Pak Hermes dkk,

Mungkin perlu komentar dan dilengkapi oleh orang Rumah. Sampai dimana grafik
P3G sekarang, dimulai dari jaman file-file Belanda yang cantik-cantik.

Simak info dibawah.

Salam,
US



-----Original Message-----
From: Darman, Herman H BSP-TSX/4 [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, March 03, 2004 6:14 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [iagi-net-l] tempo doeloe - Ekspedisi Devon Mahasiswa
Geologi ITB


Pak Untung mengatakan: "contoh batuan lapangan pun tersimpang sangat rapih".
Saya jadi ingat Ekspedisi Devon mahasiswa Geologi ITB lebih dari 10 tahun
yang lalu. Pertanyaan saya:
- apakah laporan ini terdokumentasikan dengan baik di PPPG. 
- apakah laporan ini sudah di publikasikan? Saya lihat GSM (Geological
Society of Malaysia) sudah mempublikasikan peta-peta yang dibuat oleh
rekan-rekan mantan mahasiswa ITB, dalam publikasi Geological map of Borneo
(CD version) by Robert Tate, 2000. 
- dimana saya bisa beli laporan ini?
- apakah contoh batuannya masih ada (dulu saya pernah dengar batuannya
hilang, ada lagi yang bilang sudah jadi ganjal pintu di lab ITB).
Mudah-mudahan info ini tidak benar.

Pertanyaan untuk mahasiswa sekarang:
- Proyek penelitian apa yang sedang berlangsung?

Salam,

Herman

-----Original Message-----
From: mohamad untung [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 03 March 2004 00:04
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] tempo doeloe


Bagi rekan-rekan yang belum pernah melihat arsip laporan para geologiwan
Belanda silahkan datang di perpustakaan P3G. Rapi dengan tulisan tangan yang
masih sangat jelas untuk dibaca. Seket lapangan sangat teliti sampai detail
sekali. Contoh batuan lapangan pun tersimpan sangat rapi. Memang jaman
berubah. Dulu tahun 20-30 -an kondisinya menghendaki demikian. Kini dengan
teknologi sangat canggih orang terpaku bekerja di depan komputer. Dengan
data seadanya orang dapat menyulapnya menjadi informasi yang aduhai. Tentang
kebenarannya harus dicheck di lapangan. {Pada umumnya tidak sangat benar).
Yang penting semangat dan ketekunannya serta dedikasinya terhadap ilmu itu
yang kita tiru. Kalau itu ada Insya Allah hasil kerja kita pasti akan
sempurna.
----- Original Message -----
From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, March 02, 2004 1:45 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] tempo doeloe


> Keakuratan peta-peta Belanda memang tidak usah diragukan lagi, itu harus
diwarisi oleh kita, bangsa yang pernah dijajahnya. Tetapi, sebaiknya,
kekaguman kita hendaknya tidak berhenti di peta geologi. Coba bukalah
lembaran-lembaran arsip lama laporan geologi Belanda yang memuat foto-foto
survey oleh Duyfjes atau Hetzel atau Koolhoven atau Koperberg atau
Molengraaf, dll. maka kita akan berkesimpulan : pantas petanya bagus sebab
logistik lapangan pun sangat terjamin. Puluhan sampai ratusan koeli
dikerahkan, termasuk yang membawa tandu kalau-kalau sang geoloog kelelahan.
Kalau mereka sampai masuk jauh ke pedalaman Kalimantan, Sumatra, dan Papua
yang pada saat itu masih banyak suku pengayaunya (ada disebutkan di salah
satu geologische rapport W.C.B. Koolhoven di Kal Teng) itu karena banyaknya
koeli yang mendukung mereka. Tidak ada geoloog yang berangkat sendirian,
coba periksa dengan teliti laporan biaya mereka. Saya masih menyimpan
beberapa arsip jaarboek (yearbook) tahun 30an u!
> ntuk
>  beberepa ekspedisi geologi Dienst van Het Mijnwezen.
>
> Bagaimanapun, tidak bisa kita pungkiri bahwa mereka memang hebat, dan
sangat terorganisasi baik.
>
> Salam,
> Awang

---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke