Kebanyakan geologists kita menulis makalah untuk ikut PIT. Maka kalau PIT IAGI di 
daerah,  banyak penulis dari Jakarta; kalau PIT di Jakarta maka banyak makalah dari 
daerah dan bisa dihitung jari yang dari Jakarta. Kalau ada PIT IPA maka sedikit 
penulis nasional dari Jakarta sebab PIT IPA selalu di Jakarta, sudah seleksinya ketat, 
menulisnya bisa bulak-balik antar penulis dan reviewernya, di Jakarta lagi.. Maka 
waktu ada AAPG di Bali, banyak sekali makalahnya... Bali e...
 
Teman-teman redaksi di IPA Newsletter, Majalah Geologi Indonesia, Berita Sedimentologi 
pasti kesulitan cari makalah, sebab kebanyakan geologists kita menulis makalah untuk 
ikut PIT. Dan teman-teman di kampus, menengok credit point-nya dulu, berapa ya 
nilainya kalau nulis di jurnal anu, ah kecil nih... ga jadi ah.
 
Menyedihkan... Ayo menulis ! 
 
Publish..or.. perish !
Awang

"Darman, Herman H BSP-TSX/4" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Abah,

FOSI lagi kurang darah nih. Mesti diakui. Komitmen untuk Berita SEdimentologi 
keteteran, kurang man power (komitmen terbit 3 kali setahun). Generasi baru pengurus 
FOSI sedang siap-siap untuk ambil komitmen lagi. Support dari universitas, seperti 
cerita lama, tidak ada sama sekali. Dari lembaga penelitian, sedikit. Alasan klasik... 
tidak ada kredit point untuk ikut FOSI.

Let's survive..!!

Salam,

Herman






---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

Kirim email ke