atau mungkin makluk hidup yang masih hidup adalah yang hidup di air/laut 
....atau yang berada di dalam tanah.....
jadi inget film "the day after" tentang perang nuklir..orang bisa selamat 
dengan bikin lubang perlindungan bawah tanah...

Regards

Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G 
0542- 533852






Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
11/10/2004 04:54 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     [EMAIL PROTECTED]
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] Kepunahan Massa oleh Antipodal 
Deccan-Chicxulub


Ferdi,
 
Boleh juga pikirannya. Idealnya sih memang begitu, yaitu di kedua daerah 
yang tegaklurus dari poros podal-antipodal itu, efek bencana minimal jadi 
rate of extinction pun minimal. Di mana kedua daerah itu, adalah di 
sekitar selatan New Zealand dan utara Alaska sekitar palung Kuril. Saat 65 
Ma kedua tempat itu tak jauh beda dengan sekarang. Di selatan New Zealand, 
Antarktika masih agak ke utara dari posisinya sekarang - sisa sisa 
peretakan Gondwanaland belum terlalu melebar. Di Kuril pun, Alaka masih 
agak dekat dengan bagian timur Siberia. Boleh jadi di kedua tempat itu 
pada 65 Ma bencana paling minimal di Bumi.
 
Hanya, patut diingat pula bahwa tak ada tempat terlalu aman untuk suatu 
bencana global. Tsunami bisa melanda ke mana saja dalam sistem sirkulasi 
lautan yang bersatu, debu2 serakan benturan meteorit dan piroklastika 
volkanisme ringan bisa dibawa sirkulasi atmosfer ke sekeliling Bumi. 
Akhirnya banyak yang punah juga. Saat 65 Ma itu, semua fauna dengan badan 
di atas 25 kg kata sebuah publikasi punah, tinggal yang kecil-kecil 
termasuk banyak jenis mamalia yang survive dan mendominasi Tersier. Semua 
reptil raksasa dinosaurus mati.
 
Salam,
awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:
uraian yang menarik sekali....

mis : memang terjadi sistem K-T Boundary Mass Extinction adalah kerja sama 
berdua antara 
extra-terrestrial astroblem di Chicxulub dan terrestrial volcanism di 
Deccan Traps, dan sekarang masih ada mahkluk hidup berarti ada daerah yang 

tidak terkena/sedikit terkena pengaruh tersebut...
apakah daerah tersebut adalah daerah yang letaknya tegak lurus dari garis 
lurus antara extra-terrestrial astroblem di Chicxulub dan terrestrial 
volcanism di Deccan Traps....? dan kira - kira di daerah manakah itu di 
masa kini....? 

Regards

Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G 
0542- 533852

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke