Kalau semua pemain akan memasarkan BBM di Indonesia bagaimana harga minyak itu ditentukan?, akan dijual dengan harga dollar atau rupiah?. Bagaimana juga Pertamina sebagai pedagang akan mematok minyak mereka, karena selama ini masih membeli crude oil dari pasar bebas, pasti mereka akan kelimpungan, karena mengikuti harga minyak di pasar bebas dan menyesuaikan gonjang-ganjing rupiah terhadap dollar, dengan 800ribu barrel kekurangan pasokan konsumsi BBM dalam negeri yg diekspor apakah Pertamina akan melepas pangsa pasarnya tersebut dan diambil oleh Perusahaan lain?. Kalau begitu Pertamina hanya akan menjual dari jatah hasil crude oil dalam negeri yg hanya 600ribu barrel, apakah mereka akan tetap mematok harga crude oil ini berdasar harga patokan dunia? Atau supaya bersaing Pertamina mematok sendiri harganya..sehingga mempengaruhi harga BBM produk mereka lainnya?. Atau juga masihkah pemerintah menentukan harga minyak Pertamina? Sementara keperusahaan asing mereka tak punya wewenang untuk melakukannya.
Hal lainnya, masihkah berharap ada persaingan harga BBM yg murah?...fakta-fakta yg ada, kalangan Industri akan diijinkan kementrian ESDM untuk membeli solar dari LN (harga solar dalam negeri 50 sen, Cina 30 sen, Thailand 45 sen). Dengan kenaikan BBM terbaru yg hampir 120%, apakah ini bukan akal-akalan pemerintah untuk menarik dana masyarakat untuk tambal sulam anggaran mereka? -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, October 03, 2005 8:13 AM To: [email protected] Subject: Bagaimana mematok harga minyak? Was:Re: [iagi-net-l] Kemiskinan Turun 14 % saya dapet juga info dari antah-berantah.. sebentar lagi Shell, Total, Exxon, de el el,..sudah bisa buka pom bensin sendiri. harganya kan sudah harga pasar, 1000 perak perliter,mungkin bisa dikear dengan 'efisiensi perusahaan asing tersebut. Bagaimana efisiensi di pertamina? Sudah siapkah bersaing, dengan raksasa-raksasa perminyakan? Rovicky Dwi Putrohari To: [email protected] <[EMAIL PROTECTED] cc: m> Subject: Re: [iagi-net-l] Re: [? SPAM ?] [iagi-net-l] Fw: BBM Naik - Kemiskinan Turun 14 % 30/09/2005 07:52 PM Please respond to iagi-net > kartu kompensasi bbm hanya diberikan kepada warga yang memiliki penghasilan > di bawah 198.000 perbulan.... > padahal dengan penghasilan sekarang 300.000 (tidak dapat kompensasi ) dan menurut info dari antah berantah ... seorang pengemis dan pengamen jalan raya dan di prapatan jakarta bisa mendapatkan "uang gampang" dari 100 hingga 200 kliennya, kalau saja satu klien ngasi seratus perak, maka penghasilannya 10-20 rb. lah perbulan ? kalau dihitung 20 hari kerja maka penghasilan lebih dari 200 rb/bulan Bukan masuk kategori miskin donk .... RDP --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com) -http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- This e-mail (including any attached documents) is intended only for the recipient(s) named above. It may contain confidential or legally privileged information and should not be copied or disclosed to, or otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, please contact the sender and delete the e-mail from your system. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

