Pak Awang

kalau  hcnya cukup (dan ada trap yang bagus tentunya ) maka ada 
kemungkinan setelah mengisi hc di sandnya maka hc akan mulai mengisi di 
limestone di bawahnya ...
oleh karena itu akumulasinya jadi besar sekali ( seperti cepu...?)
dengan adanya bukti bahwa ada "trace" hc di limestone menunjukan bahwa 
limestone tersebut cocok untuk jadi reservoir karena mampu mentransfer hc 
ke clastic di atasnya 


saya belum mengerti dengan statement 

Sebenarnya secara kemudahan migrasi, karbonat lah yang akan terisi dulu 
baru pasir. Tetapi untuk terisi itu, karbonat harus porous dan punya 
topseal.

Bisa diterangkan kenapa terjadi seperti itu....?   apakah dengan asumsi 
adanya secondary porosity seperti fracture ? sementara kan kalau kita cuma 
mengandalkan primary porosity umumnya porosity (dan atau permeability ) di 
limestone kan lebih buruk daripada di sandstone (cmiiw)
apakah ada contoh limestone tanpa fracture yang cukup besar 
mengakumulasikan hc...?
kalau limestone di jawa timur gimana ya....? apa cukup dengan sistem 
intergranular atau  tetap dengan ada secondary porosity seperti 
fracture...?

Regards

Kartiko-Samodro
Telp : 3852





Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
31/05/2005 04:17 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     [email protected]
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] apa selalu limestone di bawah sand


Ada, beberapa sumur, misalnya KE-11 di Madura Strait, tetapi sands di situ 
telah bertindak sebagai thief beds terhadap akumulasi yang semula ada di 
karbonat bawahnya. Di karbonat sisa oil indication saja sementara 
sandstone di atasnya mengandung HK. Maka, peranan topseal di atas karbonat 
dalam hal ini menjadi penting. Atau, karbonatnya terlalu tight dibanding 
batupasir di atasnya, sehingga oil lebih suka mengisi pasir. Biasanya, 
dalam kasus ini, mature source rocks di downdip berada lebih dekat dengan 
karbonat dan jauh dari batupasir. Carried beds-nya adalah onlap beds pada 
karbonat atau beberapa streak pasir di bagian atas karbonat. Sebenarnya 
secara kemudahan migrasi, karbonat lah yang akan terisi dulu baru pasir. 
Tetapi untuk terisi itu, karbonat harus porous dan punya topseal.
 
salam,
awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:
Pak Awang 

apa ada contoh misalnya ada limestone yang diatasnya ada formasi clastic 
full dengan hc sementara limestonenya sendiri dry...?

Regards

Kartiko-Samodro
Telp : 3852



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke