Pak Maryanto,
 
Terima kasih alamat URL-nya, menarik sekali dan banyak yang bisa di-download dengan 
gratis. Memang sih bulan dan matahari berpengaruh juga ke kerak bumi, hanya besarannya 
yang mesti dilihat lebih jauh apakah seperti sampai bernafas kembung kempis atau 
sampai memenuhi apa yang Pak Maryanto sebut sebagai siklus Salam. Sebab di gravity 
survey pun kan ada earth-tide correction akibat gravitasi bulan dan matahari yang akan 
bergantung kepada latitude dan time. Tetapi ini kan range-nya kecil sekali, sekitar 
0.3 MGal, rasanya tidak sampai membuat kerakbumi bernafas.
 
Tentang pengembangan radius bumi dan panjang hari bertambah dari Permo-Karbon ke 
Resen, memang itu ada dalam teori Expanding Earth (Carey, 1956). sampai sekarang pun 
tetap kontroversi, ada yang membelanya ada yang melawannya. Biasalah teori memang ada 
yang pro dan kontra.
 
Soal penentuan evolusi temperatur bumi, saya belum menemukan lagi yang lebih baik dari 
Scotese (2000). Jadi walau deviasinya masih besar, lumayanlah, karena belum ada yang 
lain. 
 
Okay, semoga ilmu pengetahuan dan teknologi bisa semakin canggih untuk meminimalisasi 
korban2 gempa dan erupsi gunungapi, terlebih untuk bangsa Indonesia, sebab di 
Indonesia orang "sleeping with earthquake and volcanic eruption"
 
Salam,
awang

Maryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Pak Awang,

Data yang sempat saya ambil dari : http://wwwneic.cr.usgs.gov/, updated 4
Maret 2003, data gempa sejak sebisa orang mencatat, dan tercatat tertua
sekitar 350 M. File yang kusimpan dengan 600 Kb ini telah saya hilangkan
data kejadian dalam detik-nya, tinggal tgl, hari, tahun, skala, keterangan
termasuk jumlah orang meinggal. Tapi gampang kok mengambilnya lagi, dan
paling cukup semalaman-dua malaman sudah bisa.

Memang GUT "Grand United Theory" sudah amat cepat maju, setelah akseleasi
tulisan Stephen Hawking th 80'an. Penulis web diatas menambahkan lagi,
selain banyak penulis lain. Fisikawan ini menggrafikkan gempa itu.

Bagus sekali uraian Pak Awang. Data-data yang saya peroleh menganjurkan saya
bahwa kerak bumi naik-turun sebesar siklus SALAM. Besaran naik-turunnya juga
sebanding dengan SALAM Unit (SU) pada fungsi waktu itu. Tapi ya saya tak mau
gegabah mengumumkan pikiran ini. Ada pendapat jari-jari bumi membesar dari
Permo ke sekarang (tapi tak di nyatakan kondisi sebelumnya). Ada baru-baru
ini bahwa waktu sehari memanjang dari permo ke sekarang (22 jam ke 24 jam).
Penentuan temperatur bumi masih besar standar deviasinya (Scotese, 2000).
Ada data temperatur yang baik?

Memang sedih melihat banyak korban gempa. Tapi memang gempa juga besar
manfaatnya, misal gempa vulkanik, akan menyuburkan tanah, menyebabkan rejeki
yang amat banyak untuk kelangsungan hidup manusia. Yang penting kini adalah
menekan korban, dan memperbanyak manfaat.

Model interdisiplin akan memperbaiki ketepatan prediksi. Sayangnya banyak
bahasa dan kosa-kata yang saling awam. Paling baik menjadikan semua terukur
tiap besarannya. Lalu listen, learn, and sumirized. 

Kok ga joint Hagi-network Pak? 

Salam,
Maryanto.



                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.

Kirim email ke