Saya sedikit terkejut membaca ASIAN OIL & GAS edisi Sep/OCT 2004, di hal
17, disebutkan bahwa actual production Malaysia tahun 2002 adalah 37 mt
oil dan 47.9 bcm gas dan forecast 2004 menjadi 43.1 mt dan 60.6 bcm.
Dibandingkan dengan INDONESIA di halaman yang sama actual 2002 : 26.7 mt
oil ; 13.0 bcm gas dan forecast nya hanya 27.8 mt ; 14.0 bcm untuk 2004.
Jadi, produksi Malaysia lebih besar dibanding Indonesia?
Mungkin Vicky atau Herman bisa memberi wawasan lain
Salam,
Yudie ISKANDAR
hermawan joko sutrisno <[EMAIL PROTECTED]>
09/12/2004 12:55 PM
Please respond to iagi-net
To: [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject: Re: [iagi-net-l] Total Produksi Minyak Indonesia
Hal tsb menjadi perhatian serius dalam simposium IATMI awal Desember
kemarin. Dalam diskusi panel antara pihak Dirjen Migas, Menteri ESDM,
anggota DPR (Komisi berapa saya lupa), Menristek dan para praktisi
perminyakan, kemudian tercetus satu keinginan untuk menjadikan satu ukuran
kapan kita (Indonesia) mulai jadi net importir.
Ini akan berdampak besar karena kalau posisi kita sebagai net importir,
keluar dari OPEC merupakan satu keputusan yang harus diambil dengan
pertimbangan matang. Sebab, negara2 pemberi utang (termasuk Bank Dunia,
bank2 ASIA dan mungkin juga IMF), bakal berpikir ulang karena mereka
berpikir bahwa minyak masih dipercaya sebagai jaminan penmbayaran utang.
Kalau kita sudah impor, lha piye?
Masalah juga muncul saat ada pertanyaan apakah kita hanya menghitung
minyak saja atau kita juga menghitung gas setelah jadi barrel oil
equivalen?
Denger2 sih mau dibentuk satu komisi khusus yang terdiri dari instansi2 yg
berkaitan dengan migas untuk melakukan studi, malah dasar hukumnya mau
dibuatkan SK menteri. Mungkin para ahli geologi kita bisa juga urun rembug
di sana.
Yang pasti, eksplorasi harus lebih digiatkan terutama ke Indonesia Timur.
Kalau kata orang kita punya lebih dari 60 basin, maka jalan ke arah sana
mutlak dilanjutkan.
Ada yg mau nambah?
Hermawan
Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Aku sudah lebih 10 tahun kerja di perminyakan tapi masih juga punya
pertanyaan bego.
sorry .....
Kita kan menggunakan production sharing contract antara kontraktor
dengan Negara Indonesia (sebagai Host country) ... Nah, ...yang
dimaksud jumlah "produksi minyak Indonesia" itu apakah murni hanya yg
menjadi bagian Indonesia, ataukah minyak total yg dihasilkan oleh
lapangan migas yg ada di Indonesia sih ?
Terus net importir / exportir itu dihitung dari angka yg mana ?
RDP
--
my blog :
http://putrohari.tripod.com/Putrohari/
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.