Numpang sedikit saja sedikit...sebagai perkenalan saja, saya satia, geounpad 94...kebetulan saat ini saya sedang menggeluti apa yang dinamakan biostratigrafi, khususnya foraminifera bersama pakar biostratigrafi yaitu Dr Darwin Kadar di Chevron, Pekanbaru....
Memang betul sekali apa yang dikatakan oleh Pak Awang...sejalan dengan penggunaan sekuen stratigrafi, aplikasi biostratigrafi memberikan suatu kontribusi, terutama dalam memberikan bracket yang nantinya digunakan untuk penentuan sequence boundary...misalnya Sequence boundary 17.5 biasanya dibatasi oleh Last Occurence Catapsydrax dissimilis dan First occurence dari Keluarga Praeorbulina...sample yang dipakai biasanya dari Side Wall Core, Core, atau cutting, hanya pada sample cutting memerlukan suatu penanganan khusus karena sering terjadi caving yang bisa menimbulkan miss interpretasi..mengenai cf..ini biasanya dipakai pada suatu specimen yang memiliki kemiripan dengan suatu specimen tertentu...misalnya, dalam sebuah sample kita menemukan globigerinoides, setelah di deskripsi ternyata dia memiliki kemiripan dengan Globigerinoides primordius tetapi specimen itu bukan Globigerinoides primordius..karena ada beberapa kemiripan maka kita bisa menggolongkan menjadi Globigerinoides cf primordius... Memang ada beberapa fosil terutama foraminifera yang memiliki nama yang berbeda, beberapa penulis mengatakan a, penulis lain b, misalnya Heterolepa dengan Cibicides, dll..tetapi kalau klasifikasi tetap sama tidak ada perbedaan... Satu hal yang menjadi tanda tanya bagi saya sekarang ini mengenai TA saudara Rastra Wira Dharma yaitu mengenai metoda, metoda apa yang dipakai.??? Kuantitatif atau kualitatif.....Seandainya anda memakai metoda kuantitatif anda bisa merujuk ke Planktonik Bentonik Ratio dari Grimsdale and Markhoven (1955), memang sudah cukup lama tapi saya pikir masih bisa dipakai.... Pak Awang....saya memiliki sedikit pertanyaan, begini pak Awang, kalau tidak salah, Bapak mengemukakan mengenai Granitic Washed pada acara Stratigraphic Sumatera Workshop di Duri tanggal 12 - 15 September...saya masih bingung mengenai hal tersebut Pak, dan kalau tidak salah bapak juga mengemukakan mengenai Granitic Calcareous, ini menambah kebingungan saya lagi Pak...mohon pencerahannya pak..terima kasih.. Salam... Satia Graha -----Original Message----- From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> ] Sent: Monday, September 19, 2005 12:58 PM To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected] Subject: [iagi-net-l] Re: [Geo_unpad] mau tanya ttg biostrat.... Rastra, Memang biostratigrafi jarang dibahas di milis, tetapi bukan berarti itu tidak penting. Belum ada saja orang yang menanyakannya sebab diskusi di milis lebih banyak dihidupkan oleh tanya-jawab. 1. Dalam dunia migas, memang fosil terutama dipakai untuk penentuan umur dan lingkungan pengendapan. Beberapa perusahaan suka mengirimkan biostratigrapher-nya ke sumur2 eksplorasi yang jauh dari sumur2 lain di mana pengikatan lapisan2 batuan tak bisa dilakukan. Well-site paleontologist ini bertugas menentukan di lapisan mana posisi TD (total delpth) sumur saat itu. Itu dicek berdasarkan sekumpulan fosil dari serbuk bor yang bisa menunjukkan umur mana. Tanpa itu, pekerjaan bisa jadi buta, di mana posisi saat ini. Dengan berkembangnya sequence stratigraphy, biostratigrapher malah makin menjadi penting sebab lapisan2 yang dikorelasikan sebagai satu genetika itu harus dibuktikan oleh umurnya yang harus sama. Menentukan lingkungan pengendapan pun penting agar tahu kira2 fasies batupasir/karbonat apa yang mungkin bisa berkembang sebagai reservoir. Memang pekerjaan2 biostrat hampir selalu diberikan ke service company saja, dan si perusahaan minyaknya tak punya biostratigrapher. Tetapi, saya kenal beberapa biostratigrapher yang sangat berpengalaman yang sedang ditugaskan untuk melakukan studi stratigrafi di perusahaan2 minyak. Hasil ini tentunya nanti akan berguna untuk penentuan/pengembangan konsep eksplorasi perusahaan2 itu. 2. Rasanya tidak mungkin satu spesies fosil punya nama berbeda2 dari beberapa penulis. Ada terjadi seperti itu tetapi jarang sekali. Ada pun suka diberi keterangan di nama fosilnya dengan "cf" yang artinya "bandingkan" Misalnya : Orbulina universa d'Orbigny cf. ...... (nah ini mungkin punya dua nama fosil, bandingkan dengan nama lainnya). Untuk fosil bentonik yang khas Indonesia rasanya tak ada publikasi khusus, kalau untuk umur ada, misalnya Klasifikasi Huruf Tersier foram besar dari van der Vlerk dan Umbgrove (1927) atau Adams (1970). Kalau untuk lingkungan bentonik, yang sampai sekarang banyak dipakai oleh service companies di Indonesia adalah klasifikasi dari Hedgpeth (1957) dan Ingle (1980). Silakan input dari rekan netters lain. salam, awang rastra wira dharma <[EMAIL PROTECTED]> wrote: salam hormat... sebelumnya ijinkan sy memperkenalkan diri,,nama sy rastra geounpad"00,sbenarnya sy sudah gabung di milis ini beberapa bln yang lalu tp br skrg berkesempatan tuk nampang disini...sy merasakan bnyak sekali manfaat dari milis ini, begitu banyak ilmu serta masukan yang menjadi tambahan bagi wawasan sy ttg geologi yang berasal dari hasil diskusi dr teman2 maupn akang dan teteh sekalian walaupun sy tidak terlibat langsug dlm diskusi tsb,,sy kira banyak temen2 jg yg mendapat manfaat serupa seperti sy (asal rajin buka milis ini tentunya:>).. pd kesempatan ini juga sy coba sedikit bertanya dengan akng atau teteh yang pasti akan jd masukan yg penting bg saya.. 1.slama gabung disini sy belum melihat adanya diskusi yang membahas ttg biostratigrafi (mudah2an bkn krn sy yg terlewat?),,mohon penjelasan bagaimana peranan biostratigrafi dalam usaha pencarian minyak,,apakah hanya sebatas untuk penentuan umur dan lingk.pengendapan atau adakah usaha yang lebih maksimal untuk memanfaatkan studi fosil ini??? 2.sy mengambl bahsan TA ttg biostrat,,untuk penentuan lingk.pengedapan dgn menggunakan fosil benton sy agak kebngungan dengan banyaknya penamaan serta klasifikasi yang berbeda untuk fosil yang sama pdhl kt harus menggunakn salahsatu penamaan saja..bagaimana jika dalam merujuk 1 literatur ada jenis spesies yg tidak ada namun terdapat diliteratur lain yg mempunyai penamaan serta klasifikasi yg berbeda? untuk wilayah indonesia klasifikasi siapa yang terbaru dan lebih cocok dipakai? sekian dulu pertanyaan dari sy,,,ats bantuannya sy ucapkan terimakasih.. salam rastra __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com <http://mail.yahoo.com> Moderators: Budhi Setiawan '91 <[EMAIL PROTECTED]> Edi Suwandi Utoro '92 <[EMAIL PROTECTED]> Sandiaji '94 <[EMAIL PROTECTED]> Wanasherpa '97 <[EMAIL PROTECTED]> Satya '2000 <[EMAIL PROTECTED]> SPONSORED LINKS College and university search School education Colleges and universities Colleges and universities in College and university information Kantor --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "Geo_Unpad" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com <http://mail.yahoo.com>

