Pak Hermes Dkk., Info dibawah mungkin perlu coment....bagaimana file PPPG sekarang...dibandingkan dengan jaman Walanda???
Salam, US -----Original Message----- From: Darman, Herman H BSP-TSX/4 [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, March 04, 2004 6:22 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [iagi-net-l] tempo doeloe - Ekspedisi Devon Mahasiswa Geologi ITB Pak Koeseoma, Setahu saya Devonian Expedition juga menuliskan report untuk perusahaan-perusahaan yang memberikan sponsor, seperti Unocal, VICO, dan Total kalau tidak salah. Kemungkinan besar laporan itu dibuat dalam bahasa Ingris. Banyak rekan-rekan anggota expedisi ini yang nyangkut di IAGI-net. Kita bisa dengarkan pendapat mereka. Mengenai sample / contoh batuan,.. apakah benar sudah jadi ganjal pintu lab? Saya usul PPPG diberikan juga sebagian contoh batuannya. Herman -----Original Message----- From: Koesoema [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 03 March 2004 18:56 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [iagi-net-l] tempo doeloe - Ekspedisi Devon Mahasiswa Geologi ITB Sebetulnya laporan Devonian Expedition itu ada dalam bentuk tugas akhir (thesis) mahasiwa. Mungkin sebaiknya thesis itu dipublikasikan di Bulletin Geologi, atau JTM. Namun perlu seorang editor yang tekun. Saya sendiri mencoba melakukan itu dengan mengkompilasikan menjadi satu paper dalam bahasa Inggris, tetapi selalu ada halangan. Saya juga sedang mencoba meneliti hasil thesis mahasiswa dari ITB atau UPN yang ada di arsip saya. Ternyata banyak penemuan yang significant. Contohnya saja ada thesis dari UPN mengenai diketemukan batuan metamorphic pre Tertiar di Banten selatan, tidak pernah dipublikasi (pada peta P3G lembar Leuwidamar, memang disebut keberadaannya, tetapi dinyatakan sebagai contact aureole, padahal disitu terdapat gneiss), Dengan mencermati strike/dip serta peta sebaran formasinya batuan ini jelas ditutupi secara tidak selaras oleh Fm Cikotok (Old Andesite Fm), dan Fm Cikotok jelas berada di bawah Fm Bayah yang berumur Eocene Tengah. Ini jelas memperkuat dugaan saya bahwa Fm Cikotok itu berumut Paleocene dan dapat dikorelasikan dengan Fm Jatibarang (yang volcanics) dan dengan Kikim Volcanics di Sumatra Selatan. Selama ini Fm Cikotok dianggap berinterfingering dengan Fm Bayah (Eocene) dan Fm Cijengkol (Oligocene). Jadi sekarang saya yakin bahwa pre-Tertiary di Jawa itu selain terdapat sebagai melange di Ciletuh dan Loh Ulo serta sekis di Bayat (Central Jawa) juga terdapat di Banten selatan yang tidak pernah disebut-sebut di Van Bemmelen atau literatur lainnya. Saya kira kalau ada yang tekun ingin mempublikasikan suatu penemuan baru, dapat melakukannya dengan menekuni thesis-thesis mahasiswa S-1 dari berbagai universitas (tentu keakuratannya harus diteliti). Begitu banyak yang bisa dilakukan untuk memberikan sumbangan pada khanazah ilmu pengetahuan Indonesia yang significant untuk dunia, tetapi waktu melorot begitu cepat. Wassalam RPK --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

