Kang Awang,
meskipun kuliah sampe 7 tahun (ada pemeo pengalaman S1 7 tahun - maksudnya
S1 selama 7 tahun), tetap saja lulusannya disebut bachelor degree, karena
memang namanya jenjang pendidikannya S1. Setahu saya, mulai tahun 2000
(Kurikulum 2000) jenjang S1 bisa selesai dalam waktu 4 tahun, untuk di
bidang sosial malah ada yang 3,5 tahun bisa selesai.
Di luar negeri, Jepang misalnya, pendidikan S1 ditempuh dalam waktu 4 tahun,
sistem yang digunakan tidak berbeda jauh dengan di IPB, tahun 1 - 3 kuliah,
tahun 4 melakukan penulisan skripsi dibawah bimbingan prof dan mereka masuk
ke lab prof tersebut, sehingga selama setahun itulah mereka full melakukan
penelitian (meski pada kenyataannya hanya 4 - 5 bulan saja ada di lab) dan
lulus bersama-sama. Pengamatan saya di Indonesia yang sistem SKS, yang
katanya dapat selesai lebih cepat, malah lebih banyak mahasiswa selesai
lebih dari 4 tahun.
Lulusan S1 dari Indonesia, ada juga yang dapat ikutan program S3, biasanya
alasannya tema penelitian cukup baru dan dianggap mampu untuk jenjang S3,
tapi ada juga yang sudah S2 harus S2 kembali baru kemudian S3, alasannya
bidang mahasiswa tidak sama dengan bidang yang teliti prof-nya.
salam,
budhi setiawan
----- Original Message -----
From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, May 30, 2005 2:42 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] register now !
Pertanyaan dasarnya, mengapa S1 kita yang rata2 kuliah 5 tahun itu
disamakan dengan "bachelor" kalau mau ambil sekolah di LN ? Di LN, dalam 5
tahun itu ya sudah lewat bachelor dan master umumnya. Seorang lulusan S1
di Indonesia karena dianggap bachelor maka mesti sekolah 2 tahun lagi
untuk sampai master, maka jadinya 7 tahun untuk bachelor + master.
Anehnya, seorang Drs di Belanda (S1 di Indonesia) bisa mengambil langsung
PhD, tanpa perlu master-masteran dulu, nah kok S1 Indonesia yang sistem
pendidikannya diwarisi dari Belanda tidak bisa ??!
Lalu, sekolah2 di Indonesia pun ternyata ikut-ikutan "mendowngrade" kan
lulusan S1nya, dengan menganggap mereka bachelor kalau mau ambil S2
(master/magister).
Apakah mutu S1 kita itu = mutu bachelor di LN ? Saya tidak percaya.
salam,
awang (tetap S1)
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------