Yah Bapak, kalo kita berpikir sebab akibat terus akhirnya jadilah "ente
yang salah duluan ane balas saja sekarang". Jadilah lingkatan setan
semua merasa benar :D.
Saya ingin mengingatkan juga berhati-hati dengan pikiran kita sendiri :)
Salam manis,
Minarwan
Kuntadi, Nugrahanto wrote:
Memang OK ulasan Pak Taufik OK ini...
Pesan inti dari ulasan beliau adalah bahwa "Akibat" itu, Insya Allah,
selalu memerlukan adanya "Sebab"...oleh karenanya berpikir
sejernih-jernihnya tentang "Sebab" ini menjadi penting sebelum melangkah
kepada keasyik-maksyukan manusia di dalam mengulas habis "Akibat" nya.
Hati-hati dengan provokasi mass media ataupun orang sekitar kita.
Regards,
Kuntadi Nugrahanto
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------