instruction manual for the novice wellsite 
geologist. Covers general aspects, mudlogging, samples, drilling, wireline 
logging supervision. (Provided free of charge for personal use only).

Bahkan di server yg sama anda dapat memperoleh terjemahan paper menarik 
ttg daerah Trinil tempat ditemukannya tengkorak manusia purba itu disini : 


http://www.petropep.de/Duyfjes36engl.pdf

The Geology and Stratigraphy of the Kendeng Area between Trinil and 
Surabaya1 (Java).
by Ir. J. DUYFJES, Geologist at the Geological Survey, Bandung.
With 4 maps included in the text.
Original published in: De Ingenieur in Nederlandsch-Indi�, IV. Mijnbouw en 
Geologie "De Mijningenieur," Vol. 3, No. 8, August 1936, p. 136-149. 
Translated from German by Bernhard W. Seubert, Consultant Geologist, 
Jakarta;
edited by O. Frank Huffman, The University of Texas at Austin, Texas, 
U.S.A.


Thanks to PT PetroPEP Nusantara 

RDP






"Thoha, Shofiyuddin" <[EMAIL PROTECTED]>
10/12/2003 02:46 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        RE: [iagi-net-l] FW : Re: gas chromatograph reading


Nyambung ah ..
1. Besaran MW sangat berpengaruh terhadap besarnya pembacaan total gas.
Pada dasarnya total gas membaca seluruh liberated gas (satuan silinder
borehole yang terpotong persatuan waktu - ROP). Kalau MW / overbalance
pressure terlalu tinggi, akan ada efek flushing gas ke dalam formasi
(dengan anggapan formasi punya permeabilitas tinggi)sebelum gas tersebut
di drill atau liberated.Sebaliknya untuk MW yang terlalu rendah, efek
gas influx dari formasi kedalam lubang bor akan ditemui.
2. Untuk menentukan besaran pasti dari pembacaan total gas reading dari
beberapa section dengan ROP yang berbeda harus dilakukan gas
normalisation dengan merujuk kepada ROP sehingga diketahui betul mana
section yang relatif punya gas saturasi yang lebih besar atau kecil.
Untuk rumusnya aku cari dulu di rumah ya ... he he ...
3. Sebenarnya tidak ada hubungan antara pembacaan total gas dan
pembacaan chromatography gas. 
Total gas yang kecil bisa saja mampu membaca komponen kompenen heavier
(C3-C5). Cuma kemudian orang mereka reka (dalam keadaan terpaksa)
memperkirakan besaran satuan Total gas kalau ada yang ada cuma
chromatography gas dengan rumus :
Tg= 1xc1 + 2xC2 + 3c3 + 4x (ic4+nc4) + 5c5
Namun jangan berfikir sebaliknya yaitu memperkirakan besarnya masing
masing gas chromatography dari pembacaan total gas reading. Tiap tiap
lapisan reservoir mengandung komponen chromatography yang bervariasi.
Sekali anda menginterpolasi persentase chromatography gas dari pembacaan
total gas, anda bisa misleading dalam analisa gas ratio analysis.

Sekian dulu.

Shofi




-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: December 10, 2003 9:18 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [iagi-net-l] FW : Re: gas chromatograph reading


>mas vik nanya nih....
>teorinya khan Mud Weight mempengaruhi pembacaan gas chromatograph
sewaktu
>drilling.
>truss apakah ada penelitian yang memperlihatkan seperti ini nih:
>semisal kita punya sand dengan MW 9 ppg bisa terdeteksi gas
chromatograph C1
>sampai C5,
>nah dengan sand yang sama, kita kasih MW sebesar 11ppg apakah masih
muncul
>C1-C5 
>atau malah C2-C5nya ngilang???
>
>-xxxxxxxx-

Selain MW, yg penting dilihat juga adalah ROP. Semakin cepat tentunya
semakin besar karena jumlah (volume) batuan yg terpotong lebih banyak
satuan waktu. Sedangkan pembacaan Gas sangat ditentukan dengan waktu,
bukan ketebalan interval yg terpotong. Pembacaan gas kan bukan per
satuan panjang (tebal, misal sepuluh feet) kan ?
Kalo kamu ngebor pelaaan, jumlah gas yg ada dalam lumpur kan sedikit
dibanding kalo ngebornya kenceng.

Yang kita lihat C1-C5 adalah "fraksi"nya, atau proporsi (?prosentase)
perbandingannya. Sedangkan besar kecilnya terlihat dalam TOTAL gas
readingnya spt diatas.

Jadi MW secara langsung mempengaruhi jumlah TOTAL gas reading tapi bisa
saja tidak secara langsung mempengaruhi fraksi ..... kalo terlalu kecil
kan pembacaan C3-C5 juga sulit arena alat ini sulit membacanya.

Secara sederhana ... kalo gas readingnya kecil tetapi ngebornya pelan
dan ada fraksi C3-C5, barngkali ada minyaknya.

ada yg bisa nambahin soal gas reading ? 
aku dah lama ngga ke rig site .. :p

RDP


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke