Pertanyaan Mas Iwan sama persis sama saya yang saya kirim lewat japri....

Mas Dedi

Saya kok masih bingung ya...?

apa hubungannya antara stress yang menyababkan drilling induced fracture yang 
lebih karena drilling  mechanic dengan regime tektonik yang berlaku 
di tempat itu...?

kalau kita drilling secara vertical tentu stress yang disebabkan oleh 
drilling  mekanik adalah dari  atas ke bawah (karena arah bit adalah atas 
ke bawah dan arah semprotan mud dari atas kebawah juga...)..sedang stress 
yang disebabkan oleh tektonik memang berhubungan dengan regime di daerah 
tersebut di bor ...

Nah yang jadi pertanyaan ...
apakah stress yang disebabkan regime tektonik akan mempengaruhi penentuan 
arah drilling induced fracture atau tidak...? 
atau arah drilling induced fracture hanya dikontrol oleh stress dari 
drilling mechanic saja...

Terima kasih sebelumnya 

Regards

Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G 
0542- 533852






[EMAIL PROTECTED]
25/02/2005 02:50 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     <[email protected]>
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] Fwd: Geomechanic



Mas Dedi,

saya pengen tanya ,
Drilling induced fracture dan natural fracture tidak saling mempengaruhi
orientasinya. Karena keduanya disebabkan dua hal yg berbeda. Yg satu oleh
present day stress dan yg lain oleh tektonik/paleostress. Artinya 
orientasi

natural fracture bisa sejajar dgn drilling induced fractures bisa juga
tidak.

Bukannya drilling induced stress itu penyebabnya karena faktor gangguan
akibat drilling (mud weight, bit, etc), sehingga arahnya seringkali tidak
sesuai dengan regional present day horizontal stress dan relatif acak?
Bukannya horizontal present day stress justru bisa kita lihat dari 
borehole
elongation (arah max tegak lurus dengan sumbu terpanjang breakout?). Kalau
fracture (fault juga) saya setuju sebagai produk paleo stress, yang memang
arahnya tidak berhubungan langsung dengan arah present day stress, tetapi
akan berpengaruh mengubah orientasi stress didekat fault
tersebut............kali saya salah ya, tapi itu dulu pola yang kita
dapatkan di Kutei basin.....





  
                    Dedi Juandi  
                    <[EMAIL PROTECTED]       To: [email protected]    
 
                    d.slb.com>                  cc:   
                                                Subject:     Re: 
[iagi-net-l] Fwd: Geomechanic 
                    02/24/2005 03:15 PM  
                    Please respond to  
                    iagi-net  
  
  




Pak Ferdinand,

Drilling induced fracture dan natural fracture tidak saling mempengaruhi
orientasinya. Karena keduanya disebabkan dua hal yg berbeda. Yg satu oleh
present day stress dan yg lain oleh tektonik/paleostress. Artinya 
orientasi

natural fracture bisa sejajar dgn drilling induced fractures bisa juga
tidak.

Cuma memang orientasi drilling induced fractures akan mempengaruhi
efektifitas natural fractures sbg conduit fluida (permeability). Artinya
dalam karakterisasi natural fracture (pada fractured reservoir),
fracture-fracture akan tetap terbuka bila strike-nya sejajar dengan arah
maximum present day stress (arah drilling induced fractures pada vertical
well). Sedangkan sebaliknya fracture2 yg strikenya tegaklurus arah maximum
present day stress akan cenderung tertutup.

Sbg catatan pada verical well tidak selalu stress paling besar dari atas 
ke

bawah. Tergantung pada regime tektonik yg berlaku di area tempat well itu
di bor. Stress paling besar dari atas ke bawah berlaku utk regime tectonic
normal fault (ekstensional). Sedangkan pada regime tectonic strike slip 
dan

reverse fault, stress paling besar berarah horisontal.

Benar orientasi drilling induced fracture akan berubah arah dipping well
dan kemiringan lubang bor (well deviation). Sehingga pada deviated well
kita tidak bisa menganggap maximum present day stress sama dengan 
orientasi

drilling induced fracture lagi.

Rgds,
Dedi





At 02:32 PM 2/24/2005, you wrote:

>Mas Dedi
>
>ada hal yang saya masih kurang jelas dengan kalimat ini
>
---------------------------------------------------------------------------------------------------

>Drilling induced selalu mempunyai prefered orientation seperti halnya
>breakout....dan Khusus pada sumur vertikal  biasanya drilling induced
>fractures
>merepresentasikan arah maksimum dari horizontal present day
>stress,sedangkan breakout merepresentasikan arah minimum horizontal
>present day
>
---------------------------------------------------------------------------------------------------

>
>Apakah drilling induced fractured itu terpengaruh juga oleh pola natural
>fractured atau benar - benar hanya dikontrol oleh drilling mechanic...?
>
>mis : di vertical wells karena stress paling besar dari atas ke bawah
>(dari bit dan sirkulasi mud ) maka menyebabkan  drilling induced 
fractured
>akan memiliki dip yang cenderung vertical terlepas dari arah natural
>fracture yang ada...atau tetap ada kontrol dari natural frature yang ada
>sehingga drilling induced fractured akan mengikuti pola natural
>fracture...?
>
>kalau ternyata hanya dikontrol dengan adanya drilling mechanic tentu
>orientasi drilling induced  fracturenya juga akan berubah dengan arah
>dipping dari well
>
>
>Regards
>
>Ferdinandus Kartiko Samodro


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
[EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------






---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy 
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke