Air tanah tidak layak minum bisa dikarenakan: 1. Pencemaran akibat ulah manusia 2. Kualitasnya secara alamiah memang tidak pantas untuk diminum, seperti air di pulau Bangka (maap lagi-lagi contohnya Bangka) yang katanya (hasil penelitian salah satu dosen Kedokteran gigi Unair, lupa nama beliau, saya baca di koran Kompas kali yah, soalnya udah bertahun-tahun yang lalu) mengandung logam timah sehingga gigi banyak orang Bangka gak karuan.
Jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu walaupun mereka terkesan berhubungan. cak min > Wah ini bahasa LSM lagi, dan seperti biasanya tanpa didukung fakta dan > analisis yang benar. > > > -----Original Message----- > > natan, > tulisannya bagus. baru tau saya kalo ada perbedaan standard itu. > artinya > perusahaan tau bahwa air di situ tidak laik minum (yg kemungkinan > besarnya > akibat aktifitas perusahaan tsb. dan bila alasannya adalah itu maka > arti > lebih lanjutnya adalah bahwa perusahaan tidak yakin dg penanganan > limbahnya. > dan artinya perusahaan itu buajingan banget). saya pernah kerja di > perusahaan batubara (yg memiliki limbah juga) tapi gak gitu2 amat tuh. > > --------------------------------------------------------------------- > -- GMX ProMail mit bestem Virenschutz http://www.gmx.net/de/go/mail +++ Empfehlung der Redaktion +++ Internet Professionell 10/04 +++ --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

