Tentunya dengan testing dan pengambilan sampel dari lapangan di masa eksplorasi.  
Kalau detilnya pak Slamet Riyadi dari BHPBilliton mungkin bisa memberikan pencerahan 
secara mendalam. 

rahmat

>KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus <[EMAIL PROTECTED]> wrote : 
>Halo Nur...Aku baik - baik....
>
>Lalu bagaimana membedakan bahwa coal di suatu daerah adalah sistem coal 
>bed methane ( bisa dikeluarkan dengan sistem perforasi tanpa mengeluarkan 
>coalnya ke permukaan ) ataukah itu merupakan coal yang harus diextract di 
>permukaan...?
>Adakah kriteria bahwa suatu coal bisa dikatakan sistem coal bed methane 
>atau coal biasa  yang harus diextraksi di permukaan...? terutama pada 
>tahap explorasi....
>
>Regards
>
>Ferdinandus Kartiko Samodro
>TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
>DKS/TUN/G&G 
>0542- 533852
>
>
>

---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke