Kalau Aris cocoknya pake Opal kali ya tapi yang dominant hitam.
Pak Sujatmiko apa kabar, pasti lupa sih sama saya. Dulu saya pernah punya
perusahaan batu juga namanya ARGA di Jl Setiabudi 283 Bandung.
Tapi mungkin saya salah zaman pada waktu itu saya masih kuliah. Perasaan
Pak Miko pernah kerumah saya, mampir liat2 batu koleksi saya. Tapi kayanya
pada waktu itu ngobrolnya sama pacar saya yang sekarang jadi suami
saya......hehehe.
Sekarang berhubung rumah saya sudah dijual ke Pak Ong Geoservis, mesin2
potong batunya masih ada di rumah itu. Sayangnya lagi sama Pak Ong enggak
dipakai. Jadi sampai sekarang itu mesin2 nganggur tak terpakai, sayang
sebetulnya.
Kapan2 kita mampir deh ke Pajajaran. Sukses ya......
Salam
Liesye
"sujatmiko"
<[EMAIL PROTECTED] To: <[email protected]>
t.id> cc:
Subject: [iagi-net-l] Re: Aris,
Abah Yanto, Kartiko Samodro: Gemstone
08/02/2005 Lovers
01:47 AM
Please respond
to iagi-net
Pak Aris, Abah Yanto, Pak Kartiko Samodro, dan rekan-rekan IAGI yang
budiman,
Perkenankan mang Okim ngejawab borongan ya, biar nggak cape :
Pak ARIS :
Syukurlah, Anda telah kena pelet dan ingin mulai mencintai batumulia. Tak
ada jeleknya, toh itu bidang kita juga. Buat apa menghapal nama 3000
mineral, sementara 50 jenis batumulia yang layak pakai dan merupakan kelas
elit dari mineral tersebut tak kita ketahui. Tak usah malu deh kalau
sekali-sekali pakai cincin atau dasi koboy batumulia, toh ada beberapa
rekan
IAGI yang begitu setia, fanatik, dan bangga dengan hobbi yang tak ada
hubungannya dengan disiplin ilmu kita, misalnya ngoleksi dan bercengkerama
dengan beragam jenis burung!
Anda pengin pakai cincin batumulia ? Pilihannya banyak sekali, dari yang
harga puluhan ribu sampai yang unlimited ( bisa ratusan juta bahkan
miliaran
rupiah ). Anda tinggal pilih warna favorit yang benar-benar sreg di hati
Anda. Kalau seneng biru, bisa pakai blue sapphire , pirus atau turquoise ,
lapis lazuli, sodalite, chrysocolla ( Garut-Bacan ), blue chalcedony
Banten, Lampung, Pacitan ). Kalau seneng merah, bisa pakai ruby atau mirah
delima, garnet, atau red jasper ( ati ayam ). Kalau seneng hijau, bisa
pakai
zamrud atau emerald , krisopras ( Garut ), green jaspers ( Gombong,
Tasikmalaya ), chrysopal ( P.Kabaena ), jade atau giok ( Aceh,
Banjarnegara,
Burma, China ), dan lain-lain. Atau kalau pengin keren bener, boleh juga
pakai diamond atau berlian seperti yang sering dipakai oleh Bapak kita
Prof.Dr. Soejono Martodjojo... pasti banyak yang ngelirik deeh. Untuk itu
sebetulnya ada referensinya yaitu birth stones, zodiac stones atau stones
of
the day ( literaturnya lengkap ). Nanti kalau Anda ada kesempatan ke
Bandung, bisa singgah ke Pusat Promosi Batumulia Indonesia di Jl. Pajajaran
145 agar bisa langsung lihat contoh2 nya ( he-he, jadinya promosi niih
yee ).
Abah YANTO,
Mang Okim menih kagum sekali sama Abah, bisa nyenengin almarhumah sampai
akhir hayatnya yaitu dengan selalu memakai cincin kecubung hadiah
almarhumah
(pada kesempatan ultah Abah ke 44). Setidaknya, ketika almarhumah masih
mendampingi Abah, dengan memakai cincin tersebut, dimanapun berada,
sendirian atau berombongan, Abah akan selalu ingat pada isteri terkasih di
rumah. Alangkah romantisnya kan ?
Mang Okim ikut prihatin bahwa batu pirus Abah, pemberian almarhum ayahanda
tercinta, terbukti jenangan atau masakan. Akan sangat sulit untuk menuntut,
apalagi belinya sudah tahunan. Mang Okim sendiri pernah terlalu percaya
diri, membeli kecubung, padahal pada saat itu mang Okim tidak membawa
senter
dan loupe. Setelah diperiksa di rumah ternyata kecubung tersebut palsu.
Karena tidak ada perjanjian sebelumnya ( kalau palsu dikembalikan ), maka
mang Okim tak memaksakan diri untuk mengembalikannya, itung-itung tambah
pengalaman. Di Pasar Seng, Mekah, hal seperti inipun sangat sering dialami
jemaah haji kita. Si penjual sumpah-sumpah demi Masjidil Haram segala,bahwa
batunya asli,..... padahal ruby Siam atau American sapphire yang sintetis.
Biasanya si pembeli tak sakit hati apalagi setelah menyadari bahwa batu
sintetis yang dibelinya dianggap telah naik haji dan kebiasaan membaca di
Arab dari kanan ke kiri ( palsu tidak dijamin !).
Pak KARTIKO SAMODRO,
Kenapa manusia suka gemstone atau batumulia? Wah, bisa panjang ceritanya
mengingat batumulia telah menarik perhatian manusia sejak 7.000 tahunan
yang lalu. Di kuburan-kuburan kuno Mesir, misalnya dari Dinasti ke VI
2345-2181 SM ), ditemukan kalung-kalung batumulia terbuat dari lapis
lazuli, malachite, pirus, akik carnelian, dan lain-lain. Mang Okim pernah
menerbitkan sertifikat batu giok berukir yang diperkirakan berasal dari
periode Dinasti Sang ( 1600-1027 SM ). Batumulia memiliki daya tarik kuat
karena warnanya yang indah, langka ( tak seperti labradorit atau granit
ornamen, baca posting mang Okim terakhir ), keras / tak mudah tergores, dan
tahan lama ( durable ). Dalam perkembangannya, setiap batumulia dipercaya
memiliki khasiat tertentu seperti memberikan kekebalan, menolak bala dan
penyakit, membikin ngantuk, menghindari mabuk, membuat percaya diri,
bijaksana, sampai menarik perhatian lain jenis ( seperti kecubung asihan
yang dipakai Abah Yanto ). Karena itu batumulia sering dipakai sebagai
jimat
( sangat membahayakan ketauhidan kita ! ).
Memang banyak cerita tentang berubahnya warna giok sesuai dengan si-kon
pemakainya. Apakah hal ini berkaitan dengan unsur kimia batu dan
metabolisme
tubuh ? Sayang sekali mang Okim sendiri belum nyampe ilmunya dan baru
percaya pada apa yang disebut calour therapy yang kaitannya erat dengan
auto-suggesti. Contohnya seperti banteng matador yang ketika dipanas-panasi
dengan warna merah, langsung nyeruduk. Karena itu, kalau ada teman kita
yang
sifatnya pemarah, jangan anjurkan memakai cincin mirah delima, bisa-bisa
ngamuk terus. Anjurkan dia memakai zamrud hijau atau safir biru, insyaallah
bisa jadi sabar. Sebaliknya, kalau ada teman kita yang terlalu sabar, tak
pernah marah, suruh dia pakai mirah delima biar lebih energik.
Rekan-rekan Gemstone Lovers,
Jawaban di atas tentu jauh dari memuaskan. Karenanya, bagi rekan-rekan yang
mau melengkapi, marilah jangan ragu-ragu nimbrung, biar lebih rame . Okay,
sampai disini dulu ya, Salam batumulia, mang Okim
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, August 01, 2005 10:16 AM
Subject:
>
> Mang Okim -
>
> Menarik sekali diskusi tentang gemstone ini. Saya termasuk awam soal
> batu-batu beginian, tapi rasanya sekarang saya jadi tertarik untuk
membeli
> batu akik untuk cincin. Mohon kiranya Mang Okim sudi memberi advis kepada
> saya, batu apa yang harganya tidak terlalu mahal tapi keren. Bagaimana
> mengetahui keaslian-nya dan kira-kira berapa kisaran harganya.
>
> Salam -
>
> Aris
>
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)
-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------