terlepas dari pola pikirnya dan skillnya yg pura-pura ga tau, menurut
saya SBY sama saja seperti Soeharto. KKN.

lihat saja dari nama Andi Malarangeng dan Rizal Malarangeng? apa ini
suatu kebetulan? apa tidak ada orang lain yg punya kemampuan dan
sehebat si Rizal ini?

memang kodrat bangsa ini, selalu digilir oleh kepentingan pemimpinnya.
mending apatis saja.

On 7/1/05, Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau baca kalimat terakhir dibawah sana, terlihat bahwa Pak Rizal
> Malarangeng tidak tau persis permasalahannya .... atau purak-purak
> ga tau.
> 
> Pak Rizal Pak Rizal .... , yg dipermasalahkan bukan kontrak sampai
> 2010-nya, tetapi "extension" dari kontrak tersebut. Kalau kontrak
> itu 'terminated' pada 2010 maka tidak ada kewajiban
> pemerintah/pertamina utk memperpanjang kontrak untuk 20 atau 30
> tahun lagi, setelah kontrak habis di 2010 itu. Bahkan (semestinya)
> Pertamina sendiri di tahun 2010 harus mengembalikannya dulu daerah
> operasi ke Pemerintah sesuai UU baru. Jadi yg mestinya berunding itu
> Pemerintah dengan dengan Exxon-Mobil, bukan EM dengan Pertamina.
> Nah sekarang kan tergantung EM mau menghabiskan masa kontraknya
> hingga 2010 atau engga kan terserah mereka. Benar bahwa kalau kita
> ambil alih sebelum 2010 itu menyalahi hukum atau kesepakatan EM dg
> Pertamina.
> 
> RDP
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "IndoExplo" <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> Rizal Malarangeng : Perundingan Blok Cepu Untungkan Indonesia
> Jum'at, 24 Juni 2005 | 18:18 WIB
> 
> TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru bicara tim perundingan Exxon-
> Pertamina,
> Rizal Malarangeng, memastikan bahwa hasil perundingan blok cepu
> antara
> Exxon dan Pertamina tetap akan menguntungkan Indonesia. "Minimal
> Indonesia mendapatkan bagi hasil sebesar 86,5 persen,"ujar Rizal di
> sela pertemuan antara pemerintah dan CGI di Jakarta, Jumat pagi
> (24/6).
> 
> Angka itu didapat dari pola bagi hasil bertajuk adjusted split, yang
> menggunakan harga minyak dunia sebagai patokan. Dalam kesepakatan
> sementara, menurut Rizal, Indonesia akan mendapatkan bagi hasil
> sebesar 93,3 persen bila harga minyak dunia mencapai lebih dari US $
> 45 per barel.
> 
> Adapun bila harga minyak dunia mencapai US$ 35 atau lebih rendah dari
> itu, Indonesia akan mendapat 86,5 persen. "Jadi, rentang untuk
> kontraktor antara 6,7 persen hingga 13,5 persen,"kata Rizal.
> 
> Kontraktornya; Pertamina, Exxon dan pemerintah daerah. "Production
> Sharing Contract-nya begitu. Adapun pembagian sahamnya 45 persen
> Pertamina, 45 persen Exxon dan 10 persen pemerintah daerah.
> Masing-masing harus menyetor modal sebesar persentase itu,"ujar
> Rizal.
> 
> Keuntungan lain, Exxon akan membayar biaya kompensasi senilai minimal
> US$ 400 juta. "Dibayarkan secara tunai sebesar US $ 70-75 juta.
> Sisanya non tunai selama 3 tahun. Tapi, besaran nilainya masih
> bergantung pada perkembangan harga minyak,"ujar Rizal.
> 
> Eksplorasi Blok Cepu, menurut Rizal, sesungguhnya bisa dilakukan oleh
> Pertamina sendiri. Namun, secara hukum Exxon sudah mengantongi
> kontrak
> eksplorasi hingga 2010. "Tidak bisa begitu saja diambil alih.
> Kontraknya legal dan Exxon bisa mengadukan kita ke arbitrase
> internasional. Jika itu terjadi, nama baik kita sebagai negara akan
> rusak,"kata Rizal.
> 
> Thoso Priharnowo
> --- End forwarded message ---

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke