Sebab lingkungan carbonate platform sedimentation di Sunda Basin lain dengan di 
East Java Basin maka koral jarang di Sunda Basin. Sebenarnya, membandingkannya 
tidak persis sama sebab Kujung-Prupuh reefs bukan age-equivalent Baturaja di 
Jawa Barat, Sunda, Sumatra Selatan. Sebenarnya, kalau lingkungannya mendukung, 
Baturaja bisa lebih kaya akan koral dibandingkan Kujung sebab biota koral 
tumbuh subur mencapai puncaknya di Miosen Akhir, bukan di Miosen Awal ala 
Kujung I/Prupuh. Hanya, kebanyakan Baturaja karbonat di cekungan2 Jawa Barat, 
Sunda, dan Sumatra Selatan tumbuh di lingkungan yang low energy di shelf. 
Sedangkan, bandingan saya untuk reefs di Banyu Urip, Sukowati, Mudi, Jeruk, BD 
itu adalah pinnacle reefs yang memang kaya koral.
 
Seumur dengan Baturaja tetapi di lingkungan yang lebih mendukung untuk koral 
tumbuh adalah Late Miocene Kais reefal carbonate di Salawati Basin. Ciri di 
seismik untuk re-deposited carbonate biasanya punya internal character yang 
chaotic, tetapi batas build-up cukup jelas dengan reflectors di sekitarnya yang 
onlap terhadap tubuh build-up.
 
salam,
awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:

Boleh juga pak idenya. Beberapa sumur di sini yang diyakini diproduksi dari
coral debris memang menunjukkan performa yang bagus. Kesulitannya adalah
memprediksi penyebarannya, karena tidak terlihat dari seismik dan juga
karena ternyata coral sendiri tidak begitu banyak berkembang.





__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke