Sayang, nampaknya Mas Benyamin tidak ada dalam milis ini. Tapi mail saya ttg 
debat dengan beliau itu (mail yang dibawah) sudah saya kirim kepada beliau 
via japri. Kalau nanti direspon dan diberi ijin utk dibawa ke forum milis 
IAGI ini, maka akan segera saya kirimkan. Mohon bantuan rekan-rekan lain 
untuk memberikan pencerahan kepada kami para kandidat mengenai hal-hal yang 
mesti / hal yang tidak mesti / hal-hal yang tidak boleh dikerjakan dimasa 
kepengurusan yad. Respon kawan semua utk perdebatan ini akan amat saya untuk 
belajar paham akan kemauan kita bersama. Respon via japri sudah ada yang 
saya terima juga. Terima kasih.

bat

-----Original Message-----
From: "Nanang Abdul Manaf" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Date: Tue, 4 Oct 2005 10:19:39 +0700
Subject: RE: [iagi-net-l] DE CA KET: Debat

> Sebagai moderator, tadi malam saya agak kesulitan untuk menjadikan
> forum
> sebagai ajang debat antar kandidat, mengingat ada 4 kandidat yang
> ditampilkan langsung, sehingga tidak dapat menampilkan head to head
> seperti
> debat calon Pres dan Cawapres di TV.
> 
> Untuk menampilkan head to head perlu forum yang lebih banyak lagi atau
> waktu
> yang lebih panjang lagi (sehingga setiap tambil hanya ada 2 kandidat).
> 
> Pilihan Pak Batara untuk menjebol dinding Arimbi dan melebarkan ke
> forum
> milis ini adalah pilihan yang tepat.
> 
> Kalau bisa untuk sementara milis ini kita fokuskan pada agenda debat
> terbuka
> antar kandidat Ketua Umum IAGI. Selamat berdebat..
> Salam,
> 
> Nanang Abdul Manaf
> 
> -----Original Message-----
> From: Batara Sakti Simanjuntak [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Tuesday, October 04, 2005 9:53 AM
> To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [iagi-net-l] DE CA KET: Debat
> 
> Kawans,
> 
> Perdebatan antar caket saya pahami sebagai sebuah kebutuhan agar
> seluruh 
> pemirsanya, para anggota, dapat melihat arah masing-masing dengan
> jelas. 
> Kecuali hal ini dapat membantu kita menentukan pilihan, sekaligus juga 
> memperlihatkan sekali lagi hal-hal yang penting bagi organisasi kita ke
> depan. Ini pembelajaran yang penting juga buat sesama caket. 
> 
> Melihat kepentingan itu, maka saya mengajak kita menjebol dinding
> Arimbi, 
> meluaskan ruangannya ke ruang publik maya dalam milis ini. Ruang luas
> ini 
> hendak saya usulkan digunakan sebagai ruang debat antar kita. Maka
> baiklah 
> saya mulai dengan pandangan saya ttg perbedaan saya dan rekan Benyamin 
> Syafei.
> 
> Rekan Ben menekankan IAGI adalah ikatan dari para AHLI Geologi, dengan 
> penekanan pada keharusan anggotanya berstandar AHLI. Hal ini muncul
> antara 
> lain karena pembandingan dengan organisasi yang menurut beliau serupa,
> tapi 
> pada level international, semisal AAPG, SPE, dsb. Maka menurutnya, yang
> harus dikedepankan adalah usaha membuat menjadi jago geologi Indonesia.
> 
> Saya kurag sependapat dengan alur pikir ini. Nampak sekali disana 
> pengerucutan fungsi manusia anggota IAGI, sehingga hampir semata-mata
> hanya 
> soal keahlian alias profesi. Kecenderungan ini semakin terdeteksi
> ketika 
> menjawab pertanyaan apa yang perlu dilakukan IAGI bagi anggotanya yang 
> junior yang mendapat jam / jadwal kerja yang "tidak manusiawi",
> misalnya 
> terus-terusan ditaruh di lapangan (well site, dsb). Ben menjawab itu
> bukan 
> soal penting bagi IAGI, bersikap sendirilah... Kandidat lain (Lobo)
> malah 
> santai saja mengaminkan bahwa kalau tak bisa bertahan / tawar, ya cabut
> saja....dan jadilah jobless....
> 
> AD IAGI Bab II, Pasal 6 mengatakan: tugas pokok IAGI adalah 
> - memupuk ikatan kekeluargaan diantara para anggotanya....dst
> - memperjuangkan kepentingan dan kemajuan para anggotanya dalam arti
> yang 
> seluas-luasnya...dst
> 
> AD IAGI Bab III, Pasal 7 lebih lanjut menerangkan bahwa IAGI berfungsi 
> sebagai:
> - Wadaha penyalur kegiatan, pembinaan, pengembangan anggota...dst
> - Sarana penyalur aspirasi anggota serta sarana komunikasi sosial
> timbal 
> balik antar anggota...dst
> 
> Jelas sekali AD kita tidak menghendaki pengerucutan, atau dalam
> presentasi 
> saya sebagai pereduksian manusia pembelajar geologi kepada semata-mata 
> mahluk rasio. IAGI haruslah menjadi kumpulan orang yang mau maju bareng
> !, 
> ia tidak boleh menjadi eksklusif mengurusi ilmu geologi saja. Itu tugas
> lembaga penelitian atau bagian dari perguruan tinggi. 
> 
> Menjawab pertanyaan yang sama, saya mengatakan bahwa sudah saatnya IAGI
> memasuki juga bidang hukum (juga ekonomi). Itu sebabnya dalam
> organigram di 
> presentasi malam itu, saya mengusulkan diadakan posisi ketua bidang
> hukum. 
> Kedepan, akan semakin banyak soal-soal ketenaga-kerjaan diantara kita 
> geologist, terutama para muda. IAGI mesti ikut memikirkan dan melakukan
> sesuatu utk hal tsb. ADB langsung memberikan contoh bahwa IAGI selama
> ini 
> sudah meresponi soal ketenaga-kerjaan ini dengan menghubungkan para
> muda 
> yang barusan kena PHK disalah satu bidang industri, dengan beberapa
> ahli , 
> kemudian mereka diberi pelatihan. Dengan pelatihan ini maka para muda
> tsb 
> kemudian bisa bekerja kembali dengan masuk ke industri migas. 
> 
> Mohon tanggapan kawans, masihkah kita semua setia berpegang pada visi &
> misi
> 
> yang bahkan telah ditetapkan secara formal dalam dokumenn organisasi,
> atau 
> kita suka berpikir-pikir ulang soal-soal visi, misi, bahkan
> filosofi....
> Buat saya, ini waktu buat bekerja bersama !
> 
> 
> bat
> 
> 
> 



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke