Asal air sama dengan air formasi biasa, perbedaannya terletak pada system
pengisian gas methane itu sendiri. Pada reservoir konvensional (ex
sandstone), 1. Gas mengisi pori yang ada dan merupakan gas  hasil migrasi
dari batuan induk, 2. Jumlah gas ditempat mengikuti fungsi dari P, T, por
dan gas properties (umumnya berupa "FREE GAS"). Sedangkan pada CBM, 1. Gas
mengisi micropores pada batubara itu sendiri yang berasal dari generasi di
batubara ("non migrated gas"), 2. Jumlah gas yang tersimpan tergantung pada
kapasitas serap pada tubuh batubara itu sendiri (dan bukan merupakan "FREE
GAS").
Jadi memang cara penyimpanan keduanya memang berbeda.

Dengan proses dewatering, maka akan terjadi penurunan tekanan. Hingga pada
satu saat dimana tekanan (formasi) mendekati nilai ambang tekanan adsorpsi
batubara terhadap gas(lazim disebut desorption pressure) maka mulai di
lepaskan gas.

Satu titik kritis dimana hasil analisa dan simulasi di lab perihal
adsorption pressure dan gas content tidak sama dengan kondisi sebenarnya di
lapangan, akan menyebabkan dewatering proses lebih lama dan jumlah cadangan
lebih sedikit.  

Safrizal
Jasa teknik Geologi
PERTAMINA DIT HULU

-----Original Message-----
From: KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus
[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, March 08, 2004 7:05 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [iagi-net-l] COAL BED METHANE
Importance: High

Pada saat produksi awal memang lebih banyak air yang dihasilkan dibanding
gas (de-watering process) dan proses ini memakan waktu cukup lama (50-1000
barel air per hari untuk beberapa bulan), setelah itu baru diikuti oleh 
fase
produksi. Di San Juan basin per sumur bisa menghasilkan 2 MMCFGD, 
sedangkan
di Uinta basin sekitar 0.5 MMCFGD.

Menarik sekali uraian Pak Safrizal....

Jadi mau nanya lagi....kenapa kok produksi awalnya banyak airnya....? 
darimana asal airnya...? dan kenapa kok air dulu yang keluar dan baru 
gasnya...padahal density gas < water ?
apakah "klinkenberg effect"untuk gas tight reservoir berlaku juga di cbm 
sehingga untuk perforasi awal air dulu yang keluar...?

Terima kasih untuk pencerahannya....

Regards

Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G 
0542- 533852



---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke