> Arief Bener juga ya , yang hedbat Belanda-nya , padahal kalau ndak salah waktu itu Aceh masih melawan Si Kape ini.
Si - Abah yg hebat bukan indonesianya pak tapi belandanya > > > arief > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, February 02, 2005 2:15 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] Krakatau 1883 : Lethal Tsunami > > >> > Pak Awang > > Kali ini Anda sangat puitis , tersentuh apakah Anda ??? (heheheh). > Ada ceritera lucu juga mengenai Krakatoa ini (mungkin ada juga yg > tahu) , yaitu dulu pernah ada film dengan judul "Krakatoa EAST of > Java". Ceriteranya saya lupa , nonton dimanapun saya lupa. > > Kembali kepada tsunaminya sendiri , apakah volume piroklastik > yang dihembuskan oleh Krakatoa itu sama atrau paling tidak juga > digambarkan oleh volume kaldera yang terbentuk setelah itu ? > > Difikir fikir hebat ya Indonesia 1883 terjadi letusan Krakatoa > 1885 mulailah era eksplorasi minyak di Telaga Said, cuma beda dua > tahun lho. > > Si Abah . > > Krakatau bukan gunungapi biasa, namanya indah, melegenda, ditemukan di >> banyak buku2 di seluruh dunia, menggores kenangan pahit bencana >> katastrofik. Beposisi di tengah2 Selat Sunda, tepat muncul di titik >> potong >> dua sistem sesar besar Sumatra dan Jawa, di wilayah kerak teregang >> tempat >> Sumatra dan Jawa berpisah. Kalau letusannya begitu paroxysmal, geologi >> tak >> akan susah mencari jawabannya mengapa. >> >> Adalah killer wave, tsunami, yang membunuh lebih dari 36.000 penduduk >> Lampung dan Banten saat Krakatau meletus dahsyat 26-27 Agustus 1883. >> Baca >> saja di semua buku top record world's natural disaster, pasti Krakatau >> selalu duduk di tiga besar, kalau bukan di puncaknya. Ini tentu tipe >> tsunami yang lain daripada yang terjadi di Aceh dan wilayah Asia Selatan >> - >> Afrika Timur 26 Desember 2004 lalu. >> >> Yokoyama (1981) - Journal of Volcanology and Geothermal Research vol. 9, >> menulis bahwa tsunami terbesar letusan Krakatau terjadi saat ejecta >> menta >> - piroklastika yang diletuskan Krakatau kembali jatuh ke laut Selat >> Sunda, >> luar biasa volumenya (18 km3, tulis Verbeek, 1885), sehingga >> mendangkalkan >> perairan Selat Sunda seketika, bahkan rempah2 volkanik itu membentuk dua >> pulau baru, Calmeyer dan Steers, yang tiba-tiba muncul dalam semalam. Di >> buku terlengkap tentang erupsi Krakatau 1883 ini (Simkin dan Fiske, >> 1983) >> ada peta Selat Sunda sebelum dan sesudah letusan Krakatau. >> Membandingkannya, ada pulau yang hilang, ada pulau baru yang muncul, ada >> jurang laut baru, ada daratan dan dangkalan baru dll. Benar2 berubah >> drastis dalam semalam...Maka, air laut Selat Sunda, mau tak mau mesti >> berpindah tempat dalam semalam itu, memberikan tempatnya buat semua >> hujan >> "kiamat" piroklastika itu. Kemana gelombang berpindah, kalau bukan ke >> Banten dan Lampung. Lalu tersapulah lebih dari 100 desa ne >> layan di >> pantai2 Banten dan Lampung oleh gelombang tsunami 30-40 meter >> menewaskan >> lebih dari 36.000 jiwa. Tahun 1970-an ada film "Krakatau" (Sandi Suardi >> Hassan), yang pernah menyaksikannya, tentu bisa merasakan saat-saat >> penuh >> gejolak Bumi dan kegelisahan manusia saat itu (kebetulan saya >> menyaksikannya waktu masih jadi anak SD pas ada layar tancap 17 >> Agustus-an di kelurahan lain, bukan di kelurahan sendiri..he2..). Kalau >> tertarik dengan semua sisik-melik historis, geologis, sosial, erupsi >> Krakatau, buku Simon Winchester (2002) : "Krakatoa : the day the world >> exploded" dengan sangat detail menggambarkannya. >> >> Kalau kelak Gn. Krakatu meletus lagi (semoga tidak dalam waktu dekat >> ini, >> karena saat ini komposisi magma-nya belum riolitik lagi seperti 1883 - >> terjadi siklus magma yang paralel dengan kegiatan erupsi di gunung ini), >> maka tsunami dari Krakatau ke Jakarta butuh waktu 2,5 jam dan memukul >> pantai Jakarta dengan gelombang hampir setinggi 2.0 meter (ini dulu, >> saat >> induk Krakatau yang meletus, kalau anaknya sekarang meletus, >> kelihatannya >> ejecta mentanya tak sebesar induknya). >> >> Tulisan ini hanya mengingatkan saja, bahwa di Indonesia, di negeri kita >> tercinta, telah terjadi dua jenis tsunami dengan asal-muasal yang >> berbeda >> tetapi yang sama-sama menduduki the world's top record of the worst >> natural disaster : tsunami Krakatau 1883 dan tsunami Aceh 2004. Be >> aware... >> >> Salam, >> awang >> >> __________________________________________________ >> Do You Yahoo!? >> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around >> http://mail.yahoo.com > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy > Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > [EMAIL PROTECTED]), > Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy > Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

