"Wallacea" adalah nama wiilayah dalam ilmu zoogeography, yaitu suatu wilayah di 
antara garis Wallace dan garis Weber, atau meliputi pulau2 Sulawesi, Halmahera, 
dan Nusa Tenggara di selatannya. Di sinilah hewan2 endemik Indonesia berada. 
Mereka menjadi endemik dan "primitif" karena barrier yang tak bisa mereka 
sebrangi. Tentu, gampang ditebak, bahwa istilah Wallacea berasal dari Alfred 
Russel Wallace, naturalist Inggris, kawan Darwin, yang pernah menjelajah SE 
Asia dan menemukan teori evolusi via seleksi alam di Halmahera dalam waktu yang 
bersamaan dengan saat Darwin menuliskan laporan penjelajahannya di Inggris sana.
 
Junghuhn dan danau purba Bandung
 
Di bukunya itu, Junghuhn mencatat beberapa cekungan berair ditemukan di sekitar 
Bandung, saat itu tahun 1840-an. Ini adalah sisa2 cekungan berair saat Bandung 
sekarang tenggelam di Danau Bandung. Bahkan, menurut catatan seorang pelancong 
bernama Forbes tahun 1866, orang masih menemukan kawanan badak (tentu bercula 
satu - Rhinoceros sondaicus) berkubang di daerah Cisitu sekarang (maka namanya 
Cisitu - air danau artinya). 
 
Junghuhn tidak tahu bahwa Bandung dulunya danau sebab pengetahuan itu baru 
merebak ramai mulai awal tahun 1920an dan pertama dipopulerkan oleh Reitsma dan 
Hoogland lewat bukunya yang ditujukan bagi para wisatawan yang mengunjungi 
Bandung (Reitsma and Hoogland, 1921 : Gids van Bandung en omstrekken). Nah, 
barulah oleh van Bemmelen (1936) sejarah danau Bandung diulas habis. Lalu oleh 
Th. H.F. Klompe (1956) digali dan dipopulerkan lagi. Pak Koesoemadinata (1979) 
pun pernah menulis ini lewat tulisannya "Sangkuriang : Antara Sasakala dan 
Kenyataan Geologi"
 
Geologist2 Belanda di tahun2 itu sangat terobsesi dengan legenda danau Bandung 
ini. Yang paling ekstrim adalah Klompe sebab di surat wasiatnya dia minta abu 
jenazahnya ditebarkan dibagi dua : satu di Kawah Ratu Tangkuban Perahu, satu di 
aliran Sungai Citarum. Dua buah geografi yang sarat dengan legenda Sangkuriang 
dan perubahan geologinya.  Apakah testamennya ini jadi dilaksanakan, tentu Pak 
Koesoemadinata bisa bercerita banyak. 

Nah, mencatat adalah penting, entah itu berguna atau tidak. Banyak terbukti 
ternyata, bahwa catatan2 itu penting. Catatan Junghuhn tentang banyaknya 
cekungan2 air di Bandung mungkin tidak penting pada zamannya, tetapi ternyata 
menjadi sangat penting hampir 100 tahun kemudian.
 
Tulislah  !
 
salam,
awang 
 

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Sports -  Sign up for Fantasy Baseball.

Kirim email ke