Boleh juga pak idenya. Beberapa sumur di sini yang diyakini diproduksi dari
coral debris memang menunjukkan performa yang bagus. Kesulitannya adalah
memprediksi penyebarannya, karena tidak terlihat dari seismik dan juga
karena ternyata coral sendiri tidak begitu banyak berkembang.



                                                                                
                           
                      Awang Satyana                                             
                           
                      <[EMAIL PROTECTED]        To:       [email protected]   
                            
                      oo.com>                                                   
                           
                                               cc:                              
                           
                      04/14/2005 01:17                                          
                           
                      PM                       Subject:  Re: [iagi-net-l] 
Drowned Carbonate Platform       
                      Please respond to                                         
                           
                      iagi-net                                                  
                           
                                                                                
                           
                                                                                
                           




Bagaimana kalau mencoba play reefal "re-deposited carbonate" (debris reef)
yang terletak di antara reef yang drowned di downdip-nya dengan reef yang
karstified di updip-nya, yang condensed section-nya onlap di downdip-nya.
Re-deposited carbonates akan membuka peluang porositas yang baik karena
efek kompaksi berkurang. Sebuah oil company yang bermain di Jawa Timur
telah membuktikan konsep ini. Siapa tahu berlaku di selatan Sunda Basin
selama ada clinoform dari shelf ke slope.

salam,
awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:

Dalam banyak kasus, justru lapisan yang berada di atas suatu drowned
platform adalah condensed section, seperti yang telah disebutkan Pak Awang.
Kemunculan shale yang tebal mungkin terjadi karena perubahan lingkungannya
menjadi laut yang lebih dalam. Yang artinya kenaikan muka air laut masih
berlanjut setelah sang platform tenggelam.
Jika tidak, bisa saja akan dilanjutkan dengan pertumbuhan koloni reef atau
alga yang lain, sehingga dalam satu tubuh build up ada beberapa drowning
events. Dan saya kira hal ini banyak ditemukan dalam sekuen karbonat yang
berumur Miosen Awal di Indonesia.

Bagian teratas dari suatu build up memang pantas untuk di tes. Seperti yang
Mas Paulus katakan potensinya untuk mengalami karstifikasi jika terekspose
memang lebih tinggi, atau setidaknya mudah mengalami leaching oleh rain
water. Yang masih mengganggu pikiran saya adalah bagaimana dengan lokasi
lain yang kemungkinan karstifikasinya kecil, model atau play yang bagaimana
yang mungkin di aplikasikan.

salam,
-sw-



---------------------------------
 Do you Yahoo!?
 Yahoo! Small Business - Try our new resources site!





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke