Iwan, 1. Pernah terjadi beberapa kali pengangkatan : (1) Early-Late Eocene (yang mengendapkan pasir kasar Sujau), (2) Oligo-Miosen (yang mengendapkan pasir Tempilan), (3)awal Miosen Akhir (yang memulai siklus delta di Tarakan, dimulai dengan pasir kasar Latih dan Meliat), dan (4) Plio-Pleistosen. Dua yang terakhir itu yang paling kuat. 2. Ada beberapa kompleks tinggian sih di barat Tarakan, yang terkenal : Sekatak Ridge, ini yang posisinya paling frontal untuk memberikan sedimen ke Tarakan Basin. Tetapi ada juga tinggian Apokayan Plateau dan Suikerbrood Ridge yang bisa kontribusi sedimen dari sisi BD dan selatan Tarakan. Dibandingkan Kuching High, kelihatannya kalah luas tinggian2 di inner Tarakan ini. Mungkin ini berhubungan dengan massa2 mikro-kontinen yang collided di NW Kalimantan pada Early Miocene secara dimensi makin mengecil dari Sabah ke Pontianak. salam, awang
[EMAIL PROTECTED] wrote: Justru itu pak, di daerah Shelf (Bulungan & Simenggaris), discoverynya cuma sampai Upper Miocene. Middle Mio-Eocene reservoirnya tidak ada hidrokarbonnya (cuma adanya sebatas shows). Padahal trapnya ada, reservoirnya ada, migrationnya ada, dll.....tapi belum pernah ketemu akumulasi hidrokarbon dari sumur2 yang telah dibor.........................Kalau di deep water areanya memang ada masalah dengan seismic datanya, terutama karena pengaruh water-bottom multiple dan absorbsi hydrate. Saya mau tanya pak, - pada umur berapa terjadi pengangkatan yang significant di landward dari Tarakan Basin? apa nama daerah highnya (kalau di kutei kan kita mengenal Kuching high) - apakah uplift yang terjadi lebih kecil dibandingkan Kuching high di Kutei sehingga influx sediment juga lebih kecil? - Awang Satyana yahoo.com> cc: Subject: Re: [iagi-net-l] Transgresi-Regresi dan 06/16/2005 Sengketa Ambalat 04:04 PM Please respond to iagi-net Kalau di offshore area, level Middle Mio-Eocene sudah terlalu dalam, jarang sekali ada well yang menembus Middle-Miocene sampai habis; di seismik pun sudah tinggal multiples saja dan tak bisa diinterpretasikan. Di Kutei offshore pun demikian juga bukan. Keterbatasan data barangkali penyebabnya. Padahal di minyak2 yang ditemukan di reservoir Mio-Pliosen itu ada ciri2 geokimia biomarker bahwa ada kontribusi source rocks Eosen kepadanya, nah.. Level Middle Miocene-Eocene bisa dikejar di Tarakan onshore di wilayah Bulungan dan Simenggaris, tetapi hidrokarbon shows hanya sampai Early Miocene sedikit di bawah Meliat Formation. Untuk ke Oligosen dan Eosen belum secara signifikan terbukti juga, di samping volcanic impurities semakin banyak. Dulu ada operator yang mengejar carbonate horizon di wilayah ini, setelah dibor ternyata intrusi sill batuan beku. Tetapi, eksplorasi di onshore Tarakan ini sedang menggiat dan akan menggiat dalam dua tahun ini. Semoga ada penemuan baru, walaupun secara petroleum geology wilayah onshore Tarakan lebih risky dibandingkan offshore-nya. Karbonat umur2 Oligo-Miosen pernah terbukti cukup signifikan mengandung hidrokarbon di wilayah sekitar Daino dan Sebuku, sebuah tinggian di Tarakan onshore dekat wilayah Bulungan. Karbonat Oligosen Seilor di utara Mangkalihat, shelfal area, pernah diuji dan bagus reservoirnya, tetapi kering. Karbonat di offshore Tarakan belum pernah terdengar, kalau pun ada mungkin akan mirip2 Dian dan Tutung carbonates di Kutei yang ada HCs-nya tetapi tak signifikan. salam, awang [EMAIL PROTECTED] wrote: mo tanya : - Kalau melihat statistik discovery di tarakan basin (onshore-deepwater), kebanyakan di Pliocene-Upper Miocene reservoirs. Mengapa hampir tidak ada discovery untuk level Middle Mioce-Eocene??? Apakah karena reservoir problem atau lainnya??? -Bagaimana potensi karbonat di shelfal area???? soalnya kalau bagus, bisa menjadi reservor potential yang cukup significant, mengingat banyaknya carbonat pada tiap level umur. --------------------------------- Discover Yahoo! Get on-the-go sports scores, stock quotes, news & more. Check it out! --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Yahoo! Mail Stay connected, organized, and protected. Take the tour

