mengenai point 1 '
memang daerah punclut dialasi oleh breksi dan lava yang sifatnya pejal dan
sedikit mengandung porositas....
1. Pernah tidak dilakukan survey kalau memang "dialasi" berarti ada
formasi yang diatas breksi tersebut...nah apakah formasi yang diatas
breksi itu tidak bisa menjadi formasi yang bisa menjadi recharge untuk
airtanah .....? Paling tidak air tanah dangkal / menengah
2. Pernah tidak dilakukan study...kalau memang bukan daerah punclut /
utara bandung yang menjadi recharge area lalu daerah mana yang merupakan
recharge area untuk bandung sehingga ada tindakan lebih lanjut untuk
mempreserve daerah tersebut sebagai daerah recharge..
3. Pernah tidak dilakukan study apakah pembangunan di utara bandung yang
notabene lebih tinggi daripada daerah selatannya tidak membuat jumlah
limpasan air permukaan ke daerah selatan lebih besar...dan karena area
yang terbuka makin sedikit maka air juga makin lambat masuk ke dalam tanah
dan menyebabkan genangan...? (kasus jakarta dan bogor, apalagi dengan
sistem kota bandung yang berada di cekungan....bisa bisa bandung bukan
Bandung lautan api ...tapi Bandung lautan banjir....)
Regards
Ferdi
(kalau jum'at sore, jam kok bergerak lebih lambat ya...??)
Ariadi Subandrio <[EMAIL PROTECTED]>
25/02/2005 10:06 AM
Please respond to iagi-net
To: [email protected]
cc:
Subject: RE: [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139 hilang
tertimbun longsoran
sampah
Beberapa poin yang dinyatakan IAGI Pengda Jabar-Banten dalam penjelasan
tentang Bandung Utara kepada publik tempo hari a.l :
1. Secara hidrogeologi, daerah Punclut dialasi oleh Formasi Cikapundung
yang berupa Breksi dan Lava yang sifatnya pejal dan sangat sedikit
mengandung porositas, sehingga dianggap bukan merupakan recharge area yang
bagus untuk air tanah regional.
2. Tidak ada rekomendasi yang dikeluarkan oleh IAGI Jabar-Banten mengenai
"bisa-tidak"nya kawasan itu dipakai daerah pemukiman; yang ada kesimpulan
hasil diskusi yang menyatakan daerah tersebut bukan daerah recharge area
yang bagus.
3. Prinsip dasar saintifik yang dipegang oleh professional IAGI, termasuk
kawan-kawan IAGI Jabar-Banten: "tell the scientific truth" walaupun sakit
dan bertentangan dengan pendapat umum.
Barangkali Bang Lambok bisa memberikan penjelasan lebih banyak tentang
Bandung Utara.
ar-
"O.K Taufik" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:jadi nyambung ke perumahan di
bandung utara, sebenarnya saat ini lagi rame-ramenya izin peruntukan
perumahan di Bandung Utara, Punclut, dago Pakar dan sekitarnya, khusus
untuk punclut ada tark menarik kepentingan antara Pemda jabar dan Pemkot
bandung, pemkot beralasan mereka tak punya dana untuk penghijauan utara
bandung..jadinya diserahkanlah ke pengusaha untuk kawasan wisata yg hijau
sebagai rencana reboisasi, kawasan wisata??? atau perumahan??, biasanya
mereka akan ubah aturan jadi kawasan perumahan..lihatlah apa yg terjadi di
dago Pakar resort, habis sudah lahan hijau untuk perumahan. Bapak-bapak
dari DGTL sudah mengingatkan bahwa potensi air untuk bandung dan
sekitarnya 80% ada di kawasan utara tersebut..tetap saja masukan dari para
ahli geologi dan protes para moralis tak digubris, dan pengerjaan proyek
tersebut berjalan terus, mumpung momentnya ada sebaiknya kita bisa lebih
gencar mendesak pemkot untuk memperhatikan aspek geolo
gi bagi
pembangunan kawasan.
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, February 25, 2005 7:09 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139 hilang tertimbun
longsoran sampah
kalau sudhon saja..
pemda taruh TPA di dago...biar perumahan di dago pada pindah entar lalu
dibuat vila buat pejabat pemda....
Regards
Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G
0542- 533852
"O.K Taufik"
25/02/2005 06:53 AM
Please respond to iagi-net
To:
cc:
Subject: RE: [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139 hilang tertimbun
longsoran
sampah
He..he.. mas Noor, masih inget rupanya salah kaprah pemda bandung dulu,
kita dulu tak habis pikir bagaimana keputusan untuk TPA ada di dago, semua
pihak sudah protes, institusi dan masyarakat..perumahan dosen juga di atas
sana, Pak Sampurno dll juga suka mengeluhkan .boro-boro mau menghirup
udara pagi yg segar, malah bauk sampah yg kecium. Belum lagi saat
pengangkatan sampah ke dago yg melalaui jalan-jalan utama...harum jadinya
sekitar dago, kalau nggak salah TPA itu ditutup saat Suharto mau datang ke
bandung untuk meresmikan hutan lindung Ir.H.Juanda.jadi bukan alasan
teknis.
Sebagai catatan saja, pemda jabar adalah pemda terkorup di indonesia.
-----Original Message-----
From: Noor Syarifuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, February 25, 2005 3:15 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139 hilang tertimbun
longsoran sampah
Ferdi,
Ke-tolol-an (maaf) Pemda Bandung sudah terkenal dari dulu banget, asal
tahu
aja dulu TPA-nya mereka adalah di Dago Pakar yang dikenal secara umum
sebagai zona peresapan air buat cekungan Bandung...jadi kebayang khan
potensi adanya pencemaran air tanah di cekungan tsb akibat penimbunan
sampah
di hulunya.....
Makanya saya mendorong PP IAGI untuk membuat tim kasus ini dan memberi
'pelajaran' ke mereka, karena kali ini korbannya gak main-main (banyak dan
rakyat yang sama sekali gak berdosa ....)....
----- Original Message -----
From:
To:
Cc:
Sent: Thursday, February 24, 2005 7:38 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139 hilang tertimbun
longsoran sampah
> yang lebih lucu lagi
> bikin penampungan sampah di bukit di atas tempat penduduk.....enggak
usah
> longsor ..kan kalau hujan, sampah dan air yang mengalir akan langsung ke
> arah pemukiman...
>
> Regards
>
> Ferdinandus Kartiko Samodro
> TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
> DKS/TUN/G&G
> 0542- 533852
>
>
>
>
>
>
> [EMAIL PROTECTED]
> 24/02/2005 08:27 PM
> Please respond to iagi-net
>
>
> To:
> cc:
> Subject: RE: [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139
hilang
tertimbun longsoran
> sampah
>
>
>
> Yang saya lihat dan dengar di Metro TV berdasarkan diskusi dengan
seorang
> ahli lingkungan, penyebabnya adalah gas methane yang dihasilkan oleh
> bakteri anerob di timbunan sampah yang telah berumur 15 tahun, sehingga
> jumlah gas methane yang terbentuk cukup besar, sehingga ketika ada
sumber
> api, terjadilah ledakan yang mengakibatkan terbentuknya "kawah" ditengah
> tumpukan sampah tsb (saya sendiri kaget waktu lihat ukuran "kawah"
> tersebut
> yang di shoot dari helikopter). Karena Letak sampah dengan dengan
tebing,
> akibatnya sampah terdorong kearah tebing dan meluncur kearah perumahan
> penduduk..........Yang menarik adalah, si pakar bilang kalau mereka
telah
> menyampaikan potensi bahaya tsb sebelumnya kepada pemda bandung dan
> Cimahi,
> tapi "seperti biasa" tidak ada tanggapan...
>
>
>
>
> "Riyadi, Slamet S"
>
>
> liton.com> cc:
> Subject: RE:
> [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139
> 02/24/2005 08:43 AM hilang tertimbun
> longsoran sampah
> Please respond to
> iagi-net
>
>
>
>
>
>
>
> Bukankah pencetusnya gas methane?
>
> Karena pengakuan salah satu warga bilang: "dimulainya dengan ada ledakan
> seperti 'api meteor', sehingga terjadi longsoran?"
> selain faktor slope stability yang "kritis" tentunya?
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: Iwan Nugraha [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>
> Sent: Thursday, February 24, 2005 9:10 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Fwd: Bandung: 8 tewas, 139 hilang tertimbun
> longsoran sampah
>
>
> Mungkin "bencana" ini dapat di prediksi sebelumnya kalau ada ahli
> geologi teknik atau Geologi tata lingkungan yang konsen dengan tempat2
> rawan "kestabilan lereng" nya, sehingga apabila menurut perhitungan
> sudah mencapai titik bahaya, maka sebagai geologist kita bisa memberikan
> warning atau langsung disosialisasikan kepada pemerintah yang
> bertanggung jawab dan masyarakat yg akan terkena dampaknya. Sehingga
> bencana / korban yang tidak dapat dihindari dapat di minimalisasi.
> Memang mungkin idealnya apabila sudah memilih sebagai geologist sebagai
> jalan hidup tentunya proses2 alam, gejala dan akibatnya sudah menyatu
> mendarah daging, sehingga ilmunya dapat bermanfaat bagi kantor tempat
> bekerja, keluarga dan masyarakat sekitarnya.
>
>
> (bukankah peta kestabilan lereng biasanya sudah ada ?, ... mungkin
> perlu di update kembali)
>
>
> Wassalam
>
> Nataniel Mangiwa wrote:
> Satu lagi bencana alam yang merenggut nyawa..
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: radityo djadjoeri
>
> Date: Mon, 21 Feb 2005 04:13:32 -0800 (PST)
> Subject: Bandung: 8 tewas, 139 hilang tertimbun longsoran sampah
> To: [EMAIL PROTECTED]
>
>
> Bandung: 8 tewas, 139 hilang tertimbun longsoran sampah
>
> Delete-------
>
> This message and any attached files may contain information that is
> confidential and/or subject of legal privilege intended only for use by
> the
> intended recipient. If you are not the intended recipient or the person
> responsible for delivering the message to the intended recipient, be
> advised that you have received this message in error and that any
> dissemination, copying or use of this message or attachment is strictly
> forbidden, as is the disclosure of the information therein. If you have
> received this message in error please notify the sender immediately and
> delete the message.
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
> Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> [EMAIL PROTECTED]),
> Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
> Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Sports - Sign up for Fantasy Baseball.
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------