Mengenai cost memang relatif dan disangga oleh paramater ekonomi yang
lainnya (reserve, prod cost, dll) sehingga masih ada keuntungan. Untuk
penambangan dgn nisbah kupas rendah umumnya cukup mapping dan drilling
dgn spasi yang optimum namun untuk nisbah kupas yang tinggi dan/atau
tambang dalam, paduan metoda seismik dan pemboran ini lebih ekonomis
daripada hanya pemboran saja. 
Di bbrp tempat juga pernah dicoba dengan metoda lain spt resistivity
profiling & magnetic untuk eksplorasi batubara pada area dimana metoda
konvensional sulit dilakukan misalnya spt mendeteksi kehadiran batuan
beku (sill/dyke, lava/intrusion) di sekitar deposit batubara.


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, June 09, 2005 3:51 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] geophysicist di mining co. (Berapa jumlah
geoscience di perusahaan anda?)


ok, terimakasih. pertanyaan (terakhir) nih, apa nggak terlalu besar
anggaran/dana utk akuisisi data seismik ini dibandingkan dg
'perolehan'-nya
nanti? maaf, setahu saya, kalo pakai prinsip ekonomi, utk cari batubara
dulu, bukankah cukup dg pemetaan permukaan saja, terus ditambah beberapa
pemboran dangkal utk lebih dipercaya jumlah cadangannya. terus, tinggal
ambil deh.

kalo pakai seismik segala, berapa persen dananya? apa nggak mengurangi
keuntungan jualan batubaranya?

salam,
syaiful



 

                    "Pranoto,

                    Imanuel W"           To:     <[email protected]>

                    <[EMAIL PROTECTED]       cc:

                    min.com>             Subject:     RE: [iagi-net-l]
geophysicist di mining co. (Berapa jumlah   
                                          geoscience di perusahaan
anda?)                                          
                    06/08/2005

                    05:39 PM

                    Please respond

                    to iagi-net

 

 





Betul mas utk batubara. Akuisisi data dilakukan oleh kontraktor dgn
Mini-SOSIE method. Karena masih trial spasi antar lintasan 500m dan
totalnya 5000-an km dan data terambilnya maks 600m meski target coal
seam ada di 300m.


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, June 08, 2005 10:26 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] geophysicist di mining co. (Berapa jumlah
geoscience di perusahaan anda?)


wah, ini yg menarik lagi. mas noel, apakah sedang mencari batubara
(arutmin)?
apakah juga seismiknya (high resolution?) sama dg di migas? maksud saya,
akuisisi data dan hasilnya?
kalo ya, berapa jauh/lebar spasi antar lintasannya? berapa dlm
(sub-surface) data yg diambil?

maaf, banyak tanya, ingin tahu sih.

salam,
syaiful







---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke