Lagi-lagi tulisan lama ttg well logging RDP ==== [fogri] Re: log?????????? From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Date: Wed, 7 Nov 2001 20:06:50 +0800
Banyak geologist yang kurang memahami sifat fisis batuan. Padahal pada saat ini semua data-data yang diperoleh adalah parameter petrofisika batuan. Kita sering melihat lingkup kecilnya saja dari petrophysicist hanya sebagai "Well log analyzer". Namun kalo kita coba agak lebih luas lagi maka yang kita lihat dalam Well log, seismic maupun data gravity dan magnetik adalah semua parameter fisika. Kelemahan pemahaman sifat fisis batuan ini juga kadang (sering ?) menghambat geologist dalam memahami citra (images) dari hasil akuisisi data sifat fisik batuan. Geologist sudah bisa terkesima dengan FMS/I (Formation Micro Scanner/Images), yang sebetulnya hanya resistivity log. Sehingga kalo kita tahu itu adalah resistivity log, maka interpretasinya bisa diperkaya, tidak hanya melihat geometri atau bentuk saja (tidak hanya sekedar bedding dan fracture saja), namun juga sebagai parameter petrofisis lain, yang sama saja dengan interpretasi MSFL. Geologist juga musti ingat bahwa gamma ray bukanlah granulolog (atau log yang menunjukkan ukuran butir), karena asosiasi serta relasi feldspar dengan ukuran butir yang ada dalam batuanlah yang menjadikan seolah gamma-ray log menjukkan ukuran butir. Semakin halus batuan maka semakin banyak felspatic materialnya. Semakin kasar ukuran butir batuan biasanya diikuti banyaknya material silikaan (Quartz). Namun ketika kita menghadapi feldspatic sandstones ... maka gamma ray ngga bisa dipakai begitu saja. Mungkin perlu spectral gamma ray .... Wah nambah lagi konsep spektrum musti dipelajari geologist deh. Seandainya dikembangkan lagi .... barangkali nantinya dengan gravimetry yang bisa melihat densitas batuan bisa saja dikembangkan. Karena prinsipnya hanya mengabil nilai densitas dengan memasukkan alat saja. Jadi selain dengan neutrin kita juga mendapatkan nilai densitas batuan juga. Yang menjadi impian saya adalah memasukkan radar kedalam lubang sumur, Karena surface radar saat ini sudah begitu kecil dengan daya tembus hingga 3 meter. Nah kalo bisa punya data 3 meter disamping libang bor kan pasti banyak manfaat yang bisa dipakai ... RDP --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

